Terbit: 25 Agustus 2019
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Lactamor obat apa? Lactamor adalah suplemen dengan kandungan ekstrak biji fenugreek, ekstrak biji daun katuk, dan juga vitamin B12. Obat ini digunakan untuk membantu melancarkan produksi ASI (air susu ibu). Ketahui selengkapnya tentang Lactamor mulai dari manfaat, efek samping, dosis, petunjuk penggunaan, interaksi obat, dan lainnya melalui artikel ini!

Lactamor: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Lactamor

Nama Obat Lactamor
Kandungan Obat Ekstrak biji fenugreek (Trigonella foenum graecum), ekstrak biji daun katuk (Sauropus androgynus), vitamin B12
Kelas Obat Suplemen
Kategori Obat bebas
Manfaat Obat Melancarkan produksi ASI (air susu ibu)
Kontraindikasi Hipersensitif
Sediaan Obat Kaplet
Harga Obat Rp151.000-Rp171.000/dos

Kandungan Lactamor

Lactamor adalah suplemen pendukung produksi ASI dengan kandungan bahan alami dan juga vitamin B12. Berikut adalah komposisi dari suplemen ini:

  • Ekstrak biji fenugreek (Trigonella foenum graecum) 600 mg

Ekstrak biji fenugreek atau kelabat dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Berdasarkan penelitian, herbal ini mampu meningkatkan produksi ASI hingga 900%.

  • Ekstrak biji daun katuk (Sauropus androgynus) 100 mg

Penggunaan tanaman katuk sebagai peningkat produksi ASI sudah dikenal masyarakat secara luas. Penelitian juga menunjukkan bahwa katuk dapat mencegah kekurangan produksi ASI selama masa menyusui.

  • Vitamin B12 20 mcg

Kandungan vitamin B12 dalam suplemen ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 harian pada ibu menyusui. Vitamin B12 berfungsi dalam pembentukan material genetik sel berupa DNA dan RNA sehingga penting untuk perkembangan bayi. Vitamin ini juga berperan vital dalam pembentukan protein yang menjadi material penting pertumbuhan bayi. Perkembangan sel saraf yang sehat juga sangat dipengaruhi oleh terpenuhinya vitamin ini

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Manfaat Lactamor

Berdasarkan kandungan yang ada di dalamnya, fungsi Lactamor secara umum adalah untuk meningkatkan produksi ASI. Setiap ibu menyusui memiliki kondisi yang berbeda-beda. Faktor internal dan eksternal dapat memengaruhi produksi ASI.

Terkadang, selain memenuhi kebutuhan nutrisi melalui makanan bergizi, suplemen juga dibutuhkan untuk mendukung produksi ASI. Suplemen membantu agar produksi ASI agar kebutuhan bayi terpenuhi, terutama pada masa pemberian ASI eksklusif.

Dosis Lactamor

Lactamor tersedia dalam bentuk kaplet. Dosis yang disarankan adalah sebagai berikut ini:

  • Dewasa: 1-2 kaplet, sebanyak 3 kali sehari.

Dosis di atas adalah dosis yang disarankan. Gunakan suplemen ini sesuai dosis yang disarankan, karena penggunaan suplemen berlebihan juga dapat memicu overdosis yang dapat menimbulkan efek samping tertentu. Jangan mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter maupun apoteker.

Petunjuk Penggunaan Lactamor

Penggunaan suplemen ini sebaiknya digunakan sesuai dengan aturannya. Berikut adalah petunjuk penggunaan Lactamor:

  • Suplemen ini sebaiknya digunakan sesudah makan.
  • Suplemen ditelan langsung bersama dengan air.
  • Gunakan suplemen sesuai dengan dosis yang disarankan.
  • Gunakan suplemen di waktu yang sama setiap harinya untuk menghindari dosis terlewat.
  • Jika tidak sengaja menggunakan suplemen ini melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan dengan dokter.

Petunjuk Penyimpanan Lactamor

Simpan obat sesuai dengan petunjuk penyimpanannya untuk mencegah obat rusak dan efektivitasnya menurun. Berikut adalah petunjuk penyimpanan yang harus diperhatikan:

  • Simpan suplemen pada suhu di bawah 25°C.
  • Simpan suplemen di tempat kering dan tidak lembap, jangan simpan suplemen ini di kamar mandi.
  • Hindari suplemen dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari suplemen dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jika obat sudah memasuki masa expired, jangan buang obat sembarangan, diskusikan dengan apoteker tentang petunjuk pembuangan obat ini.

Efek Samping Lactamor

Penggunaan Lactamor sebagai suplemen relatif aman untuk dilakukan. Meskipun begitu, bukan berarti penggunaan suplemen ini bebas dari efek samping. Efek samping  yang mungkin terjadi adalah seperti:

  • Perubahan bau pada keringat dan air seni
  • Feses lebih lunak
  • Mual
  • Reaksi alergi

Efek samping di atas tidak selalu terjadi. Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari setiap pasien yang tentunya berbeda-beda.

Jika Anda merasakan gejala efek samping serius atau reaksi alergi, segera hentikan penggunaan suplemen dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan hentikan penggunaan obat.

Interaksi Obat Lactamor

Interaksi obat dapat terjadi ketika Lactamor digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat dapat menyebabkan efektivitas obat menurun dan meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah daftar obat yang sebaiknya tidak digunakan berasama dengan suplemen ini:

  • Glipizide dan obat diabetes lainnya
  • Insulin
  • Heparin, warfarin, dan antikoagulan lainnya

Daftar di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu termasuk obat resep, non-resep, hingga obat herbal.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan suplemen ini untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Lactamor

Lactamor termasuk ke dalam kategori suplemen yang artinya masuk ke dalam jenis obat bebas yang penggunaannya tidak harus melalui resep dokter. Berikut adalah beberapa hal lain yang perlu menjadi peringatan dan perhatian selama penggunaan suplemen ini:

  • Jangan gunakan suplemen ini pada pasien yang hipersensitif terhadap fenugreek, katuk, vitamin B12, dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Jangan gunakan obat ini pada wanita hamil karena memiliki efek oxytocin (merangsang kontraksi yang kuat pada dinding rahim/uterus).
  • Hati-hati penggunaan pada pasien yang memiliki kondisi seperti diabetes, hipoglikemia (gula darah tinggi), asma, migrain, dan juga hipertensi.

Harga Lactamor

Suplemen ini bisa didapatkan di berbagai apotek dan toko obat baik secara online maupun offline. Harga Lactamor di setiap toko obat dan apotek beragam. Umumnya suplemen ini dijual dengan kisaran harga antara Rp151.000-Rp171.000/dos yang berisikan 60 tablet.

 

  1. Anonim. Trigonella foenum-graecum (kelabat). https://www.academia.edu/8070935/Trigonella_foenum-graecum_kelabat_. (Diakses 24 Agustus 2020).
  2. Anonim. LACTAMOR – http://www.kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/419/LACTAMOR. (Diakses 24 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi