Terbit: 9 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Hydralazine adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat ini mungkin digunakan dengan kombinasi obat lainnya untuk meningkatkan fungsi menurunkan tekanan darah tinggi. Ketahui hydralazine obat apa, fungsi, dosis, aturan pakai, efek samping, dll.

Hydralazine: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Hydralazine

Berikut ini adalah informasi umum obat hydralazine:

Nama Obat Hydralazine
Kandungan Obat Hydralazine
Kelas Obat Antihipertensi
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Membantu menurunkan tekanan darah tinggi
Kontraindikasi Obat
  • Sistemik Lupus Eritematosus (SLE)
  • Takikardia berat
  • Gagal jantung
  • Insufisiensi miokard akibat obstruksi mekanis
  • cor pulmonale
  • Pembedahan aorta
  • Aneurisma aorta
  • Porfiria
  • Penyakit jantung rematik katup mitral
Sediaan Obat Tablet dan intravena (IV)
Harga Obat Rp40.000/tablet 50 mg

Harga obat hydralazine mungkin berbeda di setiap apotek. Anda dapat membeli obat ini di apotek atau toko obat online.

Hydralazine Obat Apa?

Hydralazine adalah obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi. Obat ini akan membantu untuk melancarkan aliran darah di pembuluh darah dan arteri. Obat ini juga dapat digunakan tanpa atau dengan kombinasi ?-blocker dan diuretik untuk memaksimalkan fungsi kerjanya.

Obat hydralazine termasuk dalam kelas obat antihipertensi yang bersifat sebagai vasodilator. Vasodilator bekerja dengan cara melemaskan otot-otot di sekitar pembuluh darah agar lebih lebar sehingga menurunkan tekanan darah.

Obat ini digunakan pada penderita hipertensi agar tekanan darahnya kembali normal berkisar antara 90/60 mmHg sampai 120/80 mmHg. Pasalnya, tekanan darah tinggi berkepanjangan yang tidak ditangani akan memicu penyakit kronis seperti stroke, gangguan ginjal, hingga serangan jantung.

Merek Dagang Hydralazine

Obat ini dijual dengan sebagai obat generik hydralazine. Merek dagang lain yang serupa dengan obat hipertensi ini adalah:

  • Apresoline
  • Ser-Ap-Es
  • Dihydralazine

Obat dengan kandungan hydralazine mungkin juga dijual dengan merek dagang lain yang belum dicantumkan dalam informasi ini. Tanyakan kembali pada apoteker Anda jenis obat hipertensi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Fungsi Obat Hydralazine

Manfaat obat hydralazine adalah untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), termasuk:

  • Krisis Hipertensi: Kondisi di mana tekanan darah naik drastis dan tiba-tiba. Kondisi ini juga disebut dengan darurat hipertensi dimana tekanan darah lebih dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG).
  • Gagal Jantung Kongestif: Kondisi darurat dimana jantung tidak mampu memompa darah yang kaya akan oksigen dengan normal. Kondisi ini dipicu oleh hipertensi, anemia, atau riwayat penyakit jantung lainnya.

Hipertensi terjadi akibat tekanan darah terlalu kuat terhadap pembuluh darah sehingga jantung harus bekerja keras saat memompa darah untuk dialirkan ke seluruh organ vital. Tekanan ini menjadi indikator untuk resistensi pembuluh darah dan seberapa keras jantung harus bekerja.

Tekanan darah tinggi dipicu oleh berbagai faktor risiko, seperti riwayat keluar, kebiasaan merokok, obesitas, atau kebiasaan makan tidak sehat. Seseorang yang menderita tekanan darah tinggi dan tidak ditangani akan berisiko terkena penyakit kardiovaskular seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, dan aneurisma.

Penderita hipertensi harus memonitor tekanan darahnya setiap waktu dan menjaga agar tekanan darah tetap normal. Mereka membutuhkan kombinasi obat ?-blocker dan hydralazine untuk meredakan gejala hipertensi.

Baca Juga: Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi): Penyebab, Gejala, Obat, dll

Peringatan Obat Hydralazine

Sebelum menggunakan obat ini, harap perhatikan beberapa peringatan penting, meliputi:

  • Ikut semua petunjuk penggunaan sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk label obat.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi kandungan hydralazine sebelumnya.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat apapun.
  • Beri tahu dokter semua riwayat medis Anda dan daftar obat yang mungkin sedang Anda gunakan saat ini.

Konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini apabila Anda memiliki riwayat:

  • Penyakit jantung rematik.
  • Penyakit ginjal.
  • Nyeri dada (angina).
  • Lupus erythematosus sistemik.

Selain itu, obat ini tidak dianjurkan untuk:

  • Wanita hamil.
  • Wanita menyusui.
  • Wanita yang berencana untuk hamil.
  • Anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Konsultasi pada dokter bila Anda memiliki berbagai kondisi di atas. Jangan minum obat ini sembarangan atau tanpa resep dokter karena dikhawatirkan membawa efek samping yang tidak dapat dikontrol.

Baca Juga: 6 Tips Berolahraga bagi Penderita Hipertensi yang Paling Aman

Interaksi Obat Hydralazine

Interaksi obat adalah reaksi obat saat Anda minum dua obat atau lebih di waktu yang sama, termasuk vitamin, obat bebas, atau obat herbal lainnya. Reaksi tersebut berisiko melemahkan atau meningkatkan cara kerja salah satu atau kedua obat yang Anda gunakan bersamaan.

Berikut ini reaksi obat hydralazine:

  • Meningkatkan efek hipotensi bila digunakan dengan agen antihipertensi lainnya seperti vasodilator, penghambat saluran Ca, penghambat ACE, diuretik, imipramine, dan clomipramine.
  • Meningkatkan risiko hipotensi yang ditandai dengan diazoksida.
  • Meningkatkan bioavailabilitas ?-blocker, misalnya bila digunakan bersama dengan obat Propranolol.
  • Meningkatkan efek hipotensi antagonis bila digunakan bersamaan dengan estrogen dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) atau nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID).

Selain itu, obat ini mungkin akan memiliki interaksi bila digunakan bersamaan dengan obat:

  • Amlodipine
  • Aspirin
  • Clonidine
  • Coreg
  • Crestor
  • Eliquis
  • Minyak ikan omega-3
  • Isosorbide dinitrate
  • Labetalol
  • Lantus
  • Lasix
  • Lipitor
  • Lisinopril
  • Lyrica
  • Metoprolol
  • Metoprolol
  • MiraLAX
  • Naproxen
  • Norvasc
  • Plavix
  • Synthroid
  • Tylenol
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D3

Setiap pasien disarankan untuk tidak minum dua jenis obat di waktu yang sama kecuali sesuai dengan resep dokter. Beri tahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat lain untuk mengurangi risiko interaksi obat atau risiko efek samping lainnya.

Efek Samping Hydralazine

Berikut ini beberapa efek samping yang umum terjadi:

  • Mual
  • Muntah
  • Berkeringat
  • Nyeri lengan
  • Nyeri punggung
  • Nyeri pada rahang
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar-debar

Efek samping lain yang mungkin terjadi namun jarang, yaitu:

  • Batuk
  • Pusing
  • Kulit lecet
  • Ruam kulit
  • Panas dingin
  • Demam
  • Sensasi kulit gatal, terbakar, dan mati rasa
  • Nyeri otot
  • Gangguan penglihatan
  • Pendarahan atau memar

Informasi ini tidak memuat semua risiko efek samping obat hydralazine. Efek samping lain mungkin terjadi. Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter bila efek samping parah terjadi.

Baca Juga: 7 Buah Pencegah Hipertensi dan Stroke

Dosis Obat Hydralazine

Dosis setiap orang berbeda-beda tergantung pada:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Tingkat keparahan penyakit
  • Kondisi kesehatan saat ini
  • Reaksi tubuh pada dosis pertama

Berikut ini informasi tentang dosis obat hydralazine untuk mengatasi peradangan umum:

1. Dosis Obat untuk Mengatasi Hipertensi

Berikut ini informasi tentang dosis obat hydralazine (tablet) untuk menurunkan tekanan darah:

  • Dosis Dewasa: Hydralazine yang dikombinasikan dengan ß-blocker dan diuretik, gunakan dosis 25 mg dan dosis dapat ditingkatkan sesuai dengan respon tubuh.
  • Dosis Maksimal: Dosis paling banyak adalah 200 mg setiap hari.

2. Dosis Obat untuk Mengatasi Gagal Jantung Kongestif

Berikut ini informasi tentang dosis obat hydralazine (tablet) untuk mengatasi gagal jantung kongestif:

  • Dosis Dewasa: Obat dikombinasikan dengan nitrat, dosis awal  25 mg 3-4 kali sehari. Dosis mungkin ditingkatkan setiap 2 hari sesuai dengan respon tubuh.
  • Dosis Lanjutan: Gunakan dosis 50-75 mg 4 kali sehari.

3. Dosis Obat untuk Mengatasi Krisis Hipertensi

Berikut ini informasi tentang dosis obat hydralazine (intravena/IV) untuk mengatasi krisis hipertensi atau darurat hipertensi:

  • Dosis Dewasa: 5-10 mg melalui injeksi lambat. Bila diperlukan, dosis dapat diulang setelah 20-30 menit.
  • Dosis Lanjutan: Dosis pemeliharaan adalah 0,5-0,15 mg/menit.

Informasi ini tidak menggantikan resep dokter. Harap gunakan dosis sesuai dengan petunjuk dokter terutama apabila Anda menggunakan obat ini dengan kombinasi obat lain seperti nitrat, ß-blocker, dan diuretik. Anda juga tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini (intravena/IV) untuk darurat hipertensi tanpa peran dokter.

Cara Pakai Hydralazine

Berikut ini cara pakai obat hydralazine :

  • Baca resep dokter atau label penggunaan obat dengan teliti sebelum Anda menggunakan obat apapun.
  • Minum obat sesuai resep, tidak berlebihan dan tidak kurang dari dosis yang dianjurkan.
  • Tetap minum obat tersebut sesuai jadwal.
  • Jangan berhenti menggunakan obat ini tiba-tiba, terutama bila Anda belum sembuh.
  • Anda harus mengecek tekanan darah Anda secara berkala. Anda mungkin harus memiliki tensimeter yang dapat digunakan sendiri.
  • Obat ini mungkin digunakan jangka panjang karena tekanan darah tinggi sering kali terjadi tanpa gejala khusus.
  • Bila lupa minum obat, segera minum obat setelah Anda mengingatnya.
  • Bila saat Anda mengingatnya sudah masuk waktu ke dosis berikutnya, maka lewatkan dosis yang terlupakan dan lanjutkan minum obat seperti biasa.
  • Bila Anda overdosis, segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter.

Apabila masih ada pertanyaan terkait penggunaan obat ini, harap hubungi dokter, apoteker, atau penyedia layananan kesehatan Anda. Selain itu, Anda mungkin harus kontrol kesehatan rutin terkait kondisi tekanan darah Anda.

Petunjuk Penyimpanan Hydralazine

Anda harus menyimpan obat dengan benar agar kandungan di dalamnya tidak rusak dan obat bekerja dengan baik saat digunakan. Pahami panduan menyimpan obat dengan benar, sebagai berikut:

  • Hindari dari paparan cahaya, panas, dan air secara langsung karena akan merusak kandungan obat.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Sebaiknya bungkus obat dalam wadah aslinya.
  • Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
  • Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
  • Simpan obat bersama dengan resepnya agar Anda tidak lupa.
  • Gunakan jarum dan alat suntik hanya sekali dan kemudian masukkan ke dalam wadah “benda tajam” anti-tusukan untuk obat dalam sediaan intravena (IV).
  • Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan semua peralatan panas.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan atau disalahgunakan.
  • Bila perlu, tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang aturan penggunaan obat hydralazine. Hydralazine adalah obat resep untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter. Selain perawatan dengan obat ini, penderita hipertensi juga harus menjalankan pola makan dan pola hidup sehat untuk membantu mengontrol kesehatannya. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. MIMS. 2020. Hydralazine. http://www.mims.com/philippines/drug/info/hydralazine?mtype=generic. (Diakses pada 9 Mei 2020).
  2. Multum, Cerner. 2019. Hydralazine. https://www.drugs.com/mtm/hydralazine.html. (Diakses pada 9 Mei 2020).
  3. WebMD. 2020. Hydralazine HCL. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8662/hydralazine-oral/details. (Diakses pada 9 Mei 2020).
  4. WebMD. 2020. Hypertension/High Blood Pressure Health Center. https://www.webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/default.htm. (Diakses pada 9 Mei 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi