Grantusif: Manfaat, Dosis, Efek Samping

grantusif-doktersehat

DokterSehat.Com – Grantusif obat apa? Grantusif adalah obat dengan kandungan Dextromethorphan HBr, Grycerilguaiacolat, dan Diphenhydramine HCl. Kombinasi dari ketiga bahan ini ampuh untuk mengatasi batuk beserta dengan gejala-gejala yang biasanya menyertainya seperti pilek, bersin-bersin, gatal pada tenggorokan, hingga gangguan pernapasan.

Ketiga zat ini memiliki fungsinya masing-masing dalam mengatasi gejala batuk. Dextromethorphan HBr bekerja dengan cara menekan relfeks batuk yang berasal dari otak. Obat jenis ini cocok untuk mengobati batuk kering disertai pilek dan flu, tetapi tidak bisa digunakan untuk obat batuk berdahak dan batuk yang diakibatkan kondisi tertentu seperti asma atau kebiasaan merokok.

Glycerilguaiacolat bekerja sebagai pengencer dahak sehingga dahak mudah untuk dikeluarkan dan tidak menghalangi pernapasan. Keberadaan Glycerilguaiacolat seperti melengkapi Dextomethorphan yang tidak dapat mengatasi dahak.

Sedangkan Diphenhydramine memiliki cara kerja menghalami kerja histamin dalam tubuh. Itu berarti obat ini mampu untuk mengatasi gejala alergi. Glycerilguaiacolat baik digunakan untuk meredakan gejala flu dan alergi meliputi bersin, hidung gatal dan mampet, mata gatal dan berair, dan gejala lainnya. Obat ini juga sering kali difungsikan sebagai obat tidur dan obat untuk mengatasi mabuk darat.

Manfaat Grantusif

Jika melihat pada cara kerja ketiga zat yang ada di dalamnya, secara umum manfaat Grantusif adalah mampu untuk mengatasi gejala batuk, termasuk juga gejala-gejala yang dibsebabkan oleh alergi. Berikut adalah beberapa kondisi spesifik yang bisa diatasi oleh Grantusif:

  • Pilek dan flu
  • Gatal hidung dan tenggorokan
  • Bersin-bersin akibat pilek atau alergi
  • Batuk akibat alergi
  • Iritasi saluran pernapasan
  • Mata merah, gatal, dan berair akibat alergi.

Dosis Grantusif

Grantusif tersedia dalam bentuk kaplet dan setiap kapletnya mengandung 15 mg Dextromethorphan HBr, 100 mg Glycerilguaiacolat, dan 5 mg Diphenhydramine HCl. Obat ini bisa didapatkan tanpa resep dokter, tetapi tetap perhatikan dosis penggunaannya sesuai petunjuk dalam kemasan. Berikut adalah dosis Grantusif yang umumnya diberikan:

  • Dosis Grantusif untuk dewasa atau anak di atas 12 tahun: 1-2 kaplet diberikan 3 kali sehari.
  • Dosis Grantusif untuk anak 6-12 tahun: ½ hingga 1 kaplet diberikan sebanyak 3 kali sehari.

Tidak ditemukan dosis untuk anak di bawah 6 tahun, sehingga kemungkinan penggunaan untuk anak di bawah 6 tahun memang tidak disarankan. Jangan mengganti dosis baik menambahkan atau mengurangi, tanpa petunjuk dari dokter maupun apoteker.

Efek Samping Grantusif

Sama seperti obat pada umumnya, Grantusif juga dapat menimbulkan efek samping pada kondisi tertentu. Beberapa efek samping Grantusif yang sering ditemui adalah seperti:

  • Efek menenangkan yang menyebabkan kantuk
  • Gangguan pencernaan seperti mual dan susah buang air besar atau konstipasi
  • Sakit kepala

Jika Anda merasakan gejala efek samping Grantusif yang sudah disebutkan di atas, atau bahkan efek samping lainnya yang lebih parah, sebaiknya hentikan penggunaan obat ini. Jika gejala yang dirasakan tidak kunjung menghilang setelah konsumsi obat berhenti, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Perhatian dan Peringatan

Sebelum Anda mengonsumsi Grantusif, berikut adalah berbagai hal yang perlu mejadi perhatian dan peringatan bagi Anda:

  • Jangan gunakan obat ini pada pasien dengan hipersensitivitas terhadap Dextroethorphan HBr, Grycerilguaiacolat, dan Diphenhydramine HCl.
  • Obat ini tidak untuk digunakan oleh penderita asma, batuk 100 hari (batuk pertusis), dan juga batuk kronis.
  • Penggunaan obat ini pada anak-anak, wanita sedang program hamil, wanita hamil, dan ibu menyusui tidak disarankan, kecuali berada di bawah pengawasan dokter.
  • Seperti obat batuk dan pilek pada umumnya, Grantusif menyebabkan efek mengantuk. Jangan gunakan obat ini saat Anda akan berkendara atau akan beraktivitas yang cukup berat.
  • Penggunaan obat ini berasamaan dengan obat lain baik obat resep, non-resep, maupun herbal dapat memicu terjadinya interaksi obat yang bisa menurunkan kinerja obat dan meningkatkan potensi munculnya efek samping. Konsultasikan pada dokter tentang pengobatan lain yang sedang Anda jalani (jika ada), untuk mencegah terjadinya interaksi obat.
  • Penggunaan obat ini untuk jangka panjang tidak disarankan karena dapat meningkatkan timbulnya efek samping. Jika batuk tidak kunjung sembuh, segera hubungi dokter.

Itu dia sekilas tentang kandungan, manfaat, dosis, efek samping, dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan Grantusif. Semoga bermanfaat!