Terbit: 13 Februari 2020 | Diperbarui: 13 Mei 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Omedrinat obat apa? Omedrinat adalah obat dari golongan dimenhidrinat yang fungsinya untuk mengatasi gejala mual dan muntah akibat sejumlah kondisi seperti mabuk saat di perjalanan, vertigo, morning sickness pada ibu hamil, hingga penyakit Meniere. Ketahui lebih jauh tentang manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya dari obat  ini!

obat-omedrinat-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Omedrinat

 Nama obat  Omedrinat
 Golongan obat  Dimenhydrinate
 Kategori obat  Obat  bebas terbatas
 Manfaat obat  Mengatasi mual dan muntah
 Sediaan obat  Tablet

Cara Kerja Obat Omedrinat

Omedrinat adalah obat golongan dimenhydrinate. Dimenhidrinat adalah perpaduan dari obat antiemetik yakni theophylline dan diphenhydramine.

Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat beberapa jenis simulasi saraf pada otak. Selain itu, obat juga bertugas untuk meminimalisir simulasi pada vestibular dan memberikan tekanan pada labyrinthine telinga.

Mekanisme kerja seperti inilah yang kemudian dapat menekan gejala-gejala seperti mual, muntah, juga rasa pusing utamanya ketika mengalami mabuk perjalanan dan penyakit Meniere.

Manfaat Obat Omedrinat

Manfaat Omedrinat adalah untuk mengatasi gejala mual, muntah, dan pusing yang disebabkan oleh sejumlah masalah kesehatan yaitu:

  • Mabuk perjalanan (motion sickness)
  • Vertigo
  • Morning sickness (pada ibu hamil)
  • Penyakit Meniere

Kontraindikasi Obat Omedrinat

Penggunaan obat untuk mengatasi mual dan muntah tidak disarankan (atau bahkan tidak diperkenankan) apabila Anda mengalami penyakit tertentu. Penyakit-penyakit tersebut meliputi:

  • Gangguan pernapasan (asma, emfisema)
  • Glaukoma
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Kejang
  • Riwayat gangguan fungsi jantung
  • Penyakit hati (liver)
  • Penyakit sistem pencernaan
  • Hipertiroidisme
  • Pembesaran prostat

Beritahukan pada dokter apabila Anda mengidap atau memiliki riwayat penyakit-penyakit di atas. Dokter mungkin akan memberikan alternatif obat sebagai pengganti obat (Dimenhidrinat) untuk mengatasi mual dan muntah yang Anda alami.

Dosis Obat Omedrinat

Omedrinat masuk ke dalam kategori obat bebas terbatas. Penggunaannya bisa tanpa resep dari dokter. Kendati demikian, ada baiknya jika Anda berkonsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum mengonsumsi obat ini agar pemanfaatannya benar-benar efektif.

Dosis obat  disesuaikan dengan jenis masalah kesehatan yang menyebabkan mual dan muntah. Sebagai gambaran umum, dosis obat ini adalah sebagai berikut:

1. Dosis Obat Omedrinat untuk Mabuk Perjalanan (Motion Sickness)

Dosis obat untuk mabuk perjalanan (motion sickness) adalah:

  • Dewasa: 50-100 mg, setiap 4-6 jam sekali (dosis maksimal 400 mg per hari)
  • Anak-anak 2-5 tahun: 12,5-25 mg, setiap 6-8 jam sekali (dosis maksimal 75 mg per hari)
  • Anak-anak 6-11 tahun: 25-50 mg, setiap 6-8 jam sekali (dosis maksimal 150 mg per hari)
  • Anak-anak 12 tahun ke atas: 50-100 mg, 4-6 jam sekali (dosis maksimal 400 mg per hari)

2. Dosis Obat Omedrinat untuk Vertigo

Dosis obat untuk vertigo adalah:

  • Dewasa: 50-100 mg, setiap 4-6 jam sekali (dosis maksimal 400 mg per hari)
  • Anak-anak 2-5 tahun: 12,5-25 mg, setiap 6-8 jam sekali (dosis maksimal 75 mg per hari)
  • Anak-anak 6-11 tahun: 25-50 mg, setiap 6-8 jam sekali (dosis maksimal 150 mg per hari)
  • Anak-anak 12 tahun ke atas: 50-100 mg, 4-6 jam sekali (dosis maksimal 400 mg per hari)

3. Dosis Obat Omedrinat untuk Mual dan Muntah

Dosis obat untuk mual dan muntah adalah:

  • Dewasa: 50-100 mg, setiap 4-6 jam sekali (dosis maksimal 400 mg per hari)
  • Anak-anak 2-5 tahun: 12,5-25 mg, setiap 6-8 jam sekali (dosis maksimal 75 mg per hari)
  • Anak-anak 6-11 tahun: 25-50 mg, setiap 6-8 jam sekali (dosis maksimal 150 mg per hari)
  • Anak-anak 12 tahun ke atas: 50-100 mg, 4-6 jam sekali (dosis maksimal 400 mg per hari)

Pastikan untuk mengonsumsi obat Omedrinat sesuai dengan dosisnya agar efektivitas obat ini benar-benar optimal.

Petunjuk Penggunaan Obat Omedrinat

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat Omedrinat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan (atau sesuai petunjuk dokter)
  • Minumlah obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 8 jam sekali (untuk dosis 3 kali sehari). Tentukan jadwal minum obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa minum obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal minum obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari minum obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Imbangi konsumsi obat dengan minum air putih yang banyak dan istirahat yang cukup

Petunjuk Penyimpanan Obat Omedrinat

Obat harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan yang benar:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Omedrinat

Penggunaan obat mungkin akan menimbulkan gejala efek samping. Efek samping yang dimaksud antara lain:

  • Kantuk
  • Mulut kering dan pahit
  • Gangguan penglihatan
  • Sembelit (konstipasi)

Efek samping yang lebih serius meliputi:

  • Kejang
  • Gangguan irama jantung
  • Perubahan suasana hati
  • Sulit berkemih

Segera kunjungi dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas pasca mengonsumsi obat ini.

Interaksi Obat Omedrinat

Obat ini akan berinteraksi dengan sejumlah jenis obat-obatan, yaitu:

  • Hydrocodone
  • Alprazolam
  • Lorazepam
  • Zolpidem
  • Carisoprodol
  • Cyclobenzaprine
  • Cetirizine

Sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan di atas atau mintalah saran dari dokter.

Peringatan dan Perhatian Obat Omedrinat

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Obat dapat menyebabkan kantuk. Jangan konsumsi obat ini apabila hendak berkendara
  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda memiliki ketergantungan terhadap alkohol
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti kepala sembelit, penglihatan terganggu, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

  1. Anonim. Dimenhydrinate. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8645/dimenhydrinate-oral/details (Diakses pada 13 Oktober 2019)
  2. Anonim. Dimenhydrinate. https://www.drugs.com/mtm/dimenhydrinate.html (Diakses pada 13 Oktober 2019)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi