Nifedipine – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

nifedipin-doktersehat

DokterSehat.Com – Nifedipine obat apa? Nifedipin adalah obat yang bisa mengatasi masalah tekanan darah tinggi dan beberapa masalah lainnya. Obat nifedipin termasuk ke dalam kelas terapi antagonis kalsium.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat nifedipine termasuk informasi tentang bentuk sediaan nifedipin, kandungan nifedipine, harga obat nifedipin, indikasi nifedipin, kontraindikasi nifedipin, manfaat nifedipine, dosis nifedipine, dan efek samping nifedipine.

Rangkuman Informasi Obat Nifedipine

  • Nama                                       : Nifedipine
  • Golongan Obat                          : Antihipertensi » Antagonis Kalsium
  • Bentuk Sediaan                         : Tablet dan kapsul
  • Harga                                       : Rp1.700-2.200 per strip (10 tablet)
  • Manfaat                                    : Mengatasi hipertensi, angina, dan lainnya
  • Indikasi Penggunaan                  : Hipertensi, angina, raynaud, dan lainnya
  • Kontraindikasi                           : Kehamilan, hipotensi, diabetes mellitus
  • Dosis                                        : 10-90 mg per hari (tergantung kondisi)
  • Cara pakai                                : Oral setelah makan
  • Efek samping                            : Reaksi alergi, batuk, palpitasi, dan lainnya

Bentuk Sediaan Nifedipine

Obat nefidipin yang dijual di pasaran memiliki dua bentuk sediaan, yaitu tablet dan kapsul. Kekuatan dosis pada kedua bentuk sediaan obat nifedipine berbeda-beda. Obat nifedipin memiliki kekuatan dosis 5 mg, 10 mg, 20 mg, 30 mg, 60 mg, dan 200 mg.

Cara Kerja Nifedipin

Bahan aktif nefidipine memiliki cara kerja tertentu untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi dan beberapa masalah lainnya. Cara kerja nefidipine menurunkan tekanan darah adalah dengan mengendurkan atau melebarkan pembuluh darah.

Pembuluh darah yang melebar akan berakibat positif pada jantung. Beban kerja jantung pun akan berkurang dalam memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tekanan darah menjadi normal.

Selain itu, cara kerja nefidipine juga bisa mengontrol nyeri dada. Rasa nyeri dada akan berkurang dengan meningkatkan pasokan darah dan oksigen ke jantung. Cara kerja nefidipine akan bekerja dengan baik jika Anda mengonsumsi obat nefidipin sesuai aturan.

Harga Obat Nifedipin

Obat nefidipin dijual dengan harga yang berbeda-beda tergantung pada kebijakan toko yang menjual. Kisaran harga nefidipine adalah Rp1.700 – Rp2.200 per strip atau Rp17.000 – Rp22.000 per dos. Setiap satu dos nefidipine berisi 100 tablet.

Indikasi Nifedipine

Penggunaan obat nefidipine harus sesuai dengan indikasi medis. Obat nefidipin bisa digunakan pada pasien yang mengalami masalah hipertensi. Selain itu, nefidipine juga diindikasikan pada penderita penyakit angina, Raynaud, gagal jantung, dan jantung iskemik.

Jika Anda mengalami cegukan karena distensi lambung, maka Anda juga bisa menggunakan nefidipine. Obat nefidipin juga bisa dipakai pada pasien dengan masalah sedasi yang disertai dengan amnesia. Anda perlu mendapatkan rekomendasi dokter untuk bisa menggunakan nefidipine.

Kontraindikasi Nifedipin

Anda tidak bisa menggunakan obat nefidipin jika memiliki masalah medis yang merupakan kontraindikasi bagi nefidipine. Ibu hamil tidak boleh menggunakan obat nefidipin. Penderita porfiria, hipotensi, diabetes mellitus, dan insufisiensi jantung juga dikontraindikasikan terhadap penggunaan nefidipine.

Penggunaan obat nefidipine tidak bisa dilakukan kika Anda mengalami syok kardiogenik, stenosis aorta lanjut, penyakit arteri koroner yang parah, atau serangan jantung dalam 2 minggu terakhir.

Sebaiknya, konsultasikan juga dengan dokter agar mendapatkan pengganti obat yang lebih aman bagi kondisi medis Anda. Jika Anda memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap kandungan nefidipine, maka hindarilah penggunaannya. Penderita hipersensitivitas jika tetap menggunakan nefidipine akan menimbulkan reaksi alergi.

Manfaat Nifedipine

Manfaat obat nefidipin adalah untuk mencegah dan mengobati masalah tekanan darah tinggi.

Selain itu, obat nefidipine juga bisa mengendalikan nyeri dada atau angina. Penggunaan obat nefidipine bisa mengatasi masalah Raynaud, jantung iskemik, dan gagal jantung.

Jarang diketahui, obat nefidipin juga bermanfaat untuk mengatasi cegukan yang terjadi karena distensi lambung. Obat nefidipin juga bermanfaat untuk mengatasi sedasi yang disertai dengan amnesia.

Dosis Nifedipine

Pemakaian obat nefidipine haruslah sesuai dengan dosis yang tepat jika Anda ingin mendapatkan manfaat nefidipine.

Dosis nefidipine tidak sama untuk semua kondisi medis. Pada penderita hipertensi ringan hingga sedang membutuhkan dosis sebesar 30 mg dalam sehari atau 10 mg sebanyak 2 kali sehari.

Dosis tersebut juga berlaku untuk profilaksis angina. Ada kemungkinan peningkatan dosis hingga mencapai 40-90 mg sehari dalam dosis terbagi jika Anda membutuhkan. Peningkatan dosis nefidipine baru bisa dilakukan atas rekomendasi dokter.

Obat nefidipine untuk masalah medis Raynauld membutuhkan dosis awal sebanyak 10 mg dengan frekuensi 3 kali sehari. Jika diperlukan, dosis penunjang nefidipine adalah 5-20 mg sebanyak 3 kali sehari.

Minumlah obat nefidipine setelah makan. Hal ini bisa mencegah lambung Anda teriritasi. Cara pemakaian nefidipine pada penderita angina adalah dengan menggigit kapsul dan telan dengan cairan.

Namun, dosis nefidipine yang telah disebutkan di atas, bisa jadi berbeda dengan dosis yang diberikan dokter. Ikutilah dosis nefidipine yang telah dianjurkan oleh dokter karena dokter lebih mengetahui kebutuhan Anda sesuai dengan kondisi medis.

Efek Samping Nifedipine

Efek samping nefidipine pada penderita hipersensitivitas adalah reaksi alergi. Reaksi alergi yang timbul ditandai dengan ruam, gatal, pusing, sakit perut, mual, muntah, dan sesak napas.

Beberapa efek samping nefidipine yang umum terjadi adalah:

  • Mual
  • Mulas
  • Muka merah
  • Denyut jantung meningkat (takikardi)
  • Batuk
  • Hidung tersumbat
  • Jantung berdebar
  • Kram otot
  • Tremor
  • Edema kaki
  • Nyeri dada
  • Nyeri mata
  • Hiperplasia gusi
  • Perubahan kebiasaan buang air kecil
  • Perubahan suasana hati
  • Berkeringat
  • Depresi.

Penggunaan nefidipine juga bisa menimbulkan beberapa efek samping yang parah seperti angina yang memburuk, masalah kardiovaskular, hipotensi, dan pingsan. Meskipun demikian, kondisi ini jarang terjadi.

Hentikanlah segera penggunaan obat nefidipine jika Anda mengalami salah satu atau beberapa efek samping yang telah disebutkan. Sebaiknya, Anda juga mengunjungi dokter atau segera mencari bantuan medis terdekat agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Ini bertujuan agar efek samping tidak berkembang lebih parah lagi.

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM. NIFEDIPIN. http://pionas.pom.go.id/monografi/nifedipin [diakses pada 11 April 2019]
  2. Drugs: Nifedipine. https://www.drugs.com/nifedipine.html [diakses pada 11 April 2019]
  3. MedlinePlus: Nifedipine. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a684028.html [diakses pada 11 April 2019]
  4. DrugInfoSys: Nifedipine. http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=515&type=1 [diakses pada 11 April 2019]