Terbit: 23 Juni 2021
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Lameson adalah obat untuk mengatasi peradangan, alergi, penyakit autoimun, dan beberapa kondisi lainnya. Ketahui Lameson obat apa, komposisi, indikasi, aturan pakai, efek samping, dan informasi lainnya secara lengkap di sini.

Lameson: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Ringkasan Informasi Obat Lameson

Nama Obat Tremenza
Kandungan Obat 6?-methylprednisolone
Kelas Obat Obat batuk dan pilek
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Obat untuk mengatasi gejala batuk dan pilek.
Kontraindikasi Hipersensitif terhadap komposisi obat.
Sediaan Obat Tablet dan injeksi
Kategori Kehamilan dan Menyusui Kategori C
Harga Azithromycin Rp2.000/tablet

Lameson Obat Apa?

Lameson adalah merek obat dengan kandungan methylprednisolone (metilprednisolon). Methylprednisolone merupakan jenis obat kortikosteroid yang bekerja mengatasi peradangan, alergi, dan menekan reaksi sistem imun yang merugikan.

Selain untuk mengatasi peradangan dan alergi, obat ini juga bisa difungsikan sebagai terapi pengganti hormon untuk yang memiliki kondisi tubuh tidak dapat memproduksi hormon steroid yang mencukupi.

Manfaat Obat Lameson

Meninjau dari kandungan yang ada di dalam obat ini, secara umum manfaat Lameson adalah untuk mengatasi peradangan, alergi, dan juga penyakit autoimun. Berikut adalah beberapa kondisi yang biasa diatasi dengan Lameson:

  • Rinitis alergi.
  • Munculnya ruam-ruam merah dan gatal akibat alergi.
  • Asma.
  • Eksim atau dermatitis meliputi dermatitis atopik, kontak, hingga iritan.
  • Penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi.
  • Rematik dan demam rematik.
  • Penyakit autoimun seperti lupus dan Purpura idiopatik trombositopenik (sistem imun menyerang sel darah merah).
  • Anemia hemolitik.
  • Radang usus.
  • Ginjal bocor.
  • Limfoma Hodgkin.
  • Reaksi penolakan organ yang terjadi setelah transplantasi.

Beli obat methylprednisolone aman dan asli di sini!

Peringatan dan Perhatian

Sebelum menggunakan obat Lameson, berikut adalah beberapa hal yang harus menjadi perhatian dan peringatan bagi Anda:

  • Hindari penggunaan obat ini pada pasien dengan hipersensitivitas terhadap Metilprednisolon atau glukokortikoid.
  • Hindari penggunaan obat ini pada pasien dengan kondisi seperti osteoporosis, tukak lambung, gangguan fungsi psikologis, glaukoma, dan juga pasien dengan infeksi akibat parasit, virus, dan jamur sistemik.
  • Hari-hati penggunaan obat ini pada penderita diabetes.
  • Penggunaan obat ini pada wanita hamil dan ibu menyusui tidak disarankan, kecuali berdasarkan pertimbangan medis dari dokter.
  • Jangan gunakan obat ini untuk jangka panjang. Penghentian penggunaan obat harus secara bertahap dan harus melalui petunjuk dokter.
  • Konsultasikan dengan dokter tentang kondisi kesehatan Anda atau tentang pengobatan lain yang Anda jalani untuk menghindari adanya interaksi obat yang bisa mengganggu kinerja obat atau meningkatkan risiko timbulnya efek samping.
  • Diskusikan dengan dokter tentang makanan atau minuman yang mungkin tidak boleh dikonsumsi selama penggunaan obat ini untuk menghindari adanya interaksi obat.

Itu dia sekilas informasi tentang manfaat, dosis, efek samping, dan hal-hal yang harus diperhatikan dari penggunaan obat Lameson. Semoga bermanfaat!

Interaksi Obat Lameson

Interaksi obat adalah reaksi yang mungkin terjadi bila pasien mengonsumsi dua obat (atau lebih) pada waktu yang sama tanpa resep dokter. Reaksi tersebut dapat melemahkan atau meningkatkan fungsi obat, atau memicu efek samping.

Jangan konsumsi obat Lameson 4 mg atau 8 mg dengan obat berikut ini:

  • Antidiabetik
  • NSAID
  • Rifampisin
  • Barbiturat

Beri tahu dokter bila Anda sedang mengonsumsi jenis obat lain, termasuk obat resep, obat bebas, obat herbal, atau vitamin lainnya demi mencegah interaksi obat.

Baca Juga: 16 Jenis Penyakit Autoimun yang Sering Terjadi dan Patut Diwaspadai!

Efek Samping Lameson

Penggunaan dosis yang kurang tepat, penggunaan jangka panjang, dan kondisi tertentu bisa membuat obat ini menimbulkan efek samping. Berikut adalah efek samping Lameson yang pernah terindikasi:

  • Penumpukan lemak di wajah hingga membentuk wajah bulat.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Lemah otot.
  • Perut buncit atau obesitas sentral.
  • Menurunnya kepadatan tulang atau osteoporosis.
  • Meningkatkan kadar gula darah sehingga berbahaya untuk diabetes.
  • Tukak lambung.
  • Sakit kepala atau vertigo.
  • Terganggunya sekresi hormon reproduksi.
  • Pembekuan darah.
  • Pembengkakan akibat gangguan elektrolit dalam tubuh.
  • Menurunnya imunitas tubuh.
  • Radang pankreas.
  • Menghambat pertumbuhan, terutama pada anak.

Dosis Lameson

Lameson tersedia dalam bentuk tablet dan juga injeksi. Terdapat 3 jenis Lameson tablet dengan komposisi yang berbeda yaitu Lameson 4 dengan kandungan methylprednisolone 4 mg, Lameson 8 dengan kandungan methylprednisolone 8 mg, dan Lameson 16 dengan kandungan methylprednisolone. Lameson injeksi tersedia dengan komposisi methylprednisolone sebesar 125 mg.

Ini tergolong obat keras sehingga penggunaannya harus melalui resep dokter. Dosis yang diberikan terbagi menjadi dua jenis yaitu dosis awal dan dosis pemeliharaan. Dosis awal diberikan pada awal pengobatan dan umumnya lebih tinggi, sedangkan dosis pemeliharaan adalah dosis yang sudah diturunkan tapi masih memberikan efek pengobatan.

Berikut adalah dosis Lameson yang dianjurkan:

1. Dewasa

  • Dosis awal: 4 hingga 48 mg per hari, diberikan satu kali sehari atau dibagi dua untuk diberikan dua kali sehari.
  • Pemeliharaan: 4 hingga 8 mg per hari, diberikan satu kali sehari atau dibagi dua untuk diberikan dua kali sehari. Dosis maksimal untuk pemeliharaan adalah hingga 16 gram per hari.

2. Anak-anak

  • Dosis awal: 0.8 hingga 1,1 mg/kg berat badan.
  • Pemeliharaan: 2-4 mg per hari. Dosis maksimal per hari adalah 8 mg.

Itu adalah dosis yang sering digunakan. Dosis bisa berubah sesuai dengan petunjuk dokter meninjau dari kondisi pasien. Jangan menambahkan dan mengurangi dosis tanpa berdiskusi dengan dokter.

Baca Juga: 11 Jenis Penyakit Eksim: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Cara Pakai Obat Lameson

Berikut ini beberapa aturan umum cara menggunakan obat ini :

  • Ikuti sesuai resep dokter.
  • Jangan menambah atau mengurangi dosis obat tanpa saran dokter.
  • Konsumsi obat sesudah makan.
  • Bila lupa minum obat, segera minum saat Anda mengingatnya. Bila saat mengingatnya sudah masuk ke jadwal minum obat berikutnya, lewati dosis yang terlupakan. Jangan minum dua dosis langsung untuk menggantikan dosis yang terlewatkan.

Petunjuk Penyimpanan Lameson

Berikut ini saran penyimpanan obat secara umum:

  • Cek masa kedaluwarsa obat sebelum Anda menggunakannya.
  • Simpan obat di tempat sejuk. Hindari dari paparan sinar matahari langsung.
  • Simpan di wadah kering.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

paket obat isolasi mandiri doktersehat

Dapatkan obat Lameson dan vitamin lainnya di apotek online Farmaku dengan harga terjangkau dan promo tambahan. Gratis ongkir untuk pembelian paket vitamin dan obat untuk isolasi mandiri COVID-19 di wilayah Jakarta. S&K berlaku.

 

MIMS. 2021. Lameson. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lameson.

DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi