Terbit: 31 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Kamaflam adalah obat pereda nyeri untuk mengatasi peradangan seperti sakit gigi, migrain, asam urat, dll. Ketahui Kamaflam obat apa, komposisi, dosis, cara pakai, efek samping, dll.

obat-kamaflam-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Kamaflam

Berikut ini adalah informasi umum obat Kamaflam:

Nama Obat Kamaflam
Kandungan Obat Diclofenac K
Kelas Obat Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)
Kategori Obat Obat keras
Manfaat Obat Mengatasi gejala nyeri ringan hingga sedang
Kontraindikasi Obat Hipersensitif
Sediaan Obat Tablet
Harga Obat Rp7.733/tablet

Harga obat Kamaflam mungkin berbeda di setiap apotek. Dapatkan obat ini berdasarkan resep dokter.

Kamaflam Obat Apa?

Kamaflam adalah obat obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Obat ini mengandung bahan utama kalium diklofenak untuk meredakan gejala nyeri ringan sampai sedang.

Kamaflam digunakan untuk mengatasi nyeri peradangan, sakit gigi, sakit kepala, rheumatoid arthritis, osteoarthritis, dismenore (nyeri haid), migrain akut, asam urat, nyeri akibat batu ginjal, nyeri otot, dan gejala nyeri sedang lainnya. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi zat yang menyebabkan peradangan atau rasa sakit dalam tubuh.

Merek Dagang Kamaflam

Merek dagang lain yang serupa obat ini, yaitu:

  • Cambia
  • Dyloject
  • Kalium diklofenak (obat generik)
  • Voltaren
  • Voltaren-XR
  • Zipsor
  • Zorvolex

Obat dengan kandungan kalium diklofenak mungkin juga dijual dengan merek dagang lain yang belum dicantumkan dalam informasi ini. Obat ini dapat digunakan dengan resep dokter dan disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan apoteker Anda sebelum menggunakannya.

Fungsi Obat Kamaflam

Fungsi obat Kamaflam adalah untuk mengatasi gejala nyeri mulai dari intensitas ringan hingga sedang, seperti:

  • Sakit gigi
  • Sakit kepala
  • Nyeri haid
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Rheumatoid arthritis
  • Osteoarthritis
  • Migrain akut
  • Infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan

Obat Kamaflam ini mungkin digunakan untuk tujuan lain yang belum dicantumkan dalam informasi ini. Diskusikan lagi dengan apoteker tentang fungsi dan penggunaan obat antinyeri ini  sesuai aturan.

Peringatan Obat Kamaflam

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat kalium diklofenak, berikut ini:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat kalium diklofenak.
  • Obat ini meningkatkan risiko serangan jantung fatal atau stroke.
  • Obat ini juga dapat memicu pendarahan lambung atau usus.
  • Hindari penggunaan obat ini bila Anda memiliki riwayat asma setelah mengonsumsi obat NSAID atau aspirin.
  • Obat ini tidak boleh digunakan untuk anak di bawah usia 18 tahun.
  • Konsultasi pada dokter bila Anda ingin menggunakan obat ini saat sedang menyusui, hamil, atau berencana untuk hamil.
  • Penggunaan obat Kamaflam saat sedang hamil 3 bulan berisiko membahayakan janin.
  • Konsultasi pada dokter bila Anda ingin menggunakan obat ini bagi ibu menyusui atau wanita yang sedang merencanakan kehamilan.

Konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini apabila Anda memiliki riwayat:

  • Penyakit jantung
  • Darah tinggi
  • Pendarahan di perut
  • Asma
  • Pasca operasi bypass jantung
  • Perokok

Gunakan obat sesuai dengan petunjuk penggunaan untuk mencegah risiko alergi atau efek samping. Menggunakan obat sembarang hanya akan memperburuk kondisi kesehatan Anda.

Baca Juga: 25 Obat Nyeri Otot yang Bisa Anda Gunakan (Alami dan Medis)

Interaksi Obat Kamaflam

Interaksi obat adalah reaksi dua obat atau lebih yang digunakan di waktu yang sama tidak sesuai aturan. Efek dari interaksi obat tersebut mungkin akan melemahkan, meningkatkan, atau mempercepat salah satu atau kedua kinerja obat.

Berikut ini interaksi obat Kamaflam yang mungkin terjadi:

  • Meningkatkan risiko ulserasi gastrointestinal.
  • Meningkatkan perforasi atau perdarahan bila digunakan dengan kortikosteroid lain.
  • Meningkatkan risiko efek samping terkait CV dengan glikosida jantung.
  • Meningkatkan risiko hiperkalemia dan toksisitas ginjal bila digunakan bersama dengan inhibitor ACE, diuretik, siklosporin, dan tacrolimus.
  • Meningkatkan risiko toksisitas hematologis bila digunakan bersama dengan AZT.
  • Meningkatkan kadar dan risiko toksisitas bila digunakan bersama dengan digoksin, litium, metotreksat, pemetrexed, dan fenitoin.
  • Menurunkan efek obat bila digunakan bersama dengan colestipol dan cholestyramine.
  • Meningkatkan risiko ulserasi gastrointestinal, perforasi, atau perdarahan bila digunakan bersama dengan NSAID lain seperti aspirin, antiplatelet, dan antikoagulan seperti warfarin.

Obat ini juga memiliki risiko interaksi bila digunakan bersama dengan obat lainnya, seperti:

  • Advil
  • Aleve
  • Ambien
  • Aspirin
  • Aspirin
  • Benadryl
  • Cymbalta
  • Minyak Ikan
  • Flexeril
  • Gabapentin
  • Hidroklorotiazid
  • Hidrokodon
  • Lisinopril
  • Lyrica
  • Misoprostol
  • Motrin
  • Naproxen
  • Nexium
  • Norco
  • Oksikodon
  • Paracetamol
  • Percocet
  • Prednison
  • ProAir HFA
  • Singulair
  • Synthroid
  • Topamax
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Tylenol
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D3
  • Xanax
  • Xarelto
  • Zyrtec

Dianjurkan untuk tidak minum dua jenis obat di waktu yang sama kecuali sesuai dengan resep dokter. Beritahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat lain sebelum menggunakan obat apapun untuk mengurangi risiko efek samping dan interaksi obat.

Efek Samping Kamaflam

Berikut ini beberapa efek samping obat Kamaflam yang mungkin terjadi:

  • Mual
  • Muntah
  • Bersendawa
  • Ruam
  • Gatal
  • Pusing
  • Diare
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Kulit pucat
  • Tidak nafsu makan
  • Pembengkakan
  • Nyeri dada
  • Pendarahan
  • Penurunan berat badan

Efek samping berbeda lainnya mungkin terjadi. Informasi ini tidak memuat semua risiko efek samping obat Kamaflam. Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter bila mengalami efek samping yang tidak biasa.

Baca Juga: 8 Obat Sakit Gigi Untuk Ibu Hamil (Medis dan Alami)

Dosis Obat Kamaflam

Dosis setiap orang berbeda-beda tergantung pada:

  • Usia.
  • Jenis kelamin.
  • Tingkat keparahan penyakit.
  • Kondisi kesehatan saat ini.
  • Reaksi tubuh pada dosis pertama.

Berikut ini informasi tentang dosis obat Kamaflam untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang:

  • Nyeri ringan hingga sedang: 50 mg 3 kali sehari untuk dewasa.
  • Nyeri haid: 50 mg 3 kali sehari untuk dewasa.
  • Migrain: 50 mg saat gejala menyerang pertama kali. Bila belum membaik, gunakan dosis Kamaflam 50 mg lagi. Bila perlu, 50 mg setiap 4-6 sekali.

Informasi tentang dosis Kamaflam ini tidak menggantikan konsultasi dengan apoteker atau dokter. Baca dengan teliti petunjuk penggunaan obat sesuai dengan kondisi Anda dan minum obat sesuai aturan.

Cara Pakai Kamaflam

Berikut ini cara pakai obat Aptor:

  • Baca dosis obat pada label petunjuk penggunaan obat dengan teliti.
  • Minum obat sesuai dengan aturan dan pada waktu yang tepat, tidak lebih dan tidak kurang.
  • Bila Anda lupa minum obat, segera minum obat setelah Anda mengingatnya.
  • Bila saat Anda mengingatnya sudah masuk waktu ke dosis berikutnya, maka lewatkan dosis yang terlupakan dan lanjutkan minum obat seperti biasa. Tidak boleh menggunakan 2 dosis sekaligus.
  • Selalu minum obat sesuai jadwal dan penggunaan.
  • Apabila menggunakan sediaan tablet, telan seluruh tablet dengan air. Jangan menghancurkan, mengunyah, atau menghancurkannya.
  • Jika Anda menggunakan obat diklofenak sebagai perawatan jangka panjang, Anda mungkin perlu melakukan tes medis berulang kali.

Tanyakan apoteker Anda jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar penggunaan obat ini.

Petunjuk Penyimpanan Kamaflam

Jangan menyimpan obat sembarangan karena akan mengurangi kinerja obat. Ikuti petunjuk penyimpanan obat berikut ini:

  • Hindari obat dari paparan cahaya, panas, tempat lembap, dan air.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Simpan obat di kotak P3K atau laci khusus obat-obatan yang tertutup.
  • Jangan menyimpan obat di dekat kompor, wastafel, atau tempat panas.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Bila perlu, simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan obat yang lebih spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang Kamaflam obat apa. Kamaflam adalah obat antinyeri untuk penggunaan umum seperti meredakan sakit gigi, nyeri haid, dan migrain. Gunakan obat sesuai dengan petunjuk penggunaan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Drugs. 2020. Diclofenac. https://www.drugs.com/diclofenac.html. (Diakses pada 30 Mei 2020).
  2. MIMS. 2020. Kamaflam. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/kamaflam/kamaflam?lang=id. (Diakses pada 30 Mei 2020).
  3. MIMS. 2020. Diclofenac. mims.com/indonesia/drug/info/diclofenac?mtype=generic. (Diakses pada 30 Mei 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi