15 Obat Sakit Gigi Paling Ampuh (Medis dan Alami)

obat-sakit-gigi-doktersehat

DokterSehat.Com – Dari sekian banyak rasa sakit yang kerap dialami, sakit gigi adalah salah satu jenis sakit yang cukup mengganggu. Selain bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, sakit gigi yang tidak mendapatkan penanganan serius bisa mengganggu kesehatan rongga mulut secara keseluruhan. Agar rasa sakit yang dirasakan tidak berlarut-larut, terdapat berbagai obat sakit gigi yang bisa digunakan, mulai dari medis hingga yang alami. Simak cara mengobati sakit gigi selengkapnya di bawah ini.

Cara Mengobati Sakit Gigi

Mengalami sakit gigi memang tidak pernah menyenangkan. Rasa nyeri yang sungguh menyiksa mulai dari gigi, gusi, pipi, hingga kepala, ditambah nafsu makan yang menurun drastis, semuanya harus Anda rasakan selama sakit gigi belum sembuh.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena sakit gigi pada dasarnya bukan penyakit yang berbahaya dan bisa segera diatasi dengan mengonsumsi sejumlah obat sakit gigi yang bisa Anda dapatkan di apotek, atau bisa juga menggunakan obat sakit gigi alami.

Obat Sakit Gigi Medis

Manakala Anda mengalami sakit gigi, ada sejumlah jenis obat sakit gigi yang bisa dikonsumsi untuk meredakan sakit gigi yang diderita. Obat-obatan ini dapat Anda jumpai di apotek, namun ada baiknya konsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Berikut daftar obat sakit gigi yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

1. Naproxen

Naproxen adalah salah satu obat sakit gigi paling ampuh berbentuk kaplet yang umum digunakan untuk meredakan gigi sakit akibat adanya lubang pada gigi. Anda dapat menemukan obat jenis Naproxen ini di apotek-apotek terdekat.

Perlu diperhatikan, Naproxen memiliki sejumlah efek samping atas pemakaiannya, seperti:

Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan obat Naproxen untuk meredakan sakit gigi, mintalah resep dari dokter terlebih dahulu agar tidak salah dosis.

2. Acetaminophen

Obat sakit gigi lainnya adalah Acetaminophen. Ini adalah obat golongan NSAID yang juga dipercaya ampuh mengatasi rasa sakit akibat gigi berlubang. Obat penghilang rasa sakit ini memang diperuntukkan untuk meredakan nyeri, dalam hal ini nyeri gigi.

3. Dentasol

Tidak seperti jenis obat sakit gigi lainnya, Dentasol berbentuk krim yang cara menggunakannya dengan mengoleskan langsung ke bagian gigi yang mengalami nyeri atau sakit. Dentasol cocok untuk anak-anak karena relatif aman dan tidak menimbulkan efek samping berarti. Dentasol sendiri mengandung: benzokain, setilpiridinium klorida, kamfer, mentol, fenol.

4. Ibuprofen

Obat sakit gigi berikutnya yang cukup sering digunakan adalah Ibuprofen. Ibuprofen yang tersedia dalam bentuk sirup maupun tablet dinilai efektif guna meredakan nyeri akibat gigi berlubang. Agar mendapat dosis yang tepat, sebaiknya minta resep dokter sebelum menggunakan obat ini.

5. Asam mefenamat

Asam mefenamat acap kali dijadikan solusi untuk mengatasi sakit gigi, oleh karena kandungan zat antiinflamasi di dalamnya diklaim efektif meredakan rasa sakit dengan cepat. Guna mendapatkan hasil yang maksimal, konsultasi dengan dokter mengenai dosis yang tepat.

6. Anbesol dan Orajel

Anbesol dan Orajel adalah anestesi topikal yang bisa didapatkan dalam bentuk salep, semprotan, atau cair. Obat ini bisa digunakan untuk mencegah rasa sakit pada tingkat permukaan lapisan mulut.

Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit dari luka superfisial di mulut atau sebelum diberikan anestesi lokal injeksi.

Perlu Anda ketahui bahwa Anbesol dan Orajel tidak diperuntukkan pemakaianannya pada anak-anak karena dapat menyebabkan kondisi medis yang serius seperti methemoglobinemia.

obat sakit gigi doktersehat

Obat Sakit Gigi Alami

Selain menggunakan obat sakit gigi dengan bahan kimia, cara mengobati sakit gigi bisa ditambahkan lainnya adalah dengan menggunakan bahan alami. Berikut adalah daftar obat sakit gigi alami yang bisa dicoba, di antaranya:

7. Minyak Cengkeh

Obat sakit gigi alami yang pertama adalah cengkeh. Cengkeh adalah jenis rempah-rempah yang kerap dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Namun, siapa sangka jika minyak cengkeh ternyata dapat menyembuhkan sakit gigi. Bahkan, khasiat minyak cengkeh untuk mengobati sakit gigi sudah dipercaya sejak lama.

Anggapan ini tidak salah, mengingat minyak cengkeh mengandung eugenol diklaim sebagai anestesi alami yang ampuh untuk meredakan nyeri pada gigi. Teteskan minyak cengkeh pada kapas, lalu tempelkan pada bagian gigi Anda yang terasa sakit.

8. Garam

Obat sakit gigi alami yang dapat dengan mudah dicoba di rumah adalah menggunakan garam.  Anda bisa menggunakan medium air yang telah dicampur garam untuk meredakan nyeri pada gigi. Cara mengobati sakit gigi ini dinilai cukup efektif karena sejatinya, garam mengandung zat antibakteri dan antiinflamasi.

Larutkan garam di dalam satu gelas air putih bersih, kemudian berkumurlah dengan air tersebut secara rutin 2 -3 kali sehari sampai rasa sakitnya hilang.

9. Cuka

Baik itu cuka masak atau cuka apel, keduanya merupakan obat sakit gigi yang dipercaya bisa digunakan untuk meredakan sakit gigi. Cuka mengandung zat antibakteri dan antimikroba sehingga dapat membunuh kuman dan bakteri penyebab sakit gigi.

Sama seperti garam, cara menggunakan cuka untuk meredakan sakit gigi yakni dengan melarutkannya ke dalam satu gelas air, kemudian kumur dengan air tersebut. Anda juga bisa meneteskan cuka pada kapas untuk kemudian ditempelkan ke bagian gigi yang sakit.

10. Jahe

Umumnya jahe berkhasiat untuk menghangatkan tubuh. Namun tahukah Anda jika jahe juga berkhasiat untuk mengobati sakit gigi? Obat sakit gigi yang satu ini memiliki kandungan zat antibiotik yang efektif untuk mengatasi rasa sakit pada gigi yang disebabkan oleh infeksi kuman maupun bakteri.

Tumbuk 1 ruas jahe kemudian tempelkan pada bagian gigi yang mengalami sakit dan tunggu beberapa saat sampai rasa sakitnya menghilang.

11. Daun Jambu Biji

Daun jambu biji bisa digunakan sebagai obat sakit gigi alami. Kandungan analgesik, antimikroba, dan anti-radang pada daun jambu biji menjadi alasan mengapa obat sakit gigi alami yang satu ini bisa meredakan sakit gigi yang dialami, terutama sakit gigi karena gigi berlubang.

Tumbuk beberapa helai daun jambu biji, kemudian campurkan dengan air dan rebus sampai mendidih. Setelah itu, kumur-kumur dengan air tersebut secara rutin 2-3 kali sehari sampai sakit gigi benar-benar hilang.

12. Lidah Buaya

Gel lidah buaya adalah bahan alami yang telah lama digunakan untuk menyembuhkan luka ringan. Tidak hanya luka, ternyata lidah buaya juga digunakan sebagai obat sakit gigi. Beberapa orang menggunakan gel lidah buaya untuk mengatasi nyeri di gusi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lidah buaya memiliki kualitas antibakteri alami dan dapat menghancurkan kuman yang menyebabkan kerusakan gigi.

13. Bawang Putih

Di dalam bawang putih terdapat senyawa yang disebut allicin yaitu senyawa yang memiliki sifat antibakteri yang kuat. Cara penggunaannya, ambil satu siung bawang putih kemudian tumbuk hingga lembut dicampur dengan sedikit garam. Setelah itu langsung oleskan pada gigi yang sakit.

14. Teh Pepermin

Seperti halnya cengkeh, obat sakit gigi alami berikutnya yang bisa digunakan adalah teh peppermin. Minuman ini memiliki sifat yang bisa meredakan sakit gigi. Kandungan mentholnya yang memberi rasa mint juga dikenal sebagai antibakteri. Jika menggunakan kantong, tempelkan kantong teh basah ke area gigi yang sakit selama beberapa menit.

15. Kompres Dingin

Kompres dingin dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang Anda alami. Ketika Anda menggunakan kompres dingin, hal itu menyebabkan pembuluh darah di daerah yang sakit mengerut. Selain itu, kompres dingin juga dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan. Lakukan cara ini setiap beberapa jam.

Nah, itulah informasi mengenai obat sakit gigi yang layak Anda coba. Tapi perlu diingat, jika sakit gigi tidak kunjung mereda setelah melakukan hal-hal yang telah dijelaskan di atas, maka segeralah ke dokter gigi. Selamat mencoba, Teman Sehat!

Perawatan Sakit Gigi yang Tepat

Pada akhirnya, perawatan sakit gigi tergantung pada penyebab rasa sakit dan berapa banyak kerusakan yang terjadi. Secara umum, cara terbaik untuk menghentikan sakit gigi adalah mendapatkan perawatan dari dokter gigi untuk menghilangkan infeksi dan memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Pada kasus lubang gigi yang dangkal, biasanya dokter gigi akan menghilangkan pembusukan dengan menutup gigi dengan tambalan. Jika lubang sangat dalam dan masuk ke pulpa, dokter gigi bisa melakukan ‘root canal treatment’ atau perawatan saluran akar karena pulpa telah terpapar dan terinfeksi bakteri.

Sementara itu, gigi abses dengan infeksi yang sangat terlokalisir biasanya membutuhkan perawatan saluran akar dengan terapi antibiotik. Jika infeksi telah menyebar, seseorang mungkin memerlukan terapi antibiotik dan langkah-langkah tambahan untuk mengeringkan infeksi dengan benar.

Dokter gigi bisa meresepkan obat penghilang rasa sakit untuk mengatasi rasa sakit tersebut. Kadang-kadang pencabutan gigi mungkin menjadi satu-satunya pilihan untuk perawatan jika gigi atau gusi dan tulang di sekitarnya terlalu rusak.

Pada kasus abses periodontal, dokter gigi akan melakukan prosedur drainase sederhana dengan anestesi lokal. Selain itu, seorang dokter juga akan secara menyeluruh membersihkan kantong gusi yang terkena untuk menghilangkan penumpukan karang. Setelah dibersihkan, kantong itu dibilas dengan antimikroba yang mengandung klorheksidin.

Seorang dokter gigi dapat meresepkan antibiotik oral tergantung pada sejauh mana kondisi abses. Selain itu, untuk jangka pendek dokter gigi dapat meresepkan obat kumur chlorhexidine sebagai obat kumur untuk membantu penyembuhan. Tindak lanjut dokter diperlukan untuk memastikan infeksi telah benar-benar.

Sedangkan pada fraktur gigi atau situasi sindrom gigi yang retak, penempatan mahkota gigi adalah perawatan yang biasa. Mahkota akan menggantikan struktur gigi yang hilang atau membantu melindungi gigi yang lemah dari kerusakan dan sensitivitas lebih lanjut.

Bagaimana Perawatan Gigi Selama Kehamilan?

Waktu yang disarankan untuk perawatan gigi adalah trimester kedua kehamilan. Namun, jika ada risiko infeksi atau sakit parah, perawatan gigi mungkin perlu dilakukan kapan saja selama kehamilan.

Jika Anda ragu untuk mendapatkan perawatan gigi selama kehamilan, konsultasikan dengan dokter kandungan mengenai tindakan apa yang paling tepat untuk menghindari kemungkinan komplikasi selama perawatan gigi. Jika X-ray gigi diperlukan, lead aprons harus selalu digunakan untuk melindungi janin.

Pertimbangan yang cermat harus dibuat untuk memastikan bahwa obat apa pun yang digunakan aman selama kehamilan. Ini berlaku untuk anestesi lokal yang diberikan selama perawatan gigi dan antibiotik yang diminum sebelum atau sesudah perawatan.

Obat-obatan tanpa resep seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen sebaiknya dihindari karena tidak dianggap aman selama kehamilan. Asetaminofen dianggap aman untuk mengurangi nyeri.

Mencegah Sakit Gigi

Menjaga kebersihan mulut adalah sesuatu yang sangat penting dalam mencegah masalah gigi. Salah satu caranya adalah menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride dan menggunakan benang gigi untuk perawatan gigi di rumah.

Selanjutnya, perawatan rutin dengan dokter gigi dapat berfungsi untuk memantau area gigi yang sulit dijangkau sekaligus mencegah masalah-masalah gigi yang lebih serius.

Agar gigi tetap kuat, hindari kebiasaan mengunyah es atau makanan-makanan keras karena bisa menyebabkan patah gigi. Menggunakan gigi sebagai alat untuk membuka makanan yang dibungkus plastik juga berisiko meningkatkan kemungkinan patah.

Batasi juga makanan atau minuman berkadar gula tinggi untuk mengurangi risiko kerusakan gigi. Waspadai keasaman dalam minuman karena minuman jenis ini dapat menjadi sumber sensitivitas dan gigi berlubang.

 

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau dr. Jati Satriyo

Sumber:

  1. Ogbru, Annette (Gbemudu) PharmD, MBA. https://www.rxlist.com/dental_medications/drugs-condition.htm. (Diakses pada 5 September 2019).
  2. 10 Home and Natural Remedies for Toothache Pain. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/home-remedies-for-toothache#salt-water-rinse. (Diakses pada 5 September 2019).
  3. Ponsford, Soccy. 2017. How to treat a toothache at home. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320315.php. (Diakses pada 5 September 2019).
  4. Bautista, Donna S, DDS. Toothache. https://www.medicinenet.com/toothache_overview/article.htm. (Diakses pada 5 September 2019).
  5. Comparing Anbesol vs Orajel. https://www.drugs.com/compare/anbesol-vs-orajel. (Diakses pada 7 September 2019).
  6. Risk of serious and potentially fatal blood disorder prompts FDA action on oral over-the-counter benzocaine products used for teething and mouth pain and prescription local anesthetics. https://www.fda.gov/drugs/drug-safety-and-availability/risk-serious-and-potentially-fatal-blood-disorder-prompts-fda-action-oral-over-counter-benzocaine. (Diakses pada 7 September 2019).