Terbit: 2 Maret 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Provelyn adalah obat dengan kandungan bahan aktif Pregabalin. Obat ini berasal dari kelas obat antikonvulsan atau disebut juga antiepilepsi. Ketahui selengkapnya tentang obat ini mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya melalui artikel ini!

Provelyn: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Provelyn

Nama Obat Provelyn
Kandungan Obat Pregabalin
Kelas Terapi Obat Antiepilepsi/Antikonvulsan
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi kejang dan nyeri
Kontraindikasi Hipersensitivitas
Sediaan Obat Kapsul

Provelyn Obat Apa?

Kandungan obat Provelyn adalah Pregabalin, yang merupakan obat dari golongan antikonvulsan. Obat ini bekerja memperlambat impuls otak yang menyebabkan kejang.

Pregabalin juga memengaruhi bahan kimia di otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke seluruh sistem saraf.

Manfaat Provelyn

Secara umum kegunaan Provelyn adalah untuk mengatasi kejang, namun obat ini juga digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi lainnya. Berikut adalah beberapa kegunaan obat ini:

  • Terapi tambahan pada kejang parsial
  • Mengatasi gangguan kecemasan
  • Mengurangi nyeri neuropati perifer
  • Mengurangi nyeri pada fibromyalgia
  • Mengatasi nyeri cedera saraf tulang belakang

Dosis Provelyn

Provelyn hadir dalam sediaan kapsul dengan dosis 75 mg dan 150 mg. Dosis pada setiap orang dapat berbeda-beda, bergantung pada kondisi dan kebutuhan pasien. Berikut adalah pengaturan dosis yang disarankan:

  • Kisaran dosis adalah 150-600 mg/hari, diberikan dalam 2-3 kali dosis terbagi.
  • Dosis awal yang direkomendasikan adalah 75 mg, diberikan 2 kali sehari (totalnya menjadi 150 mg/hari).
  • Dosis ditingkatkan setelah interval pemberian seminggu adalah 300 mg, diberikan dua kali sehari.

Dosis di atas adalah aturan dosis yang lazim diterapkan. Dosis dapat berubah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Namun jangan pernah mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter maupun apoteker.

Petunjuk Penggunaan Provelyn

Penggunaan obat ini sebaiknya digunakan sesuai dengan aturannya. Berikut adalah petunjuk penggunaannya:

  • Obat ini dapat dikonsumsi bersama dengan makanan maupun tidak.
  • Gunakan obat ini sesuai dengan dosis yang disarankan.
  • Gunakan obat ini di waktu yang sama setiap harinya.
  • Apabila dosis terlewat, segera konsumsi obat ini saat ingat atau ambil dosis selanjutnya apabila waktunya sudah terlalu dekat dengan dosis selanjutnya.
  • Jika tidak sengaja menggunakan obat ini melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan dengan dokter.

Petunjuk Penyimpanan Provelyn

Simpan obat sesuai dengan petunjuk penyimpanannya untuk mencegah obat rusak dan efektivitasnya menurun. Berikut adalah petunjuk penyimpanan Provelyn yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat ini pada suhu antara 25-30°C.
  • Simpan obat ini di tempat kering dan tidak lembap, jangan simpan di kamar mandi.
  • Hindari obat dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari obat  dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jika obat sudah memasuki masa expired, jangan buang obat sembarangan, diskusikan dengan apoteker tentang petunjuk pembuangan obat ini.

Efek Samping Provelyn

Setiap obat berpotensi menimbulkan efek samping, begitu juga dengan obat ini. Berikut adalah berbagai efek samping Provelyn yang mungkin timbul:

  • Pusing
  • Mengantuk
  • Reaksi alergi

Efek samping yang terjadi pada setiap orang mungkin berbeda-beda. Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari pasien.

Jika Anda merasakan gejala efek samping serius atau reaksi alergi seperti ruam, gatal, hidung berair, kesulitan bernapas, atau gejala alergi lainnya, segera hentikan penggunaan obat Provelyn dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Interaksi Obat Provelyn

Interaksi obat dapat terjadi ketika Provelyn digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan Provelyn:

  • Rosiglitazone
  • Pioglitazone
  • Oxycodone
  • Lorazepam
  • Captopril
  • Enalapril
  • Lisinopril

Daftar di atas bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu termasuk obat resep, non-resep, hingga obat herbal.

Penggunaan obat-obatan di atas bersamaan dengan Provelyn masih mungkin dilakukan jika memang dibutuhkan. Dokter akan menyesuaikan penggunaan dan dosis untuk menurunkan risiko dari interaksi obat.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Provelyn untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Provelyn

Provelyn termasuk ke dalam golongan obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya:

  • Jangan gunakan obat ini pada pasien yang hipersensitif terhadap Pregabalin dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada pasien dengan kondisi gagal jantung kongestif, gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, gangguan kejiwaan, atau memiliki riwayat kecanduan alkohol.
  • Obat ini dapat menyebabkan pusing dan mengantuk. Sebaiknya hindari berkendara atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini.
  • Diskusikan dengan dokter tentang penggunaan obat ini apabila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan. Obat ini hanya boleh digunakan apabila manfaatnya lebih besar jika dibandingkan dengan risiko efek samping yang mungkin ditimbulkan.
  • Penggunaan obat ini untuk ibu menyusui tidak disarankan karena Pregabalin dapat masuk ke ASI meskipun dalam jumlah yang kecil.
  • Obat ini hanya diresepkan untuk orang dewasa karena belum diketahui bagaimana efektivitas dan risiko efek sampingnya jika digunakan pada anak.
  • Penggunaan pada lansia dosisnya harus disesuaikan karena potensi munculnya efek samping dapat lebih tinggi.

 

  1. KalbeMed. Provelyn. http://www.kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/340/PROVELYN#. (Diakses 1 November 2019).
  2. Multum, Cerner. 2018. Pregabalin. https://www.drugs.com/mtm/pregabalin.html. (Diakses 1 November 2019).
  3. University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2018. Pregabalin, Oral Capsule. https://www.healthline.com/health/pregabalin-oral-capsule. (Diakses 1 November 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi