DoktetSehat.Com – Pimtrakol obat apa? Pimtrakol adalah obat dengan kandungan Paracetamol, Guaifenesin atau Glyceryl Guaiacolate, Ephedrine HCl, dan Chlorpheniramine Maleate. Obat ini digunakan untuk mengatasi influenza.

pimtrakol-doktersehat

Ketahui selengkapnya tentang Pimtrakol mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya melalui artikel ini!

Rangkuman Informasi Obat Pimtrakol

Nama Obat Pimtrakol
Kelas Terapi Obat Obat influenza
Kandungan Obat Pimtrakol: Paracetamol, Guaifenesin atau Glyceryl Guaiacolate, Ephedrine HCl, dan Chlorpheniramine Maleate

Neo Pimtrakol: Paracetamol, Guaifenesin atau Glyceryl Guaiacolate, dan Phenylephrine HCl

Kategori Obat bebas terbatas
Manfaat Obat Mengatasi gejala influenza
Kontraindikasi Hipersensitivitas
Sediaan Obat Pimtrakol Syrup Cherry, Pimtrakol Syrup Lemon, Neo Pimtrakol Syrup Melon

Kandungan dan Cara Kerja Obat Pimtrakol

Setiap 5 ml Pimtrakol sirup memiliki kandungan Paracetamol 125 mg, Guaifenesin atau Glyceryl Guaiacolate 50 mg, Ephedrine HCl 2 mg, dan Chlorpheniramine Maleate 1 mg. Pimtrakol sirup hadir dalam 2 pilihan rasa, cherry dan lemon.

Sedangkan setiap 5 ml Neo Pimtrakol memiliki kandungan Paracetamol 125 mg, Guaifenesin atau Glyceryl Guaiacolate 50 mg, dan Phenylephrine HCl 5 mg. neo Pimtrakol sirup hadir dalam rasa melon.

Berikut adalah penjelasan tentang bahan aktif yang terkandung dalam Pimtrakol dan Neo Pimtrakol:

1. Paracetamol

Paracetamol adalah obat analgesik (pereda nyeri) sekaligus obat antipiretik (penurun demam). Cara kerja Paracetamol adalah dengan cara menghambat enzim yang menghasilkan senyawa prostaglandin yang jika dihasilkan dalam jumlah banyak dapat memicu reaksi peradangan.

2. Guaifenesin atau Glyceryl Guaiacolate

Guaifenesin merupakan jenis obat ekspektoran. Fungsi ekspektoran adalah untuk membantu mengeluarkan dahak yang mengganggu saluran pernapasan. Obat ini bekerja dengan cara mengencerkan dahak agar dahak dapat dikeluarkan dengan lebih mudah dari saluran pernapasan.

3. Ephedrine HCl

Ephedrine HCl adalah obat dekongestan, obat ini berfungsi untuk membantu mengatasi gejala hidung tersumbat. Cara kerja obat ini adalah dengan cara menyempitkan pembuluh darah di hidung dan mengurangi pembengkakan sehingga hidung tersumbat dapat berkurang.

4. Chlorpheniramine Maleate

Chlorpheniramine maleate (CTM) merupakan jenis obat antihistamin. Obat ini bekerja menekan senyawa histamin yang dihasilkan tubuh. Produksi senyawa histamin yang berlebihan pada tubuh akan memicu timbulnya reaksi alergi.

5. Phenylephrine HCl

Sama seperti Ephedrine HCl, Phenylephrine HCl juga termasuk obat dekongestan. Obat ini bekerja menyempitkan pembuluh darah untuk mengurangi gejala hidung tersumbat.

Manfaat Pimtrakol

Secara umum kegunaan Pimtrakol dan Neo Pimtrakol adalah untuk mengatasi gejala influenza. Gejala yang dimaksud dapat meliputi:

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Hidung tersumbat
  • Batuk berdahak
  • Bersin-bersin

Dosis Pimtrakol

Pimtrakol hadir dalam sediaan Pimtrakol sirup dan Neo Pimtrakol sirup. Berikut adalah dosis Pimtrakol dan Neo Pimtrakol yang disarankan:

  • Dewasa: 15 ml atau 3 sendok takar, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6 bulan hingga 1 tahun: 2,5 ml atau ½ sendok takar, jdiberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 1-6 tahun: 5 ml atau 1 sendok takar, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 10 ml atau 2 sendok takar, diberikan 3-4 kali sehari.

Dosis di atas adalah dosis yang disarankan. Dosis dapat berubah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien. Jangan pernah mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter maupun apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Pimtrakol

Penggunaan obat Pimtrakol sebaiknya digunakan sesuai dengan aturannya. Berikut adalah petunjuk penggunaan Pimtrakol:

  • Gunakan obat Pimtrakol sesuai dengan dosis yang disarankan.
  • Gunakan obat ini di waktu yang sama setiap harinya.
  • Apabila dosis terlewat, segera konsumsi obat ini saat ingat atau ambil dosis selanjutnya apabila waktunya sudah terlalu dekat dengan dosis selanjutnya.
  • Jika tidak sengaja menggunakan obat ini melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan dengan dokter.

Petunjuk Penyimpanan Pimtrakol

Simpan obat Pimtrakol sesuai dengan petunjuk penyimpanannya untuk mencegah obat rusak dan efektivitasnya menurun. Berikut adalah petunjuk penyimpanan Pimtrakol yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat Pimtrakol pada suhu di bawah 30°C.
  • Simpan obat Pimtrakol di tempat kering dan tidak lembap, jangan simpan di kamar mandi.
  • Hindari obat Pimtrakol dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari obat Pimtrakol dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jika obat sudah memasuki masa expired, jangan buang obat sembarangan, diskusikan dengan apoteker tentang petunjuk pembuangan obat ini.

Efek Samping Pimtrakol

Setiap obat berpotensi menimbulkan efek samping, begitu juga dengan Pimtrakol. Berikut adalah berbagai efek samping Pimtrakol yang mungkin timbul:

  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan tidur
  • Gelisah
  • Mulut kering
  • Mengantuk
  • Retensi urin
  • Jantung berdebar
  • Tremor
  • Kerusakan hati (apabila digunakan dalam dosis besar untuk waktu yang panjang)

Efek samping yang terjadi pada setiap orang mungkin berbeda-beda. Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari pasien.

Jika Anda merasakan gejala efek samping serius atau reaksi alergi, segera hentikan penggunaan obat Pimtrakol dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan hentikan penggunaan obat.

Interaksi Obat Pimtrakol

Interaksi obat dapat terjadi ketika Pimtrakol digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan Pimtrakol:

  • Metoclopramide
  • Carbamazepine
  • Fenitoin
  • Fenobarbital
  • Lixisenatide
  • Kolestiramin
  • Warfarin
  • MAO inhibitors

Daftar di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu termasuk obat resep, non-resep, hingga obat herbal.

Penggunaan obat-obatan di atas bersamaan dengan Pimtrakol masih mungkin dilakukan jika memang dibutuhkan. Dokter akan menyesuaikan penggunaan dan dosis untuk menurunkan risiko dari interaksi obat.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Pimtrakol untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Pimtrakol

Pimtrakol termasuk ke dalam golongan obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Pimtrakol:

  • Jangan gunakan obat ini pada pasien yang hipersensitif terhadap bahan aktif dan komponen lain yang terkandung dalam obat Pimtrakol.
  • Jangan gunakan obat ini pada penderita gangguan jantung, diabetes melitus, dan gangguan fungsi hati berat.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, dan retensi urin.
  • Hindari berkendara dan mengoperasikan mesin setelah konsumsi obat ini, karena penggunaan obat ini dapat menyebabkan penurunan kesadaran atau mengantuk.
  • Jika gejala flu tidak membaik dalam waktu 3 hari, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Harga Pimtrakol

Pimtrakol dan Neo Pimtrakol dapat Anda dapatkan di berbagai apotek dan toko obat online maupun offline. Harga Pimtrakol di setiap toko dapat berbeda-beda. Harganya berkisar antara Rp9.000-Rp15.000/botol dengan ukuran 60 ml.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

Sumber:

  1. PIM PHARMACEUTICALS. Pimtrakol Syrup Lemon. https://pimpharma.com/product/pim-tra-kol-plus-lemon/. (Diakses 26 Oktober 2019).
  2. PIM PHARMACEUTICALS. NEO Pimtrakol Syrup Melon. https://pimpharma.com/product/neo-pimtrakol-syrup-melon/. (Diakses 26 Oktober 2019).