Terbit: 24 Januari 2021 | Diperbarui: 25 Januari 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Letonal adalah obat untuk mengatasi hipertensi, hipokalemia, edema, gagal jantung, dll. Ketahui Letonal obat apa, fungsi, dosis, aturan pakai, dan efek sampingnya dalam pembahasan ini.

Letonal: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Letonal 

 Nama Obat

 Letonal 

 Kandungan Obat

 Spironolactone 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

 Kelas Obat

 Diuretik

 Kategori Obat

 Obat resep 

 Manfaat Obat

 Obat diuretik untuk hipertensi, hipokalemia, gagal ginjal, dan edema. 

 Kontraindikasi Obat

  • Anuria
  • Hiperkalemia
  • Insufisiensi ginjal akut
  • Gangguan fungsi ginjal yang signifikan
  • Hipersensitivitas Spironolakton

 Sediaan Obat

 Tablet (oral)

 Harga Obat

 Rp76.430/tablet

Letonal Obat Apa?

Letonal adalah obat diuretik hemat kalium (pil air) yang bekerja untuk mencegah penyerapan garam terlalu banyak dan menjaga kadar kalium agar tidak terlalu rendah. Obat ini mengandung spironolactone sebagai bahan aktif utama untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), kadar kalium yang rendah dalam darah (hipokalemia), dan gagal ginjal.

Spironolactone juga digunakan untuk mengatasi retensi cairan atau kelebihan cairan dalam tubuh (edema/pembengkakan) pada pasien gagal jantung kongestif, sirosis hati, atau kelainan ginjal yang disebut sindrom nefrotik. Obat ini juga digunakan untuk mendeteksi kelebihan aldosteron dalam tubuh. Aldosteron adalah hormon yang mengatur keseimbangan air dalam tubuh. 

Merek Dagang Letonal 

Letonal adalah merek dagang dari obat generik Spironolactone. Obat dengan kandungan spironolactone yang sama dipasarkan dengan merek dagang lain seperti Aldactone dan CaroSpir. Tanyakan pada apoteker Anda bila ada merek dagang lain dari obat spironolactone.

Fungsi Obat Letonal

Fungsi obat Letonal adalah mengontrol kadar kalium dalam darah dan mencegah tubuh agar tidak menyerap banyak garam. Obat Letonal juga berfungsi untuk indikas sebagai berikut: 

  • Mengatasi edema (pembengkakan akibat penimbunan cairan dalam tubuh).
  • Terapi tambahan untuk hipertensi maligna (tekanan darah tinggi yang meningkat drastis). 
  • Mengatasi hipertensi esensial (tekanan darah tinggi dengan penyebab yang tidak diketahui). 
  • Mencegah hipokalemia (kadar kalium dalam darah yang terlalu rendah).
  • Kondisi edema lain pada pasien dengan gagal jantung kongestif, sirosis hati (dengan atau tanpa asites), sindrom nefrotik, edema idiopatik.
  • Pengobatan untuk hirsutisme pada wanita (pertumbuhan abnormal rambut seperti pria). 
  • Mendeteksi bila ada kelebihan hormon aldosteron, hormon pengatur keseimbangan cairan tubuh. 

Itulah beberapa fungsi utama dari bahan aktif spironolactone. Obat yang sama mungkin berguna untuk indikasi lain yang belum tercantum dalam informasi ini. 

Peringatan Obat Letonal

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat spironolactone, sebagai berikut: 

  • Minum obat sesuai dengan resep dokter. 
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat spironolactone, obat diuretik, serta obat atau kandungan lainnya.
  • Konsultasi pada dokter sebelum menggunakan obat ini bila Anda sedang hamil, berencana hamil dalam waktu dekat, atau ibu menyusui. 
  • Beri tahu dokter semua obat yang sedang Anda gunakan. 
  • Jangan gunakan obat ini untuk kondisi apa pun tanpa pemeriksaan dokter.

Demi keamanan sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter bila Anda mengalami kondisi sebagai berikut: 

  • Masalah ginjal. 
  • Kadar kalium dalam darah terlalu tinggi. 
  • Memiliki penyakit Addison. 
  • Buang air tidak lancar. 
  • Ketidakseimbangan elektrolit. 
  • Penyakit liver. 
  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol selama kehamilan
  • Penyakit jantung. 
  • Masalah ginjal. 

Perhatikan peringatan tersebut demi keamanan dan efektivitas obat. Silakan tanyakan pada dokter atau apoteker untuk panduan lengkap penggunaan obat spironolactone ini sesuai kondisi Anda.

Interaksi Obat Letonal 

Interaksi obat adalah reaksi yang mungkin terjadi bila Anda menggunakan dua obat atau lebih tanpa aturan dokter. Obat-obatan tersebut mungkin akan mengalami penurunan atau peningkatan fungsi sehingga efek samping rentan terjadi.

Berikut ini interaksi obat spironolactone dengan obat lain: 

  • Jangan menggunakan suplemen kalium atau obat untuk kalium rendah lainnya bersamaan dengan obat spironolactone karena akan memicu hiperkalemia. 
  • Spironolactone mengurangi respon vaskular terhadap noradrenalin.
  • Jangan menggunakan obat spironolactone dengan obat carbenoxolone secara bersamaan. 
  • Jangan menggunakan obat eplerenone dan spironolactone bersamaan. 

Beri tahu dokter tentang semua obat-obatan Anda yang sedang Anda gunakan, terutama:

  • Colchicine
  • Obat diuretik lain
  • Digoksin
  • Lithium
  • Loperamide
  • Trimetoprim
  • Obat jantung atau tekanan darah
  • Obat untuk mencegah penggumpalan darah
  • OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid) seperti aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve), celecoxib, diklofenak, indometasin, meloxicam, dan lainnya.

Daftar ini buka daftar lengkap. Obat lain dapat berinteraksi dengan spironolakton, termasuk obat resep, obat bebas, vitamin, suplemen, dan produk herbal. Sebaiknya beri tahu dokter semua daftar obat yang Anda gunakan. 

Efek Samping Letonal 

Berikut ini efek samping obat spironolactone yang mungkin terjadi: 

  • Mual dan muntah 
  • Lemah dan lelah 
  • Urine sedikit 
  • Nyeri dada 
  • Detak jantung tidak teratur 
  • Sulit bergerak 
  • Kenaikan kadar kalium
  • Masalah ketidakseimbangan elektrolit dengan gejala mual, cepat haus, nyeri otot, kelelahan, masalah koordinasi tubuh, dan merasa tidak seimbang. 

Segera hentikan penggunaan obat bila Anda mengalami gejala alergi parah atau efek samping serius. Konsultasi pada dokter untuk menghentikan efek samping tersebut.

Dosis Obat Letonal 

Dosis setiap pasien berbeda berdasarkan beberapa faktor, yaitu: 

  • Usia
  • Jenis kelamin 
  • Tingkat keparahan gejala 
  • Riwayat atau kondisi medis saat ini
  • Respon terhadap dosis pertama

Berikut ini dosis obat Letonal secara umum: 

  • Hipertensi esensial: 50-100 mg sehari. Dosis dapat ditingkatkan secara bertahap dengan interval 2 minggu menjadi 200 mg setiap hari untuk gejala parah.
  • Gangguan edema: Dosis harian dalam dosis terbagi atau dosis tunggal.
  • Gagal jantung kongestif: 100 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan bertahap hingga 200 mg per hari. Dosis pemeliharaan: 25-200 mg per hari.
  • Sindrom nefrotik: Dosis umum 100-250 mg sehari.
  • Edema idiopatik: Dosis umum 100 mg setiap hari.
  • Edema pada anak: Dosis awal 3,3 mg/kgBB/hari diberikan baik dosis tunggal maupun terbagi.
  • Hipertensi maligna: Terapi tambahan untuk sekresi aldosteron yang berlebihan, hipokalemia, dan metabolik alkalosis. Dosis awal 100 mg per hari. Dosis dapat ditingkatkan dengan interval 2 minggu menjadi 400 mg per hari.
  • Hipokalemia: Dosis 25 mg sampai 100 mg setiap hari umumnya digunakan untuk mengobati hipokalemia akibat diuretik ketika suplemen kalium oral dianggap tidak sesuai.
  • Hirsutisme pada wanita: Dosis umum 100 mg sampai 200 mg dalam dosis terbagi. Dosis 50 mg/hari juga terbukti efektif.

Dosis tersebut hanya berdasarkan dosis yang umum digunakan, bukan berdasarkan gejala masing-masing orang. Informasi ini sama sekali tidak dapat menggantikan resep obat dari dokter. 

Cara Pakai Letonal 

Berikut ini panduan cara minum spironolactone: 

  • Minum obat sesuai dosis dokter dan baca label cara penggunaan obat yang tertera di balik kemasan. 
  • Obat ini bisa Anda gunakan sebelum atau sesudah makan. 
  • Anda memerlukan tes kesehatan secara berkala tergantung gejala selama menggunakan obat ini. 
  • Jangan memberikan obat ini untuk orang lain walau dengan gejala yang mungkin sama. 
  • Jika Anda sedang menjalani perawatan karena tekanan darah tinggi, tetap gunakan obat ini bahkan jika Anda merasa sehat karena tekanan darah tinggi sering muncul tanpa gejala. 

Petunjuk Penyimpanan Letonal 

Berikut ini petunjuk penyimpanan obat-obatan secara umum:

  • Simpan obat pada tempat yang kering dan dalam suhu ruangan sekitar 20°C-25°C, dalam kotak P3K khusus atau wadah tertutup. 
  • Biarkan obat dalam kemasan asli agar Anda mudah mengecek tanggal kadaluarsanya. 
  • Jangan membuang sampah obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan dan ada risiko penyalahgunaan limbah obat.

Itulah pembahasan tentang Letonal obat apa. Letonal adalah obat untuk mengatasi hipertensi esensial dan indikasi terkait. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. 

 

  1. MIMS. 2020. Letonal Spironolactone. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/letonal?type=full. (Diakses pada 23 Januari 2021). 
  2. Sinha, Sanjai, MD. 2020. Spironolactone. https://www.drugs.com/spironolactone.html#directions. (Diakses pada 23 Januari 2021). 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi