Terbit: 20 Maret 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Pedialyte obat apa? Pedialyte adalah obat produksi Abbott yang mengandung bahan elektrolit dan dextrose (glukosa). Obat ini digunakan untuk mencegah maupun mengatasi  dehidrasi saat terserang diare atau muntah-muntah.

obat-pedialyte-doktersehat

Ketahui lebih lanjut mengenai obat Pedialyte, mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya berikut ini!

Rangkuman Informasi Obat Pedialyte

Nama  obat Pedialyte
Diproduksi oleh Abbott
Kandungan obat
  • Elektrolit (kalium, klorida, natrium, sitrat)
  • Dextrose
Golongan obat Anti-dehidrasi
Kategori obat Obat bebas
Manfaat obat Mengatasi dehidrasi akibat diare dan muntah-muntah
Sediaan obat Sirup

Cara Kerja Obat Pedialyte

Pedialyte adalah obat untuk mengatasi dehidrasi pada anak-anak yang mengalami diare dan muntah-muntah. Cara kerja obat bisa ditelaah dari bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Berikut ini adalah cara kerja obat dalam mengatasi dehidrasi.

1. Kalium

Kalium (K) adalah elemen elektrolit yang memiliki mekanisme kerja yakni menyeimbangkan kadar elektrolit di dalam tubuh.

Selain itu, kalium juga bertugas untuk menghantarkan impuls saraf dan membantu otot berkontraksi.

2. Klorida

Klorida (Cl) adalah elektrolit yang bekerja dengan cara menyeimbangkan kadar asam basa di dalam tubuh.

Unsur kimia ini juga berperan aktif dalam melancarkan pencernaan serta sama seperti kalium, ia juga membantu menyeimbangkan elektrolit tubuh.

3. Natrium

Elemen elektrolit lainnya yang terdapat di dalam obat Pedialyte adalah natrium (Na).

Natrium yang juga terdapat di dalam garam ini berfungsi untuk mengendalikan kadar cairan di dalam tubuh sekaligus mengontrol tekanan darah agar tetap ideal.

4. Dextrose

Dextrose atau glukosa  adalah kandungan obat yang bekerja untuk memberikan energi bagi tubuh ketika mengalami diare atau muntah-muntah.

Glukosa sendiri adalah senyawa yang bisa dihasilkan secara alami tubuh. Glukosa didapat dari proses pemecahan polimer glukosa yang berasal dari makanan. Selain itu, glukosa juga diproduksi oleh organ hati (liver) melalui mekanisme glukoneogenesis.

Manfaat Obat Pedialyte

Manfaat Pedialyte adalah untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi yang dialami penderita diare dan muntah-muntah, khususnya anak-anak.

Akan tetapi, obat ini hanya berfungsi untuk mengatasi gejala dehidrasi. Sementara untuk pengobatan diare secara keseluruhan, tentunya ada jenis obat-obatan lainnya yang harus dikonsumsi.

Segera periksakan diri ke dokter apabila terserang penyakit diare agar kondisi ini bisa ditangani lebih lanjut.

Kontraindikasi Obat Pedialyte

Kabar baiknya, obat ini tidak menimbulkan kontraindikasi terhadap hampir semua masalah kesehatan.

Artinya, obat ini cenderung aman untuk dikonsumsi siapapun. Akan tetapi, bagi mereka yang memiliki alergi terhadap elektrolit atau dextrose, penggunaan obat mungkin tidak disarankan.

Beritahukan pada dokter Anda apabila dirasa memiliki riwayat alergi terhadap obat elektrolit maupun dextrose. Dokter mungkin akan memberikan alternatif obat sebagai pengganti obat yang lebih aman untuk digunakan.

Dosis Obat Pedialyte

Obat ini masuk ke dalam kategori obat bebas. Penggunaannya tidak harus dengan resep dokter. Akan tetapi, sebaiknya gunakan obat ini sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan obat.

Berikut adalah dosis obat Pedialyte untuk Anda ketahui.

  • Anak-anak di bawah 1 tahun: 300 ml (3 jam pertama) setelahnya 100 ml (saat gejala dehidrasi muncul)
  • Anak-anak usia 1-5 tahun: 600 ml (3 jam pertama) setelahnya 200 ml (saat gejala dehidrasi muncul)
  • Anak-anak usia 5-12 tahun: Pedialyte 1200 ml (3 jam pertama) setelahnya 300 ml (saat gejala dehidrasi muncul)
  • Anak-anak usia di atas 12 tahun: Pedialyte 2400 ml (3 jam pertama) setelahnya 400 ml (saat gejala dehidrasi muncul)

Dosis di atas mungkin saja bisa berbeda, tergantung dari kondisi. Tidak ada salahnya apabila Anda  berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini guna menentukan dosis yang sesuai.

Petunjuk Penggunaan Obat Pedialyte

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan obat (atau sesuai petunjuk dokter)
  • Minumlah obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 8 jam sekali (untuk dosis 3 kali sehari). Tentukan jadwal minum obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa minum obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal minum obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari minum obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Imbangi konsumsi obat dengan minum air putih yang banyak

Petunjuk Penyimpanan Obat Pedialyte

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang  benar:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Pedialyte

Penggunaan obat mungkin akan menimbulkan gejala efek samping. Gejala efek samping pasca mengonsumsi obat ini dipengaruhi oleh kandungan bahan aktif di dalamnya yakni elektrolit dan dextrose.

Efek samping yang dimaksud meliputi:

  • Mual
  • Perut kembung
  • Napas pendek
  • Peningkatan kadar kalsium
  • Kejang

Apabila mengalami gejala-gejala di atas, segera kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Interaksi Obat Pedialyte

Obat akan berinteraksi dengan sejumlah jenis obat-obatan, yakni obat-obatan yang resisten terhadap dextrose.

Obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini adalah obat-obatan yang mengandung:

  • Magnesium sitrat
  • Magnesium klorida
  • Magnesium hidroksida
  • Magnesium sulfat

Peringatan dan Perhatian Obat Pedialyte

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

  1. Anonim. Pedialyte. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pedialyte?lang=id#Dosage (Diakses pada 20 Oktober 2019)
  2. Anonim. What is Dextrose and How Does it Work? https://www.rxlist.com/consumer_dextrose/drugs-condition.htm#what_other_drugs_interact_with_dextrose (Diakses pada 20 Oktober 2019)
  3. West, H. 2018. Electrolytes: Definition, Functions, Imbalance and  Sources. https://www.healthline.com/nutrition/electrolytes#definition (Diakses pada 20 Oktober 2019)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi