Terbit: 30 April 2020 | Diperbarui: 9 Juni 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Adakah obat sakit gigi untuk ibu hamil yang aman? Ibu hamil rentan mengalami beberapa gangguan kesehatan, salah satunya adalah sakit gigi. Rasa sakit gigi pada ibu hamil sangat menyakitkan. Ketahui apa saja obat sakit gigi untuk ibu hamil dan tips seputar kesehatan gigi selama kehamilan lainnya.

8 Obat Sakit Gigi Untuk Ibu Hamil (Medis dan Alami)

Penyebab Sakit Gigi pada Ibu Hamil

Ibu hamil mengalami perubahan hormon secara signifikan. Hormon estrogen dan progesteron pada ibu hamil meningkat sehingga menimbulkan berbagai gejala seperti mual, muntah, perubahan emosi, perubahan bentuk tubuh, hingga memicu plak gigi.

Ketahui apa saja penyebab sakit gigi pada ibu hamil, berikut ini:

  • Perubahan Hormon: Hormon estrogen dan progesteron pada ibu hamil meningkat dan memicu berbagai gejala pada ibu hamil, seperti mual, muntah, hingga rentan sakit gigi.
  • Penumpukan Plak: Penumpukan plak adalah penyebab umum pendarahan gusi pada ibu hamil. Ibu hamil juga memiliki risiko tinggi mengalami peradangan gusi dan mulut.
  • Pola Makan: Sebagian ibu hamil mungkin mengidam berbagai jenis makanan, termasuk camilan manis atau makanan tinggi karbohidrat. Kebiasaan ini akan merusak gigi terutama pada masa kehamilan.
  • Efek Samping Morning Sickness: Gejala mual dan muntah di awal kehamilan (morning sickness) dapat memicu kerusakan enamel gigi. Pasalnya, refluks asam dari lambung akan naik saat Anda mual dan muntah dan menyebabkan asam di mulut.

Jenis Sakit Gigi pada Ibu Hamil

Sekitar 75% ibu hamil mengalami keluhan sakit gigi. Berikut ini beberapa jenis sakit gigi yang umum dikeluhkan ibu hamil:

  • Gigi Sensitif: Peningkatan hormon estrogen dan progesteron membuat aliran darah meningkat juga. Akibatnya, aliran darah di gusi juga meningkat sehingga membuat gigi lebih sensitif.
  • Nyeri Gigi: Kondisi gigi sensitif pada ibu hamil meningkatkan risiko sakit gigi. Meningkatnya aliran darah di sekitar gusi menjadi faktor utama yang menyebabkan sakit gigi.
  • Gigi Goyah: Ibu hamil rentan memiliki gigi yang goyah disertai sensitivitas tinggi dan nyeri. Kondisi ini umum terjadi namun bukan berarti gigi akan copot. Ketika otot-otot Anda mencoba untuk rileks, otot gigi juga merasakannya hingga gigi terasa longgar.
  • Karies Gigi: Beberapa faktor seperti perubahan hormon, gejala morning sickness, dan perubahan pola makan pada ibu hamil memicu karies gigi bertambah.
  • Gangguan Gusi: Sebagian ibu hamil juga mengembangkan risiko gangguan gusi seperti radang gusi (gingivitis), gusi bengkak, dan gusi berdarah. Kondisi ini dipicu oleh perubahan hormon dan asupan makanan mengandung gula berlebih, dan paparan bakteri atau infeksi.

Gangguan pada gusi dan gigi ini mungkin sangat menyakitkan atau membuat ibu hamil tidak nyaman. Ibu hamil harus meminimalisir penyebab dan mengatasinya dengan obat sakit gigi khusus ibu hamil.

Obat Sakit Gigi untuk Ibu Hamil di Apotek

Sakit gigi, terutama pada ibu hamil, pasti menimbulkan gejala nyeri yang luar biasa. Rasa nyeri dan ngilu gigi tersebut mungkin mengganggu aktivitas hingga memicu demam dan kelemahan. Apabila sakit gigi tidak tertahankan, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk rekomendasi obat sakit gigi yang aman untuk ibu hamil.

Berikut ini beberapa obat sakit gigi untuk ibu hamil di apotek, namun tetap ditekankan untuk berhati-hati minum obat apapun selama kehamilan:

1. Antibiotik

Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi akibat paparan bakteri. Cara kerja obat antibiotik adalah dengan membunuh bakteri penyebab peradangan atau infeksi tersebut. Umumnya, antibiotik aman digunakan untuk ibu hamil namun tetap tidak boleh diminum sembarangan. 

Anda tetap harus memerhatikan jenis antibiotik apa, tingkat keparahan gejala, usia kehamilan, dan kondisi kesehatan Anda sebelum menggunakan antibiotik. Salah satu obat sakit gigi untuk ibu hamil adalah antibiotik penisilin.

Beberapa jenis antibiotik yang aman (pregnancy category B) dikonsumsi oleh ibu hamil untuk beberapa keluhan kesehatan, sebagai berikut: 

  • Amoxicillin, Cefadroxil, Cefixim
  • Erythromycin, Azithromycin
  • Clindamycin

Walaupun relatif aman, ibu hamil tidak dianjurkan untuk minum antibiotik apapun tanpa resep dokter. Bicarakan pada dokter tentang penggunaan, dosis, dan risiko efek samping selama kehamilan sebelum minum antibiotik.

Baca Juga: 8 Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil (Rekomendasi Asupan)

2. Parasetamol (Acetaminophen)

Parasetamol adalah obat pereda nyeri yang digunakan untuk berbagai kondisi seperti sakit kepala, nyeri otot, demam, dan sakit gigi. Parasetamol juga dianggap aman untuk ibu hamil, namun tetap dengan persetujuan dokter sebelumnya.

Dokter mungkin akan meresepkan parasetamol dengan kombinasi obat lain yang sesuai dengan kondisi Anda. Berdasarkan laporan, menggunakan parasetamol (acetaminophen) memiliki risiko efek samping yang rendah. Obat ini tidak dikaitkan dengan risiko keguguran atau bayi lahir cacat.

Walaupun demikian, sebaiknya Anda konsumsi parasetamol dalam dosis sangat kecil selama kehamilan. Anda juga tidak disarankan untuk menggunakan obat ini setiap hari dalam jangka panjang, misal lebih dari 28 hari. Penggunaan paracetamol lebih dari 8 tablet per hari dapat menyebabkan kerusakan liver akut.

3. Obat Resep Dokter

Apabila sakit gigi bertahan lebih lama dan semakin memburuk, Anda tidak dapat menggunakan obat sakit gigi untuk ibu hamil. Sebaiknya konsultasi pada dokter gigi atau dokter spesialis kehamilan untuk diagnosis lebih tepat.

Dokter akan melakukan pemeriksaan gejala dan mungkin menyarankan prosedur gigi lainnya. Dokter akan mencari tahu penyebab sakit gigi dan menentukan pengobatan yang aman untuk Anda dan bayi.

Beberapa rekomendasi obat sakit gigi untuk ibu hamil di apotek ini mungkin membantu, namun utamakan obat resep dari dokter. Ibu hamil tidak boleh sembarangan minum obat walaupun hanya untuk gejala nyeri biasa.

Cara Alami Mengatasi Sakit Gigi pada Ibu Hamil

Berikut ini beberapa cara alami mengatasi sakit gigi pada ibu hamil yang aman dan efektif:

1. Kumur Air Garam

Cara alami mengatasi sakit gigi adalah dengan kumur-kumur menggunakan air hangat yang dicampur garam. Larutan garam dan air hangat ini akan membantu membersihkan partikel sisa makanan yang bersarang di sela-sela gigi. Ini juga dapat meringankan nyeri gigi dan meredakan peradangan.

2. Kompres Air Hangat

Kompres air hangat dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah agar sistem imun Anda aktif dan dapat melawan penyebab infeksi. Caranya adalah dengan menggunakan kain yang dicelupkan air hangat. Lalu, kompres di pipi pada bagian gigi yang nyeri. Ulangi hingga rasa sakit mereda.

3. Minum Susu

Susu mengandung vitamin K dan kalsium yang penting untuk kekuatan gusi dan gigi. Anda disarankan untuk minum susu hangat beberapa kali sehari untuk meredakan efek inflamasi gusi. Jangan lupa untuk sikat gigi setelah minum susu, ya!

Baca Juga: 11 Manfaat Senam Hamil untuk Kesehatan Bumil dan Bayi

4. Perhatikan Asupan Makanan

Sebaiknya, hindari makanan yang mengandung banyak gula. Penumpukan gula di gusi dan gigi akan menyebabkan plak pada gigi. Jangan lupa sikat gigi setelah makan dan sebelum tidur.

5. Cengkeh

Cengkeh memiliki kandungan antiseptik alami. Anda dapat menggunakan minyak cengkeh sebagai obat sakit gigi alami. Caranya adalah dengan mengoleskannya langsung ke gigi yang nyeri.

Apabila Anda memiliki masalah gigi rusak atau gigi yang dicabut, silakan periksa ke dokter gigi untuk pemeriksaan dan perawatan gigi lebih lanjut. Itulah beberapa rekomendasi cara alami untuk mengatasi sakit gigi pada ibu hamil. Bila sakit gigi semakin memburuk, sebaiknya hubungi dokter.

Obat Sakit Gigi yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Kesalahan minum obat dapat berakibat buruk bagi perkembangan bayi dan kesehatan ibu hamil itu sendiri. Apabila ibu hamil mengalami sakit gigi, sebaiknya segera hubungi dokter. Berikut ini beberapa jenis obat sakit gigi yang harus dihindari ibu hamil:

1. Pereda Nyeri Opioid

Opioid adalah obat nyeri dosis kuat yang diresepkan oleh dokter untuk mengatasi rasa sakit untuk indikasi tertentu. Obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena memiliki risiko tinggi bayi cacat lahir atau memiliki masalah jantung. Efek samping lainnya adalah bayi lahir prematur atau mengalami kelahiran mati.

2. NSAIDs

Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) atau nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) tidak dianjurkan digunakan pada kehamilan di bawah usia 3 bulan. Jenis obat NSAIDs seperti ibuprofen, naproxen, aspirin, dan celecoxib meningkatkan risiko masalah jantung, sistem pencernaan, pembuluh darah, dan penurunan kesehatan paru-paru bayi.

3. Tetracycline

Obat antibiotik tetracycline tidak dianjurkan digunakan pada ibu hamil setelah usia kehamilan 15 minggu. Obat ini dapat membuat gigi bayi menjadi hitam. Jaringan gusi bayi sedang berkembang dalam usia kehamilan tersebut.

Beberapa obat tidak disarankan digunakan sebelum usia kehamilan tertentu. Konsultasi pada dokter dan baca dengan teliti petunjuk penggunaan bila Anda harus minum obat selama masa kehamilan.

Baca Juga: 8 Tips Kehamilan Sehat untuk Ibu dan Janin 

Apakah Sakit Gigi saat Hamil dapat Membahayakan Bayi?

Berdasarkan penelitian, penyakit gusi pada ibu hamil dikaitkan dengan kelahiran prematur dengan berat lahir rendah. Selain itu, berdasarkan estimasi terdapat 18 dari setiap 100 kelahiran prematur yang dipicu oleh penyakit periodontal. Periodontal adalah infeksi kronis pada gusi.

Oleh karena itu, ibu hamil harus memerhatikan seluruh aspek kesehatan selama kehamilan. Selain memerhatikan pola makan, penting juga untuk menjalani gaya hidup sehat salah satunya adalah rajin gosok gigi dan konsultasi ke dokter gigi secara teratur.

Itulah penjelasan lengkap tentang obat sakit gigi untuk ibu hamil dan tips kesehatan gigi lainnya selama kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Better Health. 2018. Pregnancy and teeth. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/pregnancy-and-teeth. (Diakses pada 30 April 2020).
  2. Crest. 2020. Toothache During Pregnancy: Causes and Treatment. https://crest.com/en-us/oral-health/life-stages/pregnancy/toothache-during-pregnancy-causes-treatments. (Diakses pada 30 April 2020).
  3. Higuera, Valencia. 2019. Why Teeth Pain During Pregnancy Is a Thing — and What You Can Do About It. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnancy-teeth-pain#treatments. (Diakses pada 30 April 2020).
  4. MayoClinic. 2017. Pregnancy week by week. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/antibiotics-and-pregnancy/faq-20058542. (Diakses pada 30 April 2020).
  5. New Health Advisor. 2020. Toothache During Pregnancy. https://www.newhealthadvisor.org/Toothache-During-Pregnancy.html. (Diakses pada 30 April 2020).
  6. WebMD. 2018. What Pain Relievers Are Safe During Pregnancy?. https://www.webmd.com/baby/pain-relievers-that-are-safe-during-pregnancy#2. (Diakses pada 30 April 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi