Terbit: 28 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Redoxon obat apa? Redoxon adalah tablet komersial yang mengandung vitamin dan mineral. Penggunaan redoxon termasuk ke dalam kelas terapi vitamin C. Monografi redoxon adalah asam askorbat yang merupakan nama senyawa kimia dari vitamin C.

Redoxon – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang indikasi redoxon, kontraindikasi redoxon, bentuk sediaan redoxon, kandungan redoxon, manfaat redoxon, dosis redoxon, dan efek samping redoxon.

  • Nama: Redoxon
  • Kelas Terapi: Vitamin C
  • Monografi: Asam Askorbat

Indikasi Redoxon

Pengonsumsi redoxon diperlukan untuk pencegahan dan pengobatan scurvy atau skorbut. Scurvy atau skorbut adalah kondisi di mana tubuh mengalami kegagalan untuk melakukan sintesis kolagen dan pembentukan osteoid karena kekurangan vitamin C.

Gejala scurvy yang umum adalah gusi bengkak, pendarahan kulit, dan kulit terlihat pucat. Oleh karena itu, terapi vitamin C sangat diperlukan bagi pasien yang terindikasi mengalami skorbut atau scurvy.

Baca juga: 3 Bahaya Kekurangan Vitamin C saat Puasa

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Bentuk Sediaan Redoxon

Redoxon, sebuah tablet komersial yang mengandung vitamin C, tersedia dalam bentuk tablet dengan dua jenis. Jenis tablet yang pertama adalah tablet hisap. Tablet hisap memiliki kekuatan 500 mg di setiap tablet. Redoxon jenis ini lebih praktis di dalam penyajian.

Jenis tablet kedua adalah tablet effervescent dengan kekuatan 1000 mg. Tablet effervescent ini merupakan kombinasi antara asam askorbat dan sodium bikarbonat. Kombinasi pada jenis tablet effervescent Redoxon inilah yang membuatnya menghasilkan gelembung effervesen ketika bereaksi dengan air.

Berdasarkan bentuk sediaannya, redoxon hanya memiliki dua varian. Akan tetapi, berdasarkan komposisi produk dan rasa, obat redoxon memiliki beberapa varian. Beberapa produk redoxon di antaranya adalah Redoxon Zinc Eff, Redoxon Zinc Eff Orange, Redoxon Zinc Eff Blackcurant, dan Redoxon Fortimun Eff.

Kandungan Redoxon

Kandungan utama redoxon adalah asam askorbat atau vitamin C sebesar 1000 mg. Namun, setiap varian memiliki kandungan tambahan yang berbeda satu varian dengan varian redoxon lainnya.

Berbagai variasi kandungan yang terdapat pada varian redoxon yang berbeda, di antaranya adalah vitamin B kompleks, zinc, phenylalanine, magnesium, vitamin A, vitamin D, zat besi, tembaga, dan selenium.

Manfaat Redoxon

Redoxon memiliki beberapa manfaat sebagaimana vitamin C atau asam askorbat yang memiliki banyak manfaat. Manfaat redoxon yang utama adalah untuk mengobati skorbut atau scurvy. Selain mengobati, redoxon juga bisa untuk mencegah terjadinya scurvy atau skorbut.

Redoxon juga bermanfaat sebagai antioksidan yang sangat berperan untuk kesehatan. Manfaat redoxon yang kaya akan kandungan vitamin C juga mampu memelihara daya tahan tubuh dan kesehatan tubuh.

Dengan begitu pengonsumsian vitamin C turut menjaga Anda tetap sehat dan bugar. Namun, Anda juga perlu mengetahui bahwa vitamin C atau asam askorbat belum terbukti secara ilmiah bisa meredakan influenza (flu) dan juga mempercepat penyembuhan luka.

Dosis Redoxon

Pada umumnya, dosis redoxon untuk dewasa adalah 1 tablet setiap hari. Akan tetapi, dosis redoxon berdasarkan anjuran dokter bisa jadi berbeda karena telah menyesuaikan dengan kondisi medis dan fisiologis Anda.

Pada kondisi profilaktik, dosis redoxon atau asam askorbat yang dibutuhkan adalah 25-75 mg tiap hari. Pada kondisi terapeutik, dosis redoxon adalah tidak kurang dari 250 mg tiap hari dalam dosis terbagi.

Redoxon jenis tablet hisap dikonsumsi dengan dihisap, sedangkan redoxon jenis effervescent disajikan dengan melarutkan tablet effervescent di dalam ½ sampai 1 gelas yang berisi air dingin.

Efek Samping Redoxon

Selain manfaat yang banyak karena kandungan vitamin C, redoxon juga memiliki beberapa efek samping. Efek samping redoxon yang sangat mungkin terjadi adalah hipervitaminosis. Pada umumnya, kandungan suplemen vitamin C cenderung melebih batas Angka Kecukupan Gizi vitamin C.

Baca juga: Inilah Dampak Jika Tubuh Kelebihan Vitamin C

Hal ini bisa mengakibatkan terjadi hipervitaminosis atau kelebihan vitamin C. Kelebihan vitamin C adalah hal yang buruk sebagaimana kekurangan vitamin C. Hipervitaminosis vitamin C biasanya memiliki gejala meliputi diare, rasa mual muntah, sakit kepala, insomnia, dan kram usus.

Efek samping redoxon yang cukup serius seperti gangguan eritrosit, erosi gigi dan hiperoksaluria yang bisa mengakibatkan timbulnya batu ginjal. Pada wanita hamil, hipervitaminosis bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur dan nyeri pada perut.

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id
  2. Bayer Canada: http://www.redoxon.ca/en/


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi