Terbit: 3 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Imipenem adalah obat untuk mengobati infeksi serius akibat bakteri. Obat ini juga dikombinasikan dengan cilastatin. Ketahui Imipenem obat apa, aturan pakai, dosis, efek samping, dll.

Imipenem: Fungsi, Aturan Pakai, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Imipenem

Berikut ini adalah informasi umum obat Imipenem:

Nama Obat Imipenem
Kandungan Obat Imipenem dan cilastatin
Kelas Obat Beta-laktam
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi infeksi bakteri gram positif dan gram negatif seperti gonore, profilaksis infeksi bedah, dan infeksi bakteri rentan ringan sampai sedang
Kontraindikasi Obat Hipersensitif
Sediaan Obat Injeksi
Harga Obat 1 vial Rp275.000/1 gram

Harga salep Imipenem mungkin berbeda di setiap apotek. Konsultasikan dengan apoteker Anda harga obat ini dalam ukuran lainnya.

Imipenem Obat Apa?

Imipenem adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri gram positif dan gram negatif, aerobik dan anaerobik, dan profilaksis bedah. Obat ini juga digunakan untuk infeksi bakteri rentan ringan sampai sedang seperti infeksi intra abdominal, infeksi saluran pernapasan bawah, infeksi ginekologis, gonore, dll.

Obat ini termasuk dalam kelas obat beta-laktam (antibiotik carbapenem) yang bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi. Umumnya, obat imipenem dikombinasikan dengan obat cilastatin untuk membantu agar kandungan obat bertahan lama di tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Obat ini tersedia dalam bentuk injeksi untuk suntikan (intramuskular) atau infus (intravenous). Anda membutuhkan bantuan dokter untuk injeksi obat ini. Obat ini hanya untuk infeksi bakteri, tidak berfungsi untuk mengobati infeksi virus seperti pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

Merek Dagang Imipenem

Obat ini dijual dengan sebagai obat generik Imipenem dan Cilastatin. Merek dagang lain yang serupa dengan obat ini adalah:

  • Primaxin IV
  • Primaxin IM
  • Primaxin IV ADD-Vantage

Imipenem adalah obat resep yang tidak dapat dibeli sembarangan. Sebaiknya tanyakan pada pihak pelayanan medis bagaimana mendapatkan obat ini. Obat ini mungkin juga diproduksi dengan merek dagang lain yang belum dituliskan dalam informasi ini.

Fungsi Obat Imipenem

Obat imipenem adalah obat resep yang hanya dapat digunakan berdasarkan petunjuk dokter untuk mengatasi infeksi bakteri gram positif dan gram negatif, meliputi:

  • Mengatasi gonore tanpa komplikasi
  • Mengatasi infeksi rentan ringan sampai sedang
  • Profilaksis infeksi bedah
  • Mengatasi infeksi intra abdominal
  • infeksi saluran pernapasan bawah
  • Mengatasi infeksi ginekologis
  • Mengatasi septicemia
  • Mengatasi infeksi kulit dan jaringan lunak
  • Mengatasi endokarditis
  • Mengatasi infeksi tulang dan sendi
  • Mengatasi infeksi saluran kemih
  • Mengatasi infeksi bakteri pada kulit dan darah

Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi lain yang tidak tercantum dalam informasi ini. Bicarakan lagi dengan dokter tentang fungsi dan penggunaan obat ini.

Peringatan Obat Imipenem

Sebelum menggunakan obat ini, harap perhatikan beberapa peringatan penting, meliputi:

  • Ikuti semua petunjuk penggunaan sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk label obat.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi kandungan dalam obat ini sebelumnya.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat apapun.
  • Beri tahu dokter semua riwayat medis Anda dan daftar obat yang mungkin sedang digunakan saat ini.

Selain itu, harap berhati-hati dalam menggunakan obat ini bila Anda memiliki riwayat kondisi medis seperti:

  • Riwayat alergi antibiotik apapun.
  • Kejang atau epilepsi.
  • Riwayat penyakit ginjal.
  • Riwayat cedera kepala atau tumor otak
  • Sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui bayi.

Ikuti peringatan obat tersebut untuk mengurangi risiko efek samping dan agar obat dapat berfungsi dengan baik di tubuh Anda.

Interaksi Obat Imipenem

Interaksi obat biasanya terjadi saat Anda menggunakan dua obat atau lebih dalam satu waktu. Obat akan mengalami interaksi satu sama lain, bisa jadi melemahkan salah satu obat atau meningkatkan efek tertentu.

Berikut ini kemungkinan interaksi obat imipenem bila digunakan dengan obat lain, termasuk:

  • Meningkatkan risiko kejang bila digunakan bersama obat ganciclovir.
  • Tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ciclosporin dan ifosfamide secara bersamaan karena ciclosporin dapat meningkatkan neurotoksisitas ifosfamide dan ifosfamide juga dapat meningkatkan kadar serum ciclosporin.
  • Meningkatkan kadar serum obat bila digunakan bersama agen urikosurik.
  • Dapat mengurangi kemanjuran asam valproat.

Selain itu, obat ini mungkin akan memiliki interaksi bila digunakan bersamaan dengan obat:

  • Acetylsalicylic acid
  • Adrenalin
  • Atrovent
  • Augmentin
  • Bactrim
  • Kalsium 600 D
  • Cipro
  • Clexane
  • Co-trimoxazole
  • Combivent
  • Cotrim
  • Demerol
  • Duration
  • NPH Insulin
  • Paracetamol
  • Phenytoin Sodium
  • Valproate Sodium
  • Vancocin
  • Vitamin C
  • Vitamin K
  • Vitamin K1

Interaksi obat mungkin akan memicu efek samping atau mengurangi fungsi obat. Sebaiknya tidak menggunakan dua obat atau lebih secara bersamaan kecuali berdasarkan resep dokter atau apoteker Anda.

Baca Juga: 18 Penyakit yang Disebabkan oleh Bakteri (Harus Diwaspadai)

Efek Samping Imipenem

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin terjadi:

  • Rasa sakit di tempat injeksi
  • Gatal-gatal
  • Tremor
  • Ruam kulit
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Perubahan warna lidah atau gigi
  • Kebingungan
  • Kejang
  • Perubahan indera perasa

Efek samping berat lainnya yang mungkin namun jarang terjadi, termasuk:

  • Diare berair dan parah
  • Reaksi anafilaksis yang parah
  • Sindrom Stevens-Johnson
  • Nekrolisis epidermal toksik

Informasi ini tidak memuat semua risiko efek samping obat imipenem. Efek samping lain mungkin terjadi. Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter bila efek samping parah terjadi.

Dosis Obat Imipenem

Berikut ini informasi tentang dosis obat imipenem:

1. Dosis Obat Imipenem (Intramuskular)

  • Gonore untuk Dewasa: 500 mg sebagai dosis tunggal.
  • Infeksi Rentan Ringan Sampai Sedang untuk Dewasa: 500 atau 750 mg setiap 12 jam.

2. Dosis Obat Imipenem (Intravena)

Berikut ini panduan dosis obat dalam bentuk intravena:

  • Profilaksis Infeksi Bedah (Dewasa)

Dosis 1 gram pada induksi anestesi, kemudian dilanjutkan dosis 1 gram setelah 3 jam, dengan dosis tambahan 500 miligram pada 8 dan 16 jam setelah induksi jika perlu.

  • Infeksi Bakteri Rentan (Dewasa)

Dosis dengan kombinasi cilastatin yaitu 1-2 gram setiap hari dalam dosis terbagi setiap 6-8 jam, diberikan melalui infus (IV).  Dosis 250 atau 500 mg diinfuskan selama 20-30 menit dan dosis 750 mg atau 1 g selama 40-60 menit. Dosis maksimal adalah 4 gram per hari atau 50 mg/kg.

  • Infeksi Bakteri Rentan (Anak)

Dosis anak dengan berat badan >40 kg sama dengan dosis orang dewasa. Sementara dosis untuk anak disesuaikan dengan berat badannya. Dokter akan memberitahu dosis yang tepat untuk anak sesuai gejala dan kondisi tubuhnya.

Cara Pakai Imipenem

Berikut ini cara pakai imipenem:

  • Obat ini diberikan melalui infus atau suntikan. Dosis pertama akan diberikan oleh dokter atau penyedia layanan kesehatan.
  • Dosis obat menggunakan suntikan steril.
  • Apabila Anda menggunakan infus, biasanya memakan waktu 20 hingga 60 menit hingga cairan infus habis sesuai dosis.
  • Dosis akan diberikan sesuai dengan kebutuhan, umumnya selama 48 jam.
  • Apabila Anda harus melakukan perawatan di rumah, konsultasi pada dokter cara menyuntik atau menggunakan infus dengan benar.

Ikuti semua petunjuk pada label resep Anda dan baca semua panduan pengobatan atau lembar instruksi. Gunakan obat sesuai dengan yang dianjurkan. Apabila masih ada pertanyaan terkait penggunaan obat ini, harap hubungi dokter, apoteker, atau penyedia layananan kesehatan Anda.

Baca Juga: 14 Manfaat Buah Matoa, Melawan Infeksi Bakteri hingga Virus

Petunjuk Penyimpanan Imipenem

Berikut ini cara menyimpan obat dalam bentuk injeksi:

  • Simpan cairan obat yang tidak dicampur pada suhu kamar, jauh dari kelembaban dan paparan panas.
  • Setelah mencampur imipenem dan cilastatin, Anda harus menggunakannya dalam waktu 4 jam.
  • Anda juga dapat menyimpan obat campuran di lemari es hingga 24 jam namun jangan sampai membeku.
  • Gunakan jarum suntik dan alat suntik sekali pakai.
  • Paparan cahaya, panas, air dan kelembapan dapat merusak kandungan obat.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
  • Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan semua peralatan panas.
  • Selalu simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang imipenem obat apa. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan resep dokter. Harap hanya menggunakan obat ini sesuai dengan aturan dokter. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Drugs. 2018. Imipenem and cilastatin. https://www.drugs.com/mtm/imipenem-and-cilastatin.html. (Diakses pada 1 April 2020).
  2. MIMS. 2020. Imipenem. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/imipenem?mtype=generic. (Diakses pada 1 April 2020).
  3. MedLine Plus. 2016. Imipenem and Cilastatin Injection. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a686013.html. (Diakses pada 1 April 2020).
  4. Pionas. 2020. Imipenem. http://pionas.pom.go.id/monografi/imipenem. (Diakses pada 1 April 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi