Guaifenesin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

fungsi-guaifenesin-doktersehat

DokterSehat.Com – Guaifenesin obat apa? Guaifenesin adalah obat yang bisa meredakan batuk dan beberapa gejala demam. Obat guaifenesin termasuk jenis obat kelas ekspektoran. Anda bisa membeli guaifenesin di apotik tanpa resep dokter karena merupakan obat bebas.

Meskipun Anda bisa membeli guaifenesin tanpa resep dokter, bukan berarti Anda meremehkan aturan pakai obat guaifenesin. Anda perlu mengetahui beberapa informasi terkait guaifenesin, seperti bentuk sediaan, kandungan, harga guaifenesin, indikasi, kontraindikasi, fungsi guaifenesin, dosis guaifenesin, dan efek samping guaifenesin.

Rangkuman Informasi Obat Guaifenesin

  • Nama                                       : Guaifenesin
  • Golongan Obat                          : Ekspektoran
  • Bentuk Sediaan                         : Tablet, kapsul, sirup
  • Kandungan                               : Guaifenesin
  • Harga                                      : Rp10.000-20.000 per dos (100 tablet)
  • Fungsi Guaifenesin                    : Melegakan saluran pernapasan dari lendir
  • Indikasi Penggunaan                 : Batuk produktif
  • Kontraindikasi                           : Bayi, anak di bawah 4 tahun, ibu hamil dan menyusui
  • Dosis                                       : 200-400 mg
  • Cara pakai                               : Minum setelah makan
  • Efek samping                           : Mual, muntah, pusing, mengantuk

Bentuk Sediaan Guaifenesin

Bentuk sediaan obat guaifenesin tidak terdiri dari satu bentuk saja. Obat guaifenesin memiliki bentuk sediaan berupa tablet, kapsul, dan sirup. Ketiga bentuk sediaan guaifenesin adalah per oral, yaitu melalui mulut.

Obat guaifenesin yang terdiri dari ketiga bentuk sediaan tersebut bisa saja memiliki aturan pakai yang berbeda. Oleh karena itu, disarankan untuk membaca dan mengikuti petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan atau rekomendasi dokter.

Kandungan Guaifenesin

Guaifenesin merupakan nama merk obat yang memiliki kandungan dengan nama yang sama, yaitu guaifenesin. Bahan guaifenesin juga dikenal dengan nama lain yaitu gliseril guaiakolat. Guaifenesin ataupun gliseril guaiakolat dibuat secara sintetis dan memiliki struktur kimia 3-(o-methoxyphenoxy)-1 dan 2-propanediol.

Harga Guaifenesin

Penjualan obat guaifenesin bisa dijual dengan satuan dos ataupun strip. Setiap satu dos guaifenesin berisi 10 strip dan satu strip berisi 10 tablet. Jadi, satu dos berisi 100 tablet guaifenesin dan dibanderol dengan harga Rp10.000 hingga Rp18.000 per dos.

Harga guaifenesin untuk per strip adalah Rp1.000 hingga Rp1.800 per strip. Obat guaifenesin memang memiliki harga yang cukup murah sehingga mudah dijangkau oleh banyak kalangan masyarakat.

Indikasi Guaifenesin

Meskipun dijual secara bebas, penggunaan guaifenesin tidak boleh dilakukan secara bebas. Anda perlu memiliki indikasi medis untuk bisa menggunakan obat batuk ini. Indikasi penggunaan guaifenesin adalah ketika Anda mengalami batuk produktif.

Pasien yang mengalami batuk yang disertai pilek juga bisa menggunakan guaifenesin tetapi biasanya diberikan secara kombinasi dengan monografi obat dari kelas antitusif dan ekspektoran.

Beberapa kondisi yang biasanya bisa membolehkan pemakaian obat guaifenesin adalah flu, alergi, atau infeksi. Masalah kesehatan tersebut umum menyebabkan batuk, pilek, hidung tersumbat, dan sulit bernapas.

Kontraindikasi Guaifenesin

Anda tidak bisa menggunakan obat dengan kandungan guaifenesin jika pernah memiliki riwayat alergi terhadap guaifenesin. Obat guaifenesin juga dikontraindikasikan untuk anak dengan usia di bawah 4 tahun.

Pemberian obat guaifenesin pada orang dengan riwayat alergi bisa memicu terjadinya reaksi alergi, sedangkan pemberian kepada anak di bawah 4 tahun memungkinkan adanya gangguan tumbuh kembang.

Ibu hamil dan ibu hamil juga tidak bisa menggunakan obat guaifenesin. Kandungan bahan aktif yang ada di dalam obat guaifenesin bisa memungkinkan adanya masalah kehamilan dan memengaruhi laktasi.

Fungsi Guaifenesin

Obat batuk yang tergolong kelas ekspektoran ini memiliki beberapa fungsi sehingga gangguan yang muncul karena batuk bisa diredakan.

Berikut ini adalah beberapa fungsi guaifenesin:

  1. Menipiskan dahak dan lendir di saluran udara
  2. Mempermudah pembuangan dahak dan lendir
  3. Membersihkan saluran pernapasan
  4. Melegakan saluran pernapasan

Anda perlu mengingat bahwa obat guaifenesin hanya bersifat meredakan gejala berupa batuk dan pilek. Obat guaifenesin tidak mengobati penyebab batuk dan pilek. Di samping itu, guaifenesin juga tidak mempercepat pemulihan.

Dosis Guaifenesin

Dosis guaifenesin bagi orang dewasa adalah 200 mg hingga 400 mg setiap 4 jam. Pemakaian obat guaifenesin tidak boleh lebih dari 2,4 gram per hari. Obat guaifenesin bisa ditingkatkan dosisnya menjadi 600-1200 mg setiap 12 jam jika Anda membutuhkan.

Peningkatan dosis hanya bisa dilakukan atas resep dokter. Jangan mengubah dosis guaifenesin tanpa adanya instruksi dokter. Dosis guaifenesin bagi anak usia 12 tahun lebih sama dengan dosis untuk orang dewasa.

Namun, jangan pernah memberikan obat guaifenesin kepada anak-anak tanpa melakukan konsultasi dengan dokter. Pemberian obat guaifenesin sebaiknya dilakukan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter.

Efek Samping Guaifenesin

Ada beberapa hal yang mungkin muncul sebagai efek samping guaifenesin. Pemakaian obat guaifenesin secara berlebihan atau overdosis bisa menimbulkan efek samping berupa mual dan muntah.

Efek samping guaifenesin juga bisa menyebabkan rasa pusing dan mengantuk tibat-tiba. Oleh karena itu, sebaiknya tidak menggunakan guaifenesin jika Anda mengendarai kendaraan sendiri atau bekerja dengan mesin berat atau berbahaya.

Obat guaifenesin memiliki efek samping yang umum terjadi selain pusing, mengantuk, mual, dan muntah. Guaifenesin bisa membuat perut terasa sakit dan ruam. Jika Anda memiliki hipersensitivitas terhadap guaifenesin, maka Anda bisa mengalami reaksi alergi.

Reaksi alergi yang mungkin muncul, seperti ruam, gatal-gatal, sulit bernapas, mual, muntah, pusing, dan pembengkakan di wajah meliputi bibir dan lidah. Hentikan penggunaan guaifenesin dan segeralah ke dokter bila Anda mengalami efek samping ini.

Peringatan Penggunaan Obat Guaifenesin

Ada beberapa hal yang perlu Anda ingat di dalam pemakaian guaifenesin. Peringatan ini penting karena bisa menghindarkan Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu menjadi perhatian sebelum menggunakan obat guaifenesin:

  • Gunakan sesuai dosis dari dokter atau sesuai aturan
  • Jangan menggunakan guaifenesin secara berlebihan
  • Sebaiknya tidak berkendara sendiri atau bekerja dengan mesin bila ingin memakai guaifenesin
  • Selalu melakukan konsultasi dokter sebelum memberikan guaifenesin kepada anak-anak
  • Beri tahukan kepada dokter semua terapi obat kimia, obat herbal, dan suplemen yang Anda terapkan
  • Beri tahukan kepada dokter jika Anda pernah mengalami masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, atau emfisema
  • Penderita gangguan ginjal dan fenilketonuria perlu berhati-hati sebelum menggunakan guaifenesin
  • Jika masih batuk setelah menggunakan guaifenesin, maka konsultasikan dengan dokter

 

 

Sumber:

  1. MedlinePlus: Guaifenesin. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682494.html [diakses pada 29 Maret 2019]
  2. Drugs: Guaifenesin. https://www.drugs.com/guaifenesin.html [diakses pada 29 Maret 2019]
  3. DrugInformationSystem: Guaifenesin. http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=1281&type=1 [diakses pada 29 Maret 2019]