Miconazole: Manfaat, Dosis, Efek Samping

miconazole-doktersehat

DokterSehat.Com – Miconazole obat apa? Miconazole adalah obat antijamur yang digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi jamur pada kulit dan juga rongga mulut. Obat ini bekerja dengan cara merusak struktur sel jamur sehingga pertumbuhan jamur pun terhambat sehingga jamur pun mati. Obat ini merupakan obat luar yang biasanya hadir dalam bentul gel oral, krim, salep, atau bedak.

Beberapa merek dagang Miconazole yang bisa Anda temui disaparan adalah seperti Funtas, Locoriz, Moladerm, Mycorine, Mycozol, Sporend, Zolagel, Mycorine, Mycozol Cream, Daktarin, Daktarin Oral Gel, Daktazol, Fungares, Mexoderm, Micoskin, Micrem.

Manfaat Miconazole

Secara umum, manfaat Miconazole adalah untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit dan rongga mulut. Berdasarkan manfaatnya ini, berikut adalah beberapa kondisi spesifik yang bisa diatasi oleh Miconazole:

  • Kandidiasis kulit
  • Kandidiasis rongga mulut
  • Tinea pedis atau kutu air
  • Dermatofitosis atau kurap
  • Tinea crutis kurap di bagian selangkangan
  • Tinea versicolor atau panu.

Miconazole merupakan jenis obat antijamur sehingga hanya memiliki manfaat untuk mengatasi infeksi akibat jamur. Obat ini tidak dapat digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri.

Dosis Miconazole

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya Miconazole hadir dalam berbagai sediaan yaitu oral gel, krim, salep, hingga bedak. Kandungan Miconazole dalam setiap sediaan juga berbeda-beda. Berikut adalah dosis Miconazole berdasarkan komposisi yang umum tersedia:

1. Kandidiasis mulut

Miconazole yang digunakan untuk mengatasi candidiasis rongga mulut harus berupa sediaan gel oral. Berikut adalah dosis yang disarankan untuk oral gel dengan kandungan Miconazole 20 mg/gram:

  • Dewasa atau anak di atas 2 tahun: 2.5 ml, diaplikasikan sebanyak 4 kali sehari.

2. Infeksi jamur pada kulit

Miconazole yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit bisa menggunakan sediaan krim, salep, maupun bedak. Berikut adalah dosis yang disarankan untuk penggunaan bedak, krim, dan salep yang umumnya mengandung 2% Miconazole:

  • Dewasa atau anak di atas 2 tahun: 2 kali sehari, lakukan selama 2-6 minggu. Aplikasikan obat secukupnya pada bagian kulit yang terinfeksi.

Dosis di atas adalah dosis yang lazim diberikan. Gunakanlah obat sesuai dengan resep dokter atau sesuai dengan dosis yang disarankan pada kemasan obat. Jangan mengganti dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter sebelumnya.

Efek Samping Miconazole

Setiap obat memiliki potensi untuk menimbulkan efek samping, begitu juga dengan Miconazole. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin muncul dari penggunaan Miconazole berdasarkan sediaannya.

Efek samping Miconazole gel oral:

  • Mual
  • Mulut kering
  • Perubahan kemamuan lidah dalam mengecap rasa
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Nyeri di ulu hati

Efek samping Miconazole krim, bedak, atau salep:

  • Iritasi kulit
  • Sensasi terbakat pada kulit
  • Reaksi alergi

Efek samping yang disebutkan di atas tidak selalu terjadi. Efek samping umumnya terjadi hanya pada kondisi pasien tertentu atau akibat dari penggunaan dosis yang kurang tepat. Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti yang sudah disebutkan maupun gejala lainnya, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan ke dokter.

Interaksi Obat

Penggunaan Miconazole bersamaan dengan obat lainnya dapat memicu intekrasi obat yang bisa meningkatkan efek samping dan bisa mengganggu kinerja kedua obat. Berikut adalah beberapa daftar obat yang sebaiknya tidak digunakan bersama dengan Micinazole:

  • Alprazolam
  • Midazolam
  • Carbamazepine
  • Methylprednisolone
  • Tacrolimus
  • Phenytoin
  • Glibenclamide
  • Lovastatin
  • Simvastatin
  • Warfarin
  • Terfenadine
  • Cisapride
  • Pimozide
  • Clozapine
  • Apixaban
  • Amiodarone
  • Fentanyl
  • Ifosfamide
  • Oxycodone
  • Naloxegol

Selain daftar obat di atas, kemungkinan masih terdapat obat lainnya yang bisa menimbulkan interaksi obat jika digunakan bersama Miconazole. Selalu diskusikan dengan dokter Anda tengtang pengobatan lain yang mungkin sedang Anda jalani untuk mencegah terjadinya interaksi obat.

Perhatian dan Peringatan

Umumnya Miconazole masuk ke dalam golongan obat bebas terbatas yang artinya Miconazole merupakan obat keras namun masih bisa didapatkan tanpa harus melalui resep dokter, namun disertai dengan peringatan. Demi keamanan penggunaan obat ini, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Jangan gunakan obat ini pada pasien yang memiliki riwayat alergi Miconazole atau obat-obatan sejenisnya.
  • Penggunaan obat ini pada wanita hamil, ibu menyusui, dan anak usia di bawah 2 tahun harus di bawah pengawasan dokter.
  • Penggunaan obat ini pada anak usia di atas 2 tahun dan di bawah 12 tahun harus diawasi oleh orang dewasa.
  • Jangan gunakan obat ini untuk perawatan jangka panjang. Jika gejala tidak kunjung membaik, segera konsultasi kembali pada dokter.