Obat Metrix: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

obat metrix-doktersehat

DokterSehat.com – Obat metrix adalah jenis obat generik yang digunakan untuk menangani diabetes tipe 2 dengan cara mengontrol gula darah. Ketahui apa itu obat metrix, manfaat, cara kerja, dosis, dan efek sampingnya.

Informasi Umum Obat Metrix

Berikut ini adalah informasi umum obat metrix, meliputi:

Nama obat Metrix
Kandungan Obat Glimepiride
Kategori  obat Harus sesuai resep dokter
Manfaat obat Mengurangi level gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 2
Sediaan obat Tablet 1, 2, 3, 4 mg
Harga obat Metrix 3 Mg Rp7.645 /Tablet

Apa Itu Obat Metrix

Metrix adalah obat yang mengandung glimepiride yaitu untuk mengendalikan kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Obat Metrix digunakan sebagai kombinasi dengan diet sehat dan olahraga.

Penderita diabetes tipe 2 harus benar-benar menjaga level gula darah untuk mengurangi risiko kerusakan ginjal, masalah saraf, kebutaan, serangan jantung, dan masalah fungsi seksual.

Obat Metrix adalah obat dalam kelas sulfonylureas yang juga digunakan sebagai kombinasi terapi yang artinya diminum bersama obat lain sesuai anjuran dokter.

Manfaat Obat Metrix

Berikut ini adalah manfaat obat metrix, meliputi:

  • Pengobatan untuk pasien diabetes tipe 2.
  • Mengontrol kadar glukosa darah.
  • Mempermudah transport insulin.

Obat metrix mungkin juga bermanfaat untuk pengobatan lainnya yang tidak tercantum di panduan kesehatan ini.

Dosis Obat Metrix

Berikut ini adalah panduan dosis obat metrix untuk menangani diabetes tipe 2, yaitu:

  • Dosis Dewasa (18 – 64 tahun)

Dosis obat metrix awal yang dianjurkan adalah 1 mg atau 2 mg diminum sekali sehari setelah makan. Setelah mencapai dosis 2 mg per hari, dokter Anda dapat meningkatkan dosis Anda sebesar 1 mg atau 2 mg berdasarkan kadar gula darah Anda.

Dokter dapat meningkatkan dosis Anda setiap 1 hingga 2 minggu hingga kadar gula darah Anda terkontrol. Dosis maksimum yang dianjurkan adalah 8 mg diminum sekali sehari.

  • Dosis Anak (Di Bawah 17 Tahun)

Obat metrix tidak dianjurkan untuk anak-anak atau remaja muda di bawah 18 tahun karena dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping seperti berat badan menurun, gula darah menurun, dan pertumbuhan tubuh.

  • Dosis Senior (65 tahun ke atas)

Dosis obat metrix awal adalah 1 mg diminum sekali sehari setelah makan. Dokter akan menyesuaikan dosis berdasarkan kadar gula darah Anda. Dosis maksimum yang disarankan adalah 8 mg diminum sekali sehari.

Manula akan lebih sensitif dengan kandungan glimepiride dan mungkin menyebabkan efek samping seperti penurunan fungsi ginjal, maka dokter biasanya tidak langsung memberikan dosis obat metrix yang tinggi.

Berikut ini adalah dosis obat metrix untuk beberapa kondisi kesehatan, termasuk:

  • Penderita Ginjal: 1 mg obat metrix sehari satu kali diminum setelah makan. Dosis lanjutan akan disesuaikan agar tidak berisiko gula darah jadi turun.
  • Penyakit Hati: Dosis obat metrix lebih rendah karena penderita lebih sensitif. Dokter akan memberi arahan untuk dosis lanjutan.
  • Penderita Gagal Ginjal: 1 mg obat metrix satu hari sekali. Dosis lanjutan mengikuti kadar gula darah.
  • Osteoporosis: 30-100 mg natrium glimepiride per hari secara oral.

Panduan dosis obat metrix ini tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Sebaiknya Anda cek gula darah dan konsultasikan pada dokter dosis yang tepat.

Cara Kerja Obat Metrix

Cara kerja obat metrix adalah dengan membantu pankreas untuk melepaskan insulin. Apa itu insulin? Insulin adalah bahan kimia alami yang diproduksi oleh tubuh untuk memindahkan gula atau glukosa dari aliran darah ke sel-sel untuk dijadikan energi tubuh.

Penderita diabetes tipe 2 tidak menghasilkan insulin yang cukup bagi tubuh atau tidak dapat menggunakannya dengan baik sehingga glukosa berhenti di darah tidak menjadi energi.

Obat metrix di sini untuk membantu mengendalikan kadar gula darah dalam pelepasan insulin menjadi energi, sehingga penderita diabetes tipe 2 memiliki kadar gula darah normal dan dapat beraktivitas dengan normal.

Interaksi Obat Metrix

Obat metrix memiliki kandungan glimepiride yang keras dan mungkin berinteraksi dengan beberapa jenis obat lain. Jika Anda sudah berkonsultasi ke dokter sebelum minum obat ini, dokter pasti sudah paham dengan interaksi yang mungkin terjadi.

Glimepiride memiliki interaksi sedang dengan 146 obat lainnya dan interaksi ringan dengan 89 obat lainnya, termasuk:

  • asam aminolevulinic
  • etanol
  • lumacaftor
  • ivacaftor
  • metil aminolevulinat

Sebelum minum obat metrix harap konsultasi ke dokter dan ceritakan riwayat kesehatan Anda secara jelas untuk mengurangi interaksi atau efek lainnya.

Efek Samping Obat Metrix

Efek samping umum Glimepiride meliputi:

  • Gula darah rendah (hypoglycemia)
  • Pusing
  • Lemah dan letih
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Alergi kulit
  • Ruam dan gatal
  • Diare
  • Gangguan gastrointestinal
  • Imunitas melemah
  • Sel darah merah rendah
  • Sel darah putih rendah
  • Hipersensitivitas

Informasi ini tidak mengandung semua kemungkinan efek samping dan lainnya dapat terjadi. Periksa dengan dokter Anda untuk informasi tambahan tentang efek samping obat metrix.

Peringatan Obat Metrix

Kandungan glimepiride digunakan sebagai pengobatan jangka panjang untuk penderita diabetes tipe 2 dan memiliki resiko bila tidak diminum sesuai anjuran.

  • Konsultasi dengan dokter jika Anda ingin minum obat metrix saat sedang hamil atau menyusui.
  • Dosis harus sesuai resep dokter.
  • Jika Anda tidak minum obat glimepiride, gula darah Anda mungkin akan tinggi dan akan berpengaruh pada kondisi kesehatan lainnya.
  • Jika Anda minum obat metrix melebihi dosis, Anda harus segera cek gula darah Anda karena bisa jadi gula darah jadi rendah.
  • Jika lupa minum obat metrix, Anda dapat minum satu kali dosis beberapa jam setelahnya.
  • Jika obat metrix tidak manjur untuk Anda, konsultasikan dengan dokter.

Itulah informasi tentang metrix obat apa, manfaat, dosis, cara kerja, dan efek sampingnya. Pada dasarnya, informasi kesehatan ini tidak dapat menggantikan konsultasi dengan dokter langsung.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

Sumber:

  • Multum, Cerner. 2019. Glimepiride. https://www.drugs.com/mtm/glimepiride.html. (Diakses pada 12 September 2019).
  • WebMD. 2019. Glimepiride. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12271/glimepiride-oral/details. (Diakses pada 12 September 2019).
  • RxList. 2019. Glimepiride. https://www.rxlist.com/consumer_glimepiride_amaryl/drugs-condition.htm#what_other_drugs_interact_with_fluoride. (Diakses pada 12 September 2019).
  • University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2017. Glimepiride. https://www.healthline.com/health/glimepiride/oral-tablet. (Diakses pada 12 September 2019).