Terbit: 1 Mei 2020 | Diperbarui: 18 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Salep Haemocaine adalah obat topikal untuk mengatasi wasir akut internal dan eksternal. Ketahui apa itu salep Haemocaine, cara penggunaan salep Haemocaine, dosis, efek samping, dll.

Haemocaine: Fungsi, Aturan Pakai, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Haemocaine

Berikut ini adalah informasi umum obat Haemocaine:

Nama Obat Haemocaine
Kandungan Obat Lidocaine HCl 5% dan Hydrocortisone acetate 0.25%
Kelas Obat Preparat anorektal
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi hemoroid akut internal dan eksternal, fisura ani, dan proktitis
Kontraindikasi Obat TB kulit, infeksi virus dan jamur pada area kulit yang sakit
Sediaan Obat  Salep atau tube 15 gram
Harga Obat  Rp108.078/tube

Harga salep Haemocaine mungkin berbeda di setiap apotek. Konsultasikan dengan apoteker Anda harga obat ini dalam ukuran lainnya.

Haemocaine Obat Apa?

Salep Haemocaine adalah obat topikal yang digunakan untuk mengobati wasir atau hemoroid akut internal dan eksternal, fisura ani, serta proktitis. Obat ini digunakan dengan cara dioleskan pada bagian yang sakit secara merata untuk meredakan gejala

Salep Haemocaine mengandung lidocaine HCl 5% dan hydrocortisone acetate 0.25%. Lidocaine HCl adalah obat anestesi lokal atau obat bius untuk memblokir sinyal saraf pada tubuh. Sementara hydrocortisone acetate adalah obat antiinflamasi untuk meredakan iritasi kulit seperti kulit merah, gatal, dan bengkak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

Kombinasi lidocaine HCl dan hydrocortisone acetate ini berfungsi untuk mengatasi kondisi kulit tertentu dan peradangan kulit di sekitar rektum. Rektum adalah bagian dari sistem pencernaan yang tepatnya menghubungkan antara usus besar ke anus. Obat ini harus digunakan berdasarkan resep dokter.

Merek Dagang Haemocaine

Obat ini dijual sebagai obat merek dengan nama salep Haemocaine. Obat ini tidak memiliki merek dagang lain dan hanya diproduksi oleh manufaktur farmasi Galenium Pharmasia Laboratories.

Fungsi Obat Haemocaine

Obat Haemocaine adalah obat resep yang hanya dapat digunakan berdasarkan petunjuk dokter untuk mengatasi beberapa indikasi, meliputi:

1. Mengatasi Wasir

Salep Haemocaine digunakan untuk mengatasi wasir (hemoroid) akut internal dan eksternal. Wasir adalah pembengkakan vena pada rektum bagian bawah dan bagian anus. Wasir interna adalah pembengkakan pada di dalam rektum. Sementara wasir eksterna adalah pembengkakan di bawah kulit di sekitar anus.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Wasir dengan Mudah dan Cepat

2. Mengatasi Fisura Ani

Salep ini juga digunakan untuk mengatasi fisura ani. Fisura ani adalah robekan tipis pada jaringan yang melapisi anus. Kondisi ini umumnya terjadi saat Anda buang air besar dengan feses yang keras. Gejala fisura ani yang paling umum adalah nyeri, keluar darah saat buang air besar, atau sulit buang air besar.

3. Mengatasi Proktitis

Salep ini juga digunakan untuk mengatasi proktitis. Proktitis adalah peradangan pada jaringan rektum. Kondisi ini terjadi akibat beberapa faktor seperti infeksi penyakit menular seksual, infeksi dubur, trauma anal, efek samping penggunaan antibiotik, dll.

Baca Juga: 7 Penyebab Perdarahan di Anus saat BAB

Peringatan Obat Haemocaine

Sebelum menggunakan obat ini, harap perhatikan beberapa peringatan penting, meliputi:

  • Ikuti semua petunjuk penggunaan sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk label obat.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi kandungan lidocaine, hydrocortisone, atau salep kulit lainnya.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat apapun.
  • Beri tahu dokter semua riwayat medis Anda dan daftar obat yang mungkin sedang digunakan saat ini.

Berikut ini beberapa peringatan sebelum menggunakan salep untuk wasir ini:

  • Penggunaan salep ini dapat memicu Aksis hipotalamus-hipofisis atau pituitari-adrenal (HPA), yaitu respon stres dengan otak.
  • Kondisi ini juga memicu insufisiensi glukokortikosteroid selama atau setelah Anda menggunakan salep ini.
  • Penyerapan kortikosteroid pada penggunaan salep topikal dapat memicu Sindrom Cushing dan hiperglikemia.

Sebaiknya, gunakan salep ini sesuai dengan resep dokter atau petunjuk penggunaan yang benar. Menggunakan obat sesuai resep akan mengurangi risiko efek samping, terutama salep ini digunakan di bagian penting dalam tubuh.

Interaksi Obat Haemocaine

Interaksi obat adalah kondisi di mana kandungan suatu obat berinteraksi atau memiliki reaksi tertentu saat bertemu dengan kandungan obat lainnya. Hal ini terjadi apabila Anda menggunakan dua obat atau lebih di waktu yang sama, termasuk vitamin atau obat herbal.

Belum ada informasi tentang interaksi salep ini dengan kandungan obat lainnya. Anda dapat bertanya dengan dokter Anda kemungkinan reaksi obat ini dengan salep kulit lainnya yang mungkin sedang Anda gunakan. Beritahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat lain agar tidak terjadi interaksi obat.

Efek Samping Haemocaine

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin terjadi:

  • Atrofi kulit atau penipisan kulit bila digunakan lebih dari 4 minggu
  • Reaksi alergi
  • Urtikaria atau biduran
  • Edema atau pembengkakan
  • Reaksi anafilaktoid

Informasi ini tidak memuat semua risiko efek samping salep Haemocaine. Efek samping lain mungkin terjadi. Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter bila efek samping parah terjadi.

Dosis Obat Haemocaine

Cara penggunaan salep Haemocaine adalah dengan mengoleskan salep pada area kulit yang sakit. Dosis digunakan sekitar 2-4 kali sehari atau sesuai dengan petunjuk penggunaan. Dosis setiap orang mungkin berbeda, jadi sebaiknya ikuti sesuai resep dokter Anda. Informasi ini tidak menggantikan resep dokter.

Baca Juga: 6 Cara Mencegah Gejala Wasir Kambuh (No. 4 Paling Mudah)

Cara Pakai Haemocaine

Cara penggunaan salep Haemocaine sama dengan menggunakan salep pada umumnya, namun ada beberapa aturan yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Jangan menghentikan penggunaan ini secara mendadak atau langsung. Sebaiknya, berhenti perlahan-lahan bila gejalanya sudah mereda.
  • Salep digunakan selama sekitar 1 minggu untuk mencegah gejala kambuh.
  • Jangan menggunakan salep ini lebih dari 4 minggu.
  • Hentikan penggunaan salep ini apabila terjadi efek samping berupa iritasi atau pendarahan pada rektum.
  • Tidak dianjurkan untuk digunakan pada ibu menyusui.

Apabila masih ada pertanyaan terkait penggunaan obat ini, harap hubungi dokter, apoteker, atau penyedia layananan kesehatan Anda.

Petunjuk Penyimpanan Salep Haemocaine

Menyimpan obat di tempat yang benar akan berpengaruh pada kualitas obat. Berikut ini panduan cara menyimpan obat dengan benar agar tidak rusak:

  • Paparan cahaya, panas, air dan kelembapan dapat merusak kandungan obat.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
  • Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan semua peralatan panas.
  • Selalu simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang cara penggunaan salep Haemocaine, harga salep Haemocaine, dll. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan resep dokter. Diharapkan tidak menggunakan salep apapun tanpa resep dokter demi perawatan dan penyembuhan yang lebih efektif. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. MIMS. 2020. Haemocaine. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/haemocaine?lang=id. (Diakses pada 1 Mei 2020).
  2. Ndrugs. 2020. Haemocaine. https://www.ndrugs.com/?s=haemocaine. (Diakses pada 1 Mei 2020).
  3. Sdrugs. 2020. Haemocaine. https://www.sdrugs.com/?c=drug&s=haemocaine. (Diakses pada 1 Mei 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi