Hammer of Thor, Solusi Disfungsi Seksual dan Mampu Memperbesar Penis?

hammer-of-thor-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu cara yang biasa dilakukan pria untuk meningkatkan seksualitasnya adalah dengan mengonsumsi obat kuat. Masalah seksualitas memang tidak bisa dianggap sepele, sehingga tidak heran jika pria menggunakan usaha serupa untuk selalu mendapatkan stamina terbaiknya.

Ada banyak sekali jenis obat kuat yang beredar di pasaran, salah satu yang paling populer adalah Hammer of Thor atau Thor’s Hammer. Obat kuat yang satu ini berasal dari Italia, namun bisa dengan sanagt mudah didapatkan di Indonesia. Sebelum Anda menggunakan obat yang satu ini, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Hammer of Thor!

Apa Itu Hammer of Thor?

Hammer of Thor adalah sebuah merek obat kuat herbal asal Italia. Nama yang digunakan untuk obat ini memang tidak ada keterkaitannya dengan tokoh fiksi Thor dan juga palu miliknya. Nama yang diambil hanya melambangkan kekuatan, karena palu milik Thor dipercaya sebagai salah satu senjata paling kuat.

Suplemen herbal satu ini memiliki klaim dapat membuat ereksi yang lebih kuat dan lama serta meingkatkan stamina. Selain itu, Hammer of Thor juga memiliki klaim mampu untuk memperbesar ukuran penis. Hammer of Thor juga dipercara dapat mengobati impotensi, lemah syahwat, ejakulasi dini, dan masalah seksualitas umum lainnya.

Berdasarkan klaim tersebut, suplemen herbal ini hampir menyediakan segala hal yang diinginkan pria terkait dengan seksualitasnya. Hammer of Thor dijual dalam bentuk kapsul yang berisikan serbuk.

Cara Kerja Hammer of Thor

Hammer of Thor memiliki cara kerja yang tidak jauh berbeda dengan obat kuat pada umumnya. Hammer of Thor mengandung berbagai bahan alami yang biasa disebut afrodisiak yang meliputi gingseng Korea, pasak bumi, Arginine, Muira Puama, Cistanche Tubulosa, Tribulus, dan Kudzu. Bahan-bahan herbal ini sudah terbukti dapat meningkatkan performa sesual pria, mengatasi impotensi, meningkatkan produksi sperma dan juga meningkatkan tingkat testosteron dan libido dalam tubuh.

Hammer of Thor bekerja dengan cara melancarkan aliran darah ke penis sehingga terjadi ereksi yang lebih kuat dan lama. Dengan lancarnya aliran darah ke penis, serta meningkatnya kadar libido, testosteron, dan dopamin dalam tubuh pria, maka kesehatan dan performa sesksual pria juga akan meningkat.

Dosis Hammer of Thor

Terdapat beberapa aturan mengenai dosis penggunaan Hammer of Thor. Konsumsi Hammer of Thor sebaiknya adalah setelah makan dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Penggunaan pertama pada pria yang belum pernah mencoba obat kuat: Cukup setengah isi kapsul saja untuk mengetahui adanya efek samping atau tidak. Jika Anda merasa aman, lanjutkan dosis 1 kapsul sehari keesokan harinya.
  • Penggunaan pertama pada pria yang sudah pernah mencoba obat kuat: Konsumsi 1 kapsul, jika tidak ada reaksi negatif, lanjutkan dengan dua kapsul keesokan harinya.
  • Penggunaan pada pria yang sudah terbiasa dengan obat herbal sejenis, bisa langsung mengonsumsi 2 kapsul.
  • Penggunaan untuk menjaga stamina (jika masalah seksualitas sudah teratasi) adalah 1-2 kaspul yang diminum dengan jarak 3-4 hari.

Suplemen ini bisa dikonsumsi jika Anda memiliki tekanan darah normal. Jika Anda memiliki masalah tekanan darah di atas rata-rata, maka sebaiknya Anda memulai dengan dosis setengah kapsui, baru kemudian dilanjutkan dengan dosis 1 kapsul dan 2 kapsul, jika tubuh sudah terbiasa. Tapi jika terjadi reaksi negatif setelah konsumsi obat ini sebaiknya langsung hentikan penggunaan dan berkonsultasi ke dokter.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Hammer of Thor

Menggunakan obat kuat memang merupakan salah satu cara paling praktis untuk mengatasi masalah seksual pada pria. Tapi, apakah obat kuat sudah pasti aman untuk dikonsumsi? Meskipin merupakan obat herbal, Anda tetap harus waspada dalam memilih obat kuat.

Banyak obat herbal yang tidak mencantumkan secara jujur komposisi obat apa saja yang terkandung di dalamnya, sehingga kita juga tidak bisa mengetahui dengan pasti bahaya dari obat tersebut. Selain itu, Hammer of Thor yang bukan merupakan produk lokal juga memiliki kemungkinan besar diproduksi versi palsunya di Indonesia, sehingga Anda pun harus mampu membedakan produk yang asli dan palsu.

Pemilihan obat kuat yang sembarangan juga bisa menyebabkan berbagai masalah lainnya salah satunya adalah kanker prostat. Sebelum memilih obat kuat sebagai solusi, Anda juga bisa mencoba terlebih dulu untuk mengatur pola hidup sehat dan juga menerapkan manajemen stres. Pada dasarnya, kedua hal tersebut juga sangatlah berpengaruh pada fungsi seksual seseorang.