Terbit: 23 Maret 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Oxytetracycline obat apa? Oxytetracycline adalah obat yang bisa mengatasi berbagai masalah infeksi yang diakibatkan oleh bakteri tertentu. Obat oxytetracycline juga dikenal sebagai salep oxytetracycline.

Oxytetracycline – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat oxytetracycline termasuk informasi tentang bentuk sediaan oxytetracycline, kandungan oxytetracycline, harga oxytetracycline, indikasi oxytetracycline, kontraindikasi oxytetracycline, manfaat oxytetracycline, dosis oxytetracycline, dan efek samping oxytetracycline.

  • Nama: Oxytetracycline
  • Kelas Terapi: Infeksi » Antibakteri
  • Golongan: Tetrasiklin

Bentuk Sediaan Oxytetracycline

Oxytetracycline adalah obat yang memiliki dua jenis bentuk sediaan, yaitu salep dan cairan injeksi. Bentuk sediaan obat oxytetracycline yang paling umum adalah berupa salep. Salep oxytetracycline mudah didapatkan oleh masyarakat dengan membelinya di apotek.

Obat oxytetracycline dalam bentuk salep memiliki kekuatan 3% bahan aktif. Salep oxytetracycline yang dijual tersedia dalam beberapa merk seperti Terra Cortril, Terramycin, dan Oksitetrasiklina.

Jika Anda sudah membeli salep oxytetracycline, maka simpanlah di tempat  yang kering, sejuk, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Ini bertujuan agar struktur kimiawi dari bahan aktif tidak berubah.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Selain dalam bentuk salep, oxytetracycline juga tersedia dalam cairan injeksi dengan kekuatan dosis 500 mg/10 mL. Cairan injeksi oxytetracycline hanya tersedia dalam satu merk, yaitu Teramycin.

Pada umumnya, Anda hanya bisa mendapatkan oxytetracycline dalam bentuk cairan injeksi melalui pemberian oleh tenaga medis profesional di klinik atau di rumah sakit. Jadi, Anda sulit menemukan cairan injeksi oxytetracycline yang dijual bebas.

Kandungan Salep Oxytetracycline

Salep oxytetracycline memiliki kandungan bahan aktif oxytetracycline. Oxytetracycline termasuk ke dalam obat antibiotik golongan tetrasiklin yang diproduksi oleh Streptomyces rimosis. Oxytetracycline memiliki spektrum luas dan aktif terhadap bakteri gram positif dan negatif.

Bahan aktif oxytetracycline bisa mengatasi infeksi antibakteri dengan cara menghambat sintesis protein. Hambatan pada sintesis protein tersebut akan menggagalkan introduksi asam amino pada rantai peptida yang baru terbentuk.

Harga Oxytetracycline

Oxytetracycline yang dijual di pasaran memiliki harga yang bervariasi antara satu penjual dengan penjual lainnya. Harga salep oxytetracycline memiliki kisaran antara Rp2.500 hingga Rp5.000 per tube.

Salep oxytetracycline juga bisa dijual dalam satuan yang lebih banyak yaitu dos. Setiap satu dos oxytetracycline berisi 25 tube. Dengan demikian, jika Anda membeli satu dos oxytetracycline, maka Anda harus merogoh kocek sebesar Rp60.000-120.000 per dos.

Indikasi Oxytetracycline

Anda harus memiliki indikasi medis untuk bisa menggunakan oxytetracycline. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa obat oxytetracycline merupakan antibiotik sehingga penggunaannya harus atas rekomendasi dokter.

Obat oxytetracycline bisa digunakan jika Anda mengalami infeksi mata seperti konjungtivitis. Selain itu, salep oxytetracycline juga bisa digunakan jika Anda memiliki indikasi medis menderita penyakit kulit kelamin sifilis dan gonorrhoea.

Beberapa penyakit infeksi yang diakibatkan oleh klamidia seperti psitakosis, salpingitis, uretritis, dan trakoma juga bisa menggunakan obat oxytetracycline. Obat oxytetracycline bisa digunakan pada pasien dengan masalah infeksi pada bagian telinga tengah yang diakibatkan oleh bakteri gram.

Obat oxytetracycline dalam bentuk cairan injeksi bisa digunakan untuk masalah medis seperti jerawat, infeksi saluran empedu, kolera, malaria, pneumonia, Q Fever, infeksi saluran pernapasan, dan infeksi saluran kemih.

Kontraindikasi Obat Oxytetracycline

Obat oxytetracycline baik dalam bentuk salep maupun cairan injeksi tidak bisa digunakan pada pasien yang memiliki masalah medis berupa porfiria. Selain itu, obat oxytetracycline juga dikontraindikasikan pada pasien yang hipersensitif terhadap obat antibiotik golongan tetrasiklin.

Anak-anak di bawah 12 tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui tidak boleh diberikan obat oxytetracycline. Selain itu, oxytetracycline juga tidak bisa diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati.

Peringatan Penggunaan Salep Oxytetracycline

Pasien yang menderita miastenia gravis dan eksaserbasi lupus eritematosus sistemik harus berhati-hati menggunakan obat oxytetracycline. Hal ini dikarenakan obat oxytetracycline dapat meningkatkan kelemahan otot.

Anda perlu menjaga pola diet Anda karena beberapa zat gizi tertentu jika jumlahnya banyak di dalam tubuh menurunkan tingkat penyerapan oxytetracycline. Beberapa jenis zat gizi tersebut seperti kalsium, zat besi, seng, dan mangan. Zat-zat tersebut umumnya ada di dalam susu. Oleh karena itu, ikuti anjuran konsumsi susu atas saran dokter.

Manfaat Oxytetracycline

Manfaat obat oxytetracycline adalah untuk menghambat sintesis protein sebagai aktivitas bakteri penyebab infeksi. Dengan begitu, oxytetracycline bermanfaat untuk mengobati beberapa penyakit infeksi akibat bakteri gram.

Salep oxytetracycline memiliki manfaat untuk mengobati infeksi mata (konjungtivitis), infeksi telinga tengah, dan infeksi kulit pada kelamin seperti penyakit sifilis dan gonorrhoea. Obat oxytetracycline juga memiliki manfaat untuk mengatasi psitakosis, salpingitis, uretritis, dan trakoma.

Manfaat oxytetracycline dalam bentuk cairan injeksi bisa mengobati beberapa masalah infeksi seperti jerawat, , kolera, malaria, pneumonia, infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi saluran empedu.

Dosis Oxytetracycline

Manfaat oxytetracycline bisa Anda dapatkan jika Anda menggunakannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Penggunaan salep oxytetracycline memerlukan dosis sebanyak 4-6 kali pengolesan dalam sehari.

Cara menggunakan salep oxytetracycline adalah dengan mengoleskan salep pada bagian kulit atau tubuh yang sakit karena terdapat penyakit infeksi akibat bakteri gram. Oleskanlah secara tipis.

Oxytetracycline dalam bentuk sediaan cairan injeksi atau suntikan memerlukan dosis sebanyak 250-500 mg tiap 6 jam. Dosis oxytetracycline pada kedua bentuk sediaan itu hanya berlaku pada orang dewasa karena anak-anak di bawah 12 tahun tidak diperbolehkan menggunakan obat oxytetracycline.

Efek Samping Oxytetracycline

Oxytetracycline bisa menimbulkan efek samping tertentu di dalam penggunaannya. Efek samping oxytetracycline bisa menyebabkan mual, muntah, diare, disfagia dan iritasi esofagus.

Penggunaan oxytetracycline bisa menyebabkan pewarnaan dan hipoplasia pada gigi. Ini dikarenakan kandungan oxytetracycline disimpan di dalam jaringan tulang dan gigi yang sedang tumbuh.

Efek samping oxytetracycline lainnya yang mungkin timbul adalah fotosensitivitas, hepatotoksisitas, pankreatitis, gangguan penglihatan, dan gangguan darah.

Penderita hipersensitivitas terhadap oxytetracycline bisa mengalami efek samping berupa reaksi alergi. Reaksi alergi yang terjadi ditandai dengan adanya ruam, gatal, sakit kepala, sakit perut, mual, dan muntah. Hentikanlah penggunaan obat oxytetracycline jika Anda mengalami efek samping dan segera temui dokter untuk penanganan lebih lanjut.

 

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM: Oksitetrasiklin. http://pionas.pom.go.id/monografi/oksitetrasiklin
  2. DrugInfoSys: Oxytetracycline. http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=544&type=1


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi