Neuralgin: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-neuralgin-doktersehat
Photo source: Kalbemed.com

DokterSehat.Com – Neuralgin obat apa? Neuralgin adalah obat yang digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, rematik, nyeri sendi, nyeri pasca operasi, artralgia, dan lainnya. Obat neuralgin RX memiliki beberapa kandungan, yaitu metampiron, tiamin, piridoksin, sianokobalamin, dan trimetilxantin.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat neuralgin termasuk informasi tentang indikasi neuralgin, kontraindikasi neuralgin, bentuk sediaan neuralgin, manfaat neuralgin, dosis neuralgin, dan efek samping neuralgin.

Rangkuman Informasi Obat Neuralgin

Nama Obat Neuralgin RX
Kandungan Obat Methampyrone 500 mg, Thiamine HCl 50 mg, Pyridoxine HCl 10 mg, Cyanocobalamin 10mcg, Trimethylxanthine 50 mg
Kelas Obat Antinyeri
Kategori Obat Resep
Manfaat Obat Membantu mengatasi nyeri terkait gangguan saraf seperti neuritis atau neuralgia.
Kontraindikasi Anak < 14 tahun, ulkus peptikum, ibu hamil dan menyusui, hipersensitif terhadap metampiron, bronkospasme, alergi rinitis dan urtikaria karena asetosal.

Indikasi Neuralgin

Obat neuralgin bisa digunakan pada beberapa kondisi. Para pasien yang ingin meredakan sakit kepala, sakit gigi dan beberapa nyeri seperti nyeri haid, nyeri pasca operasi, nyeri karena kanker dan nyeri sendi bisa menggunakan obat neuralgin.

Neuralgin bisa mengatasi beberapa nyeri yang telah disebutkan mulai tingkat ringan hingga sedang. Para pasien dengan keluhan pada kandung kemih, penyakit rematik, kolik ginjal, mialgia, neuralgia, dan artralgia bisa diberikan neuralgin untuk mengatasi masalah tersebut.

Kontraindikasi Neuralgin

Ada beberapa kontraindikasi yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat neuralgin. Neuralgin memiliki kontraindikasi pada penderita ulkus peptikum dan bronkospasme. Selain itu, pasien yang memiliki alergi rinitis juga tidak boleh minum obat neuralgin.

Pasien  yang menderita urtikaria juga tidak bisa mengonsumsi neuralgin. Akan tetapi, urtikaria yang memiliki kontraindikasi terhadap obat neuralgin adalah urtikaria yang disebabkan karena asetosal dan bukan karena hal lain.

Para ibu hamil dan ibu menyusui tidak bisa menggunakan obat neuralgin. Hal ini bisa mengganggu kehamilan dan kelancaran produksi air susu ibu (ASI). Kontraindikasi juga berlaku bagi anak-anak dengan usia di bawah 14 tahun.

Bagi Anda yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap metampiron maka jangan menggunakan neuralgin dikarenakan bisa memicu terjadinya reaksi alergi. Reaksi alergi bisa berupa gatal, ruam kulit, sakit kepala, mual, muntah, dan bengkak.

Bentuk Sediaan Neuralgin

Obat neuralgin yang ada di pasaran tersedia dalam bentuk sediaan kaplet salut selaput. Di dalam obat neuralgin mengandung beberapa kandungan dengan komposisi metampiron 500 mg, tiamin hidroklorida 50 mg, piridoksin hidroklorida 10 mg, sianokobalamin  10 mcg, dan trimetilxantin 50 mg.

Manfaat Neuralgin

Obat neuralgin memiliki beberapa manfaat yang bisa meredakan beberapa masalah. Manfaat neuralgin bisa untuk mengatasi sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri pasca operasi, nyeri karena kanker dan nyeri sendi.

Selain itu, neuralgin juga bisa mengatasi keluhan pada kandung kemih, penyakit rematik, kolik ginjal, mialgia, dan artralgia. Kandungan metampiron yang ada di dalam neuralgin merupakan obat analgesik dan antiinflamasi.

Metampiron akan menghambat prostaglandin melalui hambatannya pada enzim cyclooxygenase. Melalui kandungan vitamin B, manfaat neuralgin bisa membantu mengatasi gangguan saraf seperti neuritis atau neuralgia.

Dosis Neuralgin

Patuhilah dosis neuralgin yang tertera pada kemasan atau yang dianjurkan oleh dokter. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan manfaat neuralgin yang telah disebutkan di atas. Dosis neuralgin untuk orang dewasa adalah 1 hingga 2 kaplet sebanyak 3-4 kali dalam sehari.

Dosis neuralgin untuk anak-anak di atas usia 14 tahun adalah 1/2 hingga 1 kaplet sebanyak 3-4 kali sehari. Akan tetapi, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya kepada anak-anak.

Efek Samping Neuralgin

Penggunaan obat neuralgin selain mendatangkan manfaat, bisa juga memberikan beberapa efek samping. Efek samping neuralgin yang bisa terjadi dikarenakan beberapa hal seperti overdosis, alergi, interaksi obat, dan lainnya.

Efek samping neuralgin adalah terganggunya ginjal, pembekuan darah, saluran pencernaan, dan sistem kardiovaskular.

Para pasien atau konsumen yang memiliki alergi dan hipersensitivitas akan mengalami efek samping berupa reaksi alergi. Pada umumnya, reaksi alergi akan ditandai dengan beberapa hal yaitu ruam kulit, gatal-gatal, sakit kepala, mual, muntah, sesak napas, dan bengkak.

Pembengkakan karena reaksi alergi bisa terjadi di tiga area. Ketiga area tersebut adalah bagian wajah, bibir, dan mata. Segeralah mencari bantuan medis terdekat atau pergi ke dokter apabila mengalami reaksi alergi tersebut.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami salah satu efek samping seperti berikut, terutama jika efek samping bertahan lama, antara lain:

  • Vasokonstriksi.
  • Kekakuan arteri kronis.
  • Motilitas gastrointestinal.
  • Sekresi asam lambung.
  • Kelainan kongenital.
  • Keguguran.
  • Kegelisahan.
  • Kulit gatal.
  • Sulit menelan.
  • Batuk.

Perlu diketahui juga, efek samping neuralgin bisa terjadi di luar penjelasan seperti di atas.

Interaksi Obat

Sebelum mengonsumsi neuralgin, beri tahu dokter tentang obat non resep yang sedang Anda konsumsi, penyakit yang sudah ada sebelumnya, dan kondisi kesehatan saat ini

Beberapa kondisi kesehatan mungkin membuat Anda lebih rentan terhadap efek samping obat. Konsumsi neuralgin sesuai arahan dokter dan beritahu dokter jika kondisi Anda tidak berubah atau menjadi lebih buruk.

Sementara itu, jika Anda menggunakan obat lain atau produk yang dijual bebas pada saat yang sama, efek neuralgin dapat berubah. Hal ini dapat meningkatkan efek samping serius atau menyebabkan obat neuralgin tidak bekerja dengan baik.

Beri tahu dokter tentang semua obat, vitamin, dan suplemen herbal yang Anda gunakan sehingga dokter dapat membantu mencegah atau mengelola interaksi obat. Neuralgin  dapat berinteraksi dengan obat dan produk berikut ini:

  • Amiodarone.
  • Arsenic trioxide.
  • Chloramphenicol.
  • Cimetidine.
  • Disulfiram.
  • Ephedrine.
  • Fluoroquinolones.
  • Folic acid.
  • Furosemide.
  • Gabapentin.

Informasi Penting Lainnya Tentang Neuralgin

Melewatkan Satu Dosis

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera konsumsi setelah Anda mengingatnya. Namun, jika mendekati waktu konsumsi obat berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal pemberian dosis.

Jangan gunakan dosis tambahan untuk mengganti dosis yang terlewat. Konsultasilah dengan dokter untuk membahas perubahan dalam jadwal dosis atau jadwal baru untuk menebus dosis yang terlewatkan—jika Anda telah melewatkan terlalu banyak dosis.

Overdosis

  • Jangan menggunakan lebih dari dosis yang ditentukan. Minum lebih banyak obat tidak akan memperbaiki gejala karena hal itu justru dapat menyebabkan keracunan atau efek samping yang serius.
  • Jangan memberikan neuralgin pada orang lain walaupun Anda tahu orang tersebut memiliki kondisi yang sama, karena hal ini berisiko menyebabkan overdosis.

Penyimpanan

  • Simpan obat-obatan pada suhu kamar, jauh dari panas dan cahaya matahari langsung. Jauhkan obat-obatan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke dalam drainase kecuali diperintahkan untuk melakukannya. Obat yang dibuang dengan cara ini dapat mencemari lingkungan.

Kedaluwarsa

Obat neuralgin yang kedaluwarsa dapat menjadi tidak efektif dalam mengobati gangguan kesehatan yang Anda alami. Agar mendapatkan hasil yang terbaik, penting untuk memantau masa kedaluwarsa obat.

Jika Anda memiliki penyakit kronis yang mengharuskan untuk mengonsumsi obat terus-menerus seperti kondisi jantung, kejang, dan alergi yang mengancam jiwa, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi neuralgin.

 

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau dr. Jati Satriyo

Sumber:

  1. Neuralgin RX Capsule. https://www.tabletwise.com/indonesia/neuralgin-rx-capsule. (Diakses pada 1 November 2019).
  2. Neuralgin RX. https://www.kalbe.co.id/products/ArtMID/456/ArticleID/11/Neuralgin-RX. (Diakses pada 1 November 2019).
  3. Neuralgin Rx. http://pionas.pom.go.id/obat/neuralgin-rx. (Diakses pada 1 November 2019).
  4. Neuralgin RX. http://mims.com/indonesia/drug/info/neuralgin%20rx/neuralgin%20rx?lang=id#Content. (Diakses pada 1 November 2019).