Obat Ini Bisa Mencegah Penderita Diabetes Terkena Serangan Jantung dan Stroke

Penyakit diabetes melitus adalah penyakit gangguan kadar gula darah.

DokterSehat.Com– Dalam 10 tahun ke depan, diperkirakan obat yang ditujukan bagi penderita diabetes yang mampu mencegah kerusakan pada ginjal dan menurunkan risiko kematian dini bisa ditemukan.

Dikutip dari I News, pakar kesehatan yang mempelajari diabetes tipe 1 dan tipe 2 menemukan fakta menarik tentang rendahnya jumlah hormon bernama Klotho pada tubuh penderita diabetes yang membuat mereka rentan terkena gagal ginjal, serangan jantung, dan stroke. Para pakar kesehatan pun berharap akan segera menemukan cara untuk meningkatkan kadar hormon tersebut sehingga bisa membantu penderita diabetes tetap hidup sehat.

Penemuan hormon Klotho ini diharapkan bisa mengubah penanganan kesehatan bagi penderita diabetes di masa depan sehingga meningkatkan harapan hidup mereka sampai 15 tahun, menurunkan kemungkinan untuk membutuhkan dialysis atau cuci darah hingga mencegah risiko amputasi pada kaki atau jari kaki.

Dr. Janaka Karalliedde dari King’s College London, salah satu peneliti yang menemukan ketidaknormalan hormon ini pada tubuh penderita diabetes sehingga bisa memicu komplikasi menyebutkan bahwa diharapkan, dalam 10 hingga 15 tahun ke depan akan ada obat yang bisa meningkatkan kadar hormon Klotho yang diperuntukkan bagi penderita diabetes.

Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengetahui kapan obat ini sebaiknya dikonsumsi sehingga bisa memberikan manfaat kesehatan terbaik bagi penderita diabetes.

Dr. Karalliedde menyebutkan bahwa Ia sangat yakin jika pil ini adalah harapan baru bagi penderita diabetes mengingat dalam uji coba yang dilakukan pada tikus percobaan, injeksi hormon Klotho berhasil memperbaiki kerusakan ginjal dengan signifikan. Hal ini berarti, penderita diabetes tinggal mendapatkan tes darah yang sederhana untuk mengetahui risiko terkena komplikasi pada tubuhnya dan menentukan seberapa banyak kebutuhan tambahan hormon ini.

Hasil penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism ini menyebutkan bahwa sebuah perusahaan bernama Klotho Therapeutics telah didirikan di California, Amerika Serikat, untuk mengembangkan versi sintetis dari hormon Klotho ini.

Semoga obat ini segera ditemukan, ya Sobat Sehat?