Terbit: 29 Agustus 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Protocort adalah obat untuk mengatasi peradangan kulit akibat eksim atau psoriasis. Ketahui Protocort cream untuk apa, dosis, efek samping, cara penggunaan, dll.

Protocort: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Protocort

 Nama Obat  Protocort
 Kandungan Obat  Betamethasone dipropionate
 Kelas Obat  Kortikosteroid
 Kategori Obat  Obat resep
 Manfaat Obat  Mengatasi inflamasi kulit akibat psoriasis, eksim, atau dermatitis
 Kontraindikasi Obat  Infeksi yang tidak diobati (sistemik dan topikal) dan idiopathic thrombocytopenic purpura (IM)
 Sediaan Obat  Obat topikal (krim)
 Harga Obat  Betamethasone dipropionate 0.05% Rp68.200/tube

Harga obat Protocort mungkin berbeda di setiap apotek. Obat topikal ini juga tersedia dalam jenis obat generik betamethasone dipropionate.

Protocort Cream untuk Apa?

Protocort adalah obat untuk mengatasi gangguan kulit seperti inflamasi, ruam, gatal, dan alergi akibat eksim, dermatitis, atau psoriasis. Protocort termasuk golongan obat kortikosteroid dengan kandungan utama betamethasone dipropionate.

Obat ini bekerja dengan cara mencegah pelepasan zat penyebab inflamasi di kulit. Obat ini tersedia bentuk obat topikal (krim) yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter.

Merek Dagang Protocort

Obat Protocort juga dipasarkan dengan merek dagang lainnya, seperti:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

  • Betam-Ophtal
  • Exabet
  • Diprolene
  • Luxiq
  • Sernivo
  • Diprosone
  • Uticort
  • Betanate
  • Alphatrex
  • Del-Beta
  • Maxivate
  • Valisone
  • Beta-Val
  • Betatrex
  • Betaderm
  • Diprolene AF
  • Teladar

Obat kulit ini mungkin tersedia atau dipasarkan dengan merek dagang lain yang belum tercantum dalam informasi ini. Anda juga bisa membelinya dalam sediaan obat generik Betamethasone dipropionate.

Fungsi Obat Protocort

Obat golongan kortikosteroid digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk:

  • Gejala inflamasi kulit
  • Ruam dan gatal kulit
  • Alergi kulit
  • Dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid
  • Psoriasis plak ringan sampai sedang
  • Infeksi kulit
  • Psoriasis plak

Obat betamethasone dipropionate ini mungkin digunakan untuk indikasi lain yang belum tercantum dalam informasi ini.

Peringatan Obat Protocort

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat kortikosteroid ini, sebagai berikut:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan betamethasone dipropionate atau golongan obat kortikosteroid.
  • Obat kulit ini termasuk obat keras, maka baca dengan teliti resep dokter atau petunjuk penggunaan obat topikal ini.
  • Obat ini hanya untuk penggunaan pada kulit.
  • Konsultasikan pada dokter apakah obat ini aman digunakan pada kondisi hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan dalam waktu dekat.
  • Krim kulit ini hanya dapat digunakan untuk pasien di atas usia 18 tahun.

Selain itu, beritahu dokter bila Anda pernah mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Iritasi kulit saat memakai obat kortikosteroid.
  • Penipisan kulit.
  • Infeksi kulit.
  • Penyakit liver.
  • Diabetes
  • Katarak atau glaukoma.
  • Masalah kelenjar adrenal.

Konsultasi pada dokter tentang semua hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat kortikosteroid ini untuk mengurangi risiko alergi atau efek samping.

Interaksi Obat Protocort

Saat Anda menggunakan dua krim kulit di waktu yang sama, itu akan memicu interaksi obat berupa efek samping pada kulit. Interaksi obat topikal mungkin juga terjadi bila digunakan bersama obat oral, termasuk:

  • Mengurangi efek terapeutik bila digunakan secara bersamaan dengan obat rifampisin, rifabutin, karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, primidon, aminoglutethimide, dan efedrin.
  • Meningkatkan metabolisme quetiapine dan tretinoin.
  • Menghambat efek peningkatan pertumbuhan somatropin.
  • Meningkatkan efektivitas antikoagulan kumarin.
  • Meningkatkan risiko perdarahan pendarahan gastrointestinal (GI) bila digunakan bersama golongan obat Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs).

Selain itu, jangan menggunakan obat kortikosteroid ini dengan obat lain, seperti:

  • Aspirin
  • Benadryl
  • Cymbalta
  • Suplemen minyak Ikan
  • Flonase
  • Lexapro
  • Lipitor
  • Lyrica
  • MiraLAX
  • Nexium
  • Norco
  • ProAir HFA
  • Singulair
  • Symbicort
  • Tylenol
  • Suplemen vitamin B12
  • Suplemen vitamin C
  • Suplemen vitamin D3
  • Xanax
  • Zyrtec

Jangan menggunakan dua krim kulit, losion, atau salep secara bersamaan. Juga, jangan menggunakan dua obat apapun secara bersamaan tanpa resep dokter, termasuk suplemen, vitamin, atau herbal lainnya untuk mengurangi risiko interaksi obat yang memicu efek samping.

Efek Samping Protocort

Berikut ini risiko efek samping betamethasone dipropionate yang mungkin terjadi:

  • Kulit ruam merah
  • Kulit gatal
  • Bersisik
  • Nyeri
  • Pembengkakan
  • Kulit kering
  • Kulit mengelupas
  • Penipisan kulit
  • Kulit melepuh
  • Kulit terbakar

Daftar efek samping obat kortikosteroid tersebut tidak mencantumkan semua efek samping karena setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda pada setiap obat. Segera hentikan penggunaan obat topikal ini dan hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping parah.

Dosis Obat Protocort

Berikut ini dosis obat kortikosteroid untuk mengatasi gejala kortikosteroid secara umum:

  • Dosis Betametason dipropionat 0,05%: Oleskan secara tipis dan merata pada kulit yang terinfeksi.
  • Durasi Perawatan: Gunakan obat topikal ini selama 4 minggu perawatan.

Informasi ini tidak menggantikan resep dokter. Setiap pasien memiliki dosis berbeda tergantung pada tingkat keparahan gejala, usia, kondisi kulit, dan riwayat medis lainnya.

Baca Juga: 10 Efek Samping Steroid pada Tubuh (Pria dan Wanita Wajib Tahu)

Cara Pakai Protocort

Berikut ini cara pakai obat betamethasone dipropionate:

  • Baca aturan pakai sebelum minum obat kortikosteroid ini atau sesuai dengan resep dokter.
  • Minum obat kortikosteroid ini sesuai dengan dosis dan jadwal yang ditentukan dokter.
  • Obat ini hanya untuk penggunaan luar di kulit, tidak untuk diminum.
  • Jangan menggunakan krim ini pada kulit dengan luka terbuka.
  • Jauhkan dari penggunaan area mata dan mulut.
  • Cuci tangan dan bersihkan area kulit yang terinfeksi sebelum mengaplikasikan obat.
  • Oleskan secara merata, tipis, dan lembut.
  • Hindari kulit dari paparan matahari, suhu tinggi, atau asap rokok.

Tanyakan kepada dokter jika Anda belum memahami instruksi penggunaan obat kortikosteroid ini. Gunakan obat topikal sesuai dengan resep dokter untuk mengurangi risiko efek samping iritasi kulit.

Petunjuk Penyimpanan Protocort

Ikuti petunjuk penyimpanan obat yang tepat, berikut ini:

  • Simpan obat-obatan pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat kortikosteroid di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat kortikosteroid pada kemasan aslinya.
  • Jauhkan obat kortikosteroid dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang sisa obat apapun sembarangan karena akan mencemari lingkungan.

Itulah pembahasan lengkap tentang Protocort cream untuk apa. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan kulit terkait eksim atau dermatitis. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter.

 

  1. Drugs. 2019. Betamethasone topical. https://www.drugs.com/mtm/betamethasone-topical.html. (Diakses pada 29 Agustus 2020).
  2. MIMS. 2020. Betamethasone. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/betamethasone?mtype=generic. (Diakses pada 29 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi