Isprinol – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-isprinol-doktersehat

DokterSehat.Com – Isprinol obat apa? Isprinol adalah obat yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus seperti herpes dan kutil kelamin. Obat isprinol mengandung metisoprinol atau inosin pranobeks. Penggunaan obat isprinol harus dilakukan sesuai dengan aturan pakai.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat isprinol termasuk informasi tentang bentuk sediaan isprinol, indikasi isprinol, kontraindikasi isprinol, manfaat isprinol, dosis isprinol, dan efek samping isprinol.

  • Nama: Isprinol
  • Kelas Terapi: Antiinfeksi » Antivirus
  • Monografi Obat: Inosin Pranobeks atau metisoprinol

Bentuk Sediaan Isprinol

Obat isprinol yang tersedia di pasaran memiliki dua jenis bentuk sediaan. Kedua jenis bentuk sediaan isprinol adalah dalam bentuk tablet dan sirup. Isprinol dalam bentuk sediaan tablet mengandung 500 mg metisoprinol pada setiap tabletnya.

Selain dalam bentuk tablet, obat isprinol juga tersedia dalam bentuk cairan sirup yang dikemas di dalam sebuah botol berisi 60 mL. Di dalam setiap 5 mL cairan sirup isprinol mengandung metisoprinol sebanyak 250 mg.

Indikasi Isprinol

Penggunaan obat isprinol tentunya harus dilakukan setelah pasien atau konsumen terindikasi infeksi yang diakibatkan oleh virus. Indikasi ini sebaiknya dibuktikan melalui diagnosis dokter. Pengonsumsian tablet atau sirup isprinol juga bisa dilakukan sebagai terapi obat tambahan pada penderita ulkus lambung dan duodenum.

Orang-orang yang terindikasi menderita penyakit seperti herpes simpleks mukokutan dan kutil kelamin bisa minum obat isprinol dalam bentuk tablet atau sirup. Pasien yang mengalami panensefalitis sklerosis subakut dan kondisi profilaksis aspirasi asam juga diperbolehkan menggunakan obat isprinol.

Obat isprinol bisa diberikan kepada orang yang memiliki beberapa jenis penyakit infeksi akibat virus yang biasa muncul pada saluran pernapasan, sistem saraf, dan organ hati. Selain itu, orang yang mengalami penyakit eksantem, bronkiolitis, varisela, parotitis, rhinofaringitis, campak, dan zoster bisa diberikan obat isprinol.

Kontraindikasi Isprinol

Meskipun pasien atau konsumen memiliki indikasi tetapi pasien tersebut tidak diperbolehkan menggunakan obat isprinol apabila memiliki kontraindikasi. Hal ini haruslah dihindari karena bisa menyebabkan efek samping isprinol yang merugikan kesehatan.

Hipersensitivitas merupakan salah satu kontraindikasi terhadap obat isprinol. Jadi, bagi para pasien yang memiliki alergi terhadap kandungan inosin pranobeks atau metisoprinol harus menghindari penggunaan obat isprinol karena bisa menimbulkan reaksi alergi.

Obat isprinol tidak boleh diberikan kepada ibu hamil dan bayi. Pemberian obat isprinol juga tidak bisa dilakukan kepada pasien yang memiliki masalah pada organ ginjal dan pasien yang memiliki riwayat penyakit gout atau asam urat termasuk hyperuricemia.

Manfaat Isprinol

Ada beberapa manfaat isprinol yang bisa dirasakan oleh para pasien yang memiliki indikasi penyakit infeksi yang diakibatkan oleh virus. Manfaat isprinol ini bisa didapatkan apabila pasien atau konsumen menggunakan obat isprinol sesuai dengan dosis yang tepat dan aturan pakai.

Berikut ini adalah beberapa manfaat isprinol yang bisa didapatkan oleh para pasien:

  • untuk mengobati penyakit herpes simpleks mukokutan
  • untuk mengobati penyakit kutil kelamin
  • untuk mengobati kondisi panensefalitis sklerosis subakut
  • untuk mengatasi kondisi profilaksis aspirasi asam
  • untuk mengobati infeksi pada penyakit parotitis, campak, dan varisela
  • untuk mengobati penyakit infeksi akibat virus pada hati, sistem saraf, dan saluran pencernaan
  • sebagai terapi tambahan pada penderita ulkus duodenum dan lambung

Dosis Isprinol

Apabila Anda ingin mendapatkan manfaat isprinol yang telah disebutkan di atas maka Anda perlu mengetahui dosis isprinol yang tepat dan meminumnya dengan dosis tersebut. Dosis isprinol adalah 50 mg/kg bb dalam sehari.

Dosis tersebut diberikan dalam 3-4 dosis terbagi. Ada kemungkinan dokter akan memberikan dosis hingga 2 kali lipat dari dosis tersebut sesuai dengan kondisi penyakit infeksi virus yang sedang Anda alami. Diharapkan tetap meminum isprinol hingga 1-2 hari setelah gejala infeksi mereda.

Efek Samping Isprinol

Hampir sama seperti obat lainnya, obat isprinol juga bisa menimbulkan efek samping tertentu. Efek samping isprinol akibat hipersensitivitas bisa berupa ruam kulit, gatal-gatal, sulit bernapas, pusing atau sakit kepala, mual, muntah, dang mata bengkak. Segeralah mencari bantuan medis apabila Anda mengalami reaksi alergi tersebut.

Selain itu, efek samping isprinol juga bisa menimbulkan rasa kantuk, sulit buang air besar atau sembelit, diare, vertigo, kelelahan, nyeri sendi, dan arthalgia. Anda juga perlu waspada karena obat isprinol bisa memicu terjadinya pembentukan asam urat.