Terbit: 25 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Lacto B obat apa? Lacto B adalah sebuah suplemen yang mengandung probiotik. Probiotik berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata “pro” dan “bios“. Pro artinya untuk, sedangkan bios artinya hidup. Jadi, probiotik mengandung pengertan “untuk kehidupan”.

Lacto B – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Probiotik terdiri dari mikroorganisme yang menguntungkan. Pengonsumsian probiotik secara oral akan memberikan dampak positif bagi kesehatan manusia khususnya pada bagian pencernaannya.

Probiotik yang ada dikandung oleh Lacto B merupakan galur flora usus normal yang dapat menghambat pertumbuhan beberapa spesies bakteri patogen atau bakteri yang merugikan sistem pencernaan tubuh sehingga memperburuk kondisi kesehatan.

Indikasi Lacto B

Indikasi lacto b adalah diare dan intoleransi laktosa. Konsumen atau pasien baru bisa diberikan lacto b apabila telah terbukti terindikasi menderita diare dan gejala intoleransi laktosa. Apabila belum terindikasi memiliki gejala diare, intoleransi laktosa, dan masalah pencernaan seperti sembelit maka lacto b belum bisa diberikan.

Komposisi Lacto B

Komposisi lacto B adalah Serbuk krim nabati, Dektrosa, susu mineral konsentrat, Vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Niasin, Zinc Oksida, dan beberapa campuran bakteri asam laktat sebagai probiotik pada lacto b.

Probiotik atau bakteri asam laktat yang ada di dalam lacto b terdiri dari Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus casei, Lactobacillus salivarius, Bifidobacterium infantis, Bifidobacterium lactis, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophillus.

Baca juga: 5 Makanan dan Minuman Probiotik yang Baik untuk Wanita

Bakteri-bakteri yang telah disebutkan merupakan mikroorganisme yang menguntungkan. Bakter-bakteri tersebut bisa menjadi mikroflora usus yang memperbaiki sistem pencernaan dan juga mengatasi beberapa masalah sistem pencernaan.

Kandungan Lacto B

Bakteri asam laktat yang merupakan probiotik itu memang tidak menghasilkan energi atau zat gizi lain. Akan tetapi, ada komposisi bahan lacto b yang memiliki kandungan energi dan zat-zat gizi tertentu.

Di dalam satu bungkus lacto b mengandung energi sebanyak 3,4 kalori. Selain itu zat gizi makro yang dikandung di dalam satu bungkus lacto b di antaranya karbohidrat sebanyak 0,6 gram, protein sebesar 0,02 gram, dan lemak dengan total 0,1 gram.

Beberapa vitamin dan mineral juga dikandung oleh lacto b, seperti Vitamin B1 sebesar 73%, Vitamin B2 sebesar 157%, Vitamin B6 sebanyak 14% , Niacin sebanyak 13%, Vitamin C sejumlah 7% , dan Zinc sebesar 103%. Persentase AKG pada vitamin dan mineral mengacu pada kebutuhan energi sebesar 2000 kalori.

Bentuk dan Penyajian Lacto B

Lacto b yang beredar di pasaran masyarakat Indonesia berbentuk bubuk. Obat lacto b ini bisa diperuntukkan untuk anak-anak dan juga orang dewasa. Lacto b bisa disajikan bersama susu dan makanan bayi. Selain itu, penyajian lacto b juga bisa dikonsumsi secara langsung atau diseduh dengan air.

Manfaat Lacto B

Ada beberapa manfaat lacto b yang perlu Anda ketahui. Lacto b memiliki manfaat utama pada sistem pencernaan. Manfaat lacto b adalah untuk mengatasi masalah, menjaga kesehatan, dan melindungi sistem pencernaan tubuh baik orang dewasa maupun anak-anak.

Probiotik yang dikandung oleh lacto b bisa mengatasi masalah diare yang disebabkan oleh antibiotik, diare infeksi, dan travellers diarrhea. Selain itu, lacto b juga bisa menjaga flora normal usus dan membantu fungsi fermentasi di dalam usus bayi.

Manfaat lacto b yang lain adalah untuk mengurangi gejala intoleransi laktosa seperti diare, perut kembung, perut kram, dan lainnya. Bagi Anda yang telah menggunakan antibiotika dalam jangka panjang, lacto b bisa membantu mengatasi masalah-masalah pada sistem pencernaan Anda akibat pengonsumsian antibiotik tersebut.

Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa anak yang diberikan makanan hasil fermentasi dari mikroorganisme Lactobacillus acidophilus dan Streptococcus thermophillus yang juga dikandung oleh lacto b, dapat mempercepat digesti laktosa sehingga gejala intoleransi laktosa bisa segera diatasi.

Dosis Lacto B

Dosis lacto B berbeda tergantung usia. Pada anak usia di bawah 1 tahun cukup diberikan 2 sachet per hari, sedangkan untuk anak 1 sampai 12 tahun sudah bisa diberikan 3 sachet dalam sehari. Dosis lacto b untuk orang dewasa sama dengan dosis lacto b untuk anak usia 1-12 tahun, yaitu 3 sachet per hari.

Efek Samping Lacto B

Efek samping lacto b sampai saat ini tidak ditemukan baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun begitu, pengonsumsian lacto b tetap harus sesuai dengan dosis pada kemasan atau anjuran dokter.

Baca juga: Berbahayakah Mengonsumsi Terlalu Banyak Probiotik?

Janganlah mengonsumsi lacto b bersama dengan suplemen vitamin C. Hal ini bisa membuat pembentukan batu ginjal. Penggunaan lacto b dianjurkan untuk tetap berhati-hati pada anak imunokompromais.

Pada beberapa kasus ada efek samping lacto b seperti sakit kepala, perut terasa kram, rasa mual dan muntah. Apabila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping yang sudah tidak wajar seperti alergi, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda.

 

Sumber:

  1. (PDF) Terapi Probiotik dan Prebiotik pada Penyakit Saluran Cerna Anak. Available from: https://www.researchgate.net/publication/312175088_Terapi_Probiotik_dan_Prebiotik_pada_Penyakit_Saluran_Cerna_Anak [accessed Aug 23 2018].

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi