Terbit: 19 September 2018 | Diperbarui: 21 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Mefinal obat apa? Mefinal adalah obat yang mengandung asam mefenamat yang biasa digunakan untuk mengatasi peradangan. Obat mefinal merupakan obat analgesik yang termasuk ke dalam kelompok obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID).

Mefinal – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat mefinal termasuk informasi tentang indikasi mefinal, kontraindikasi mefinal, bentuk sediaan mefinal, manfaat mefinal, dosis mefinal, dan efek samping mefinal.

  • Nama: Mefinal
  • Kelas Terapi: Analgesik » Analgesik Non-Opioid
  • Monografi Obat: Asam Mefenamat

Indikasi Mefinal

Pemberian obat mefinal yang mengandung asam mefenamat bisa diberikan kepada pasien atau konsumen yang sedang mengalami peradangan dan merasakan rasa sakit di dalam tubuh. Peradangan ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal.

Pasien atau konsumen yang memiliki keluhan sakit kepala mulai dari tingkat ringan hingga sedang bisa diberikan obat mefinal. Selain itu, pasien yang sedang sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri setelah menjalani operasi juga bisa menggunakan obat mefinal, kecuali untuk pasien pasca operasi penyakit jantung koroner.

Wanita yang cenderung mengalami nyeri haid atau dismenor boleh mengonsumsi obat mefinol untuk mengurasi rasa nyeri karena haid. Pasien atau konsumen yang sedang merasakan rasa nyeri karena trauma juga boleh menggunakan obat mefinal.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Kontraindikasi Mefinal

Ada beberapa kontraindikasi yang bisa dialami oleh pasien atau konsumen tertentu. Beberapa kontraindikasi terhadap obat mefinal harus dihindari. Apabila pasien yang memiliki kontraindikasi terhadap obat mefinal tetap meminum obat mefinal maka bisa menimbulkan beberapa efek samping.

Kontraindikasi terhadap obat mefinal adalah radang usus besar dan nyeri setelah menjalani operasi Coronary Artery Bypass Grafting (CABG). Pasien yang telah menjalani operasi CABG yaitu operasi untuk mengobati penyakit jantung koroner tidak boleh memakai obat mefinal.

Bentuk Sediaan Mefinal

Obat mefinal yang beredar di pasaran memiliki bentuk sediaan berupa Kaptabs salut selaput. Bentuk sediaan obat mefinal dalam bentuk kaptabs salut selaput terdiri dari dua jeniskandungan asam mefenamat yaitu 500 mg dan 250 mg.

Manfaat Mefinal

Anda bisa mendapatkan beberapa manfaat obat mefinal. Manfaat mefinal bisa didapatkan dengan catatan Anda mengonsumsinya sesuai dengan dosis yang tepat. Obat mefinal memiliki manfaat utama yaitu meredakan peradangan.

Cara kerja obat mefinal untuk meredakan peradangan adalah dengan mengurangi hormon yang menyebabkan peradangan dan rasa sakit di dalam tubuh. Manfaat mefinal lainnya adalah bisa mengurangi rasa nyeri karena sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot dan nyeri haid.

Pasien atau konsumen yang memiliki rasa nyeri akibat trauma dan setelah menjalani operasi tertentu juga bisa mendapatkan manfaat mefinal. Namun, khusus pasien yang menjalani operasi CABG tidak bisa mendapatkan manfaat dan malah sebaliknya akan mengalami kontraindikasi.

Dosis Mefinal

Manfaat mefinal yang bisa mengurangi rasa nyeri akibat peradangan bisa didapatkan dengan mengikuti dosis mefinal yang dianjurkan oleh dokter. Dosis mefinal adalah 500 mg sebanyak 3 kali sehari untuk orang dewasa sebagai dosis awalan.

Dosis mefinal tersebut tidak boleh diberikan melebihi tujuh hari. Minumlah obat mefinal setelah makan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya iritasi lambung. Jangan lupa untuk memberitahu tentang semua keluhan Anda dan terapi obat yang sedang Anda jalani kepada dokter Anda.

Efek Samping Mefinal

Ada beberapa efek samping mefinal yang bisa ditimbulkan karena dosis berlebih atau adanya kontraindikasi dan alasan lainnya. Efek samping mefinal bisa menyebabkan diare dan juga anemia hemolitika. Apabila Anda mengalami efek samping tersebut maka hentikanlah penggunaan obat mefinal.

Efek samping mefinal lainnya yang bisa terjadi adalah hipoplasia sumsum tulang, leukopenia, eosinofilia, pansitopenia, dan purupura trombositopenia. Gangguan sistem darah dan limfatik juga bisa terjadi sebagai efek samping mefinal yang lain.

Apabila obat mefinal memiliki efek samping terhadap sistem syaraf maka bisa memicu terjadinya meningitis aspetik. Efek samping berupa kejang akan terjadi apabila overdosis obat mefinal. Obat mefinal memiliki efek samping yang ringan adalah berupa rasa kantuk.

Para pasien yang memiliki hipersensitivitas atau alergi akan memiliki efek samping berupa reaksi alergi. Beberapa tanda reaksi alergi tersebut seperti sesak napas, sakit kepala atau pusing, mual, muntah, gatal-gatal, ruam kulit, dan mengalami pembengkakan pada bagian bibir, wajah, dan mata. Segeralah mencari bantuan medis apabila Anda mengalaminya.

 

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id
  2. Us National Library of Medicine: http://medlineplus.gov
  3. Drugs.com


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi