Terbit: 12 Juli 2020 | Diperbarui: 22 Juli 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Govazol adalah obat antijamur untuk mengatasi infeksi jamur seperti candidiasis. Ketahui Govazol obat apa, fungsi, dosis, efek samping, aturan pakai, dll.

obat-govazol-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Govazol

Berikut ini adalah informasi umum obat Govazol:

Nama Obat Govazol
Kandungan Obat Fluconazole
Kelas Obat Obat antijamur
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi infeksi jamur
Kontraindikasi Obat Pasien yang sensitif dengan kandungan Fluconazole
Sediaan Obat Tablet, kapsul, dan suntik atau injeksi
Harga Obat Rp105.369/tablet

Harga obat Govazol mungkin berbeda di setiap apotek. Tanyakan pada apoteker Anda harga obat ini dalam sediaan lainnya.

Govazol Obat Apa?

Govazol adalah obat antijamur dengan kandungan utama fluconazole. Obat ini digunakan untuk membunuh jamur yang berkembang di mulut, tenggorokan, kerongkongan, paru-paru, darah, kandung kemih, hingga area genital.

Obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati vaginal candidiasis, candida infeksi saluran kemih, meningitis akibat infeks jamur, jamur kaki, pneumonia jamur, dan infeksi jamur lainnya. Obat ini bekerja dengan cara membunuh jamur penyebab infeksi.

Fluconazole juga digunakan untuk mencegah risiko infeksi jamur pada orang dengan sistem imun yang lemah. Obat ini biasa digunakan oleh penderita AIDS, pasien pasca transplantasi sumsum tulang, dan pengobatan kanker tertentu.

Merek Dagang Govazol

Obat ini tersedia dalam obat generik Fluconazole. Sementara obat dengan kandungan antijamur yang sama dipasarkan dengan merek dagang lainnya, seperti:

  • Candipar
  • Cryptal
  • Diflucan
  • FCZ Infusion
  • Flucoral
  • Fluconazole
  • Fludis
  • Fluxar
  • Fungoz
  • Fuzolan
  • Fioflucan
  • Kifluzol
  • Quazol
  • Zemyc

Obat fluconazole mungkin juga dipasarkan dengan merek dagang lain yang belum tercatat dalam informasi ini.

Fungsi Obat Govazol

Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi jamur akibat jamur Candida, Cryptococcus, dan lainnya termasuk:

  • Vaginal Candidiasis (kandidiasis vaginalis)
  • Candidal balanitis (penis)
  • Sariawan
  • Jamur kulit
  • Panu
  • Esophageal Candidiasis, infeksi jamur Candida albicans pada esofagus
  • Superficial mucosal candidiasis, infeksi jamur Candida di kulit dan selaput lendir
  • Cryptococcal meningitis, infeksi selaput otak akibat jamur
  • Kandidiasis sistemik
  • Candida infeksi saluran kemih
  • Peritonitis jamur, infeksi dinding dalam perut akibat jamur
  • Coccidioidomycosis, demam akibat paparan jamur Coccidioides
  • Histoplasmosis, infeksi paru-paru akibat spora jamur Histoplasma capsulatum
  • Blastomycosis, infeksi jamur Blastomyces yang ada di tanah, daun, atau kayu
  • Sporotrichosis, infeksi kulit akibat jamur Sporothrix schenckii
  • Onikomikosis, infeksi jamur kuku kaki
  • Cryptococcosis, infeksi jamur Cryptococcus neoformans pada orang dengan sistem imun lemah
  • Infeksi jamur lainnya akibat sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti penderita HIV/AIDS

Obat ini mungkin digunakan untuk mengobati infeksi jamur lainnya yang belum tercantum dalam informasi kesehatan ini. Konsultasi pada dokter Anda tentang fungsi Govazol lainnya.

Peringatan Obat Govazol

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat antijamur ini, sebagai berikut:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan fluconazole.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat antijamur lainnya.
  • Baca dengan teliti resep dokter atau petunjuk penggunaan obat antijamur ini.
  • Minum obat sesuai dengan dosis dan jadwal dokter.
  • Konsultasikan pada dokter apakah obat ini aman digunakan pada wanita hamil, ibu menyusui, atau bila Anda sedang merencanakan kehamilan dalam waktu dekat.
  • Obat ini dapat digunakan untuk anak-anak di atas satu tahun dengan dosis yang disesuaikan.

Selain itu, beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat penyakit ini:

  • Penyakit liver
  • Kanker
  • Penyakit jantung
  • HIV/AIDS
  • Penyakit ginjal
  • Long QT syndrome

Dokter akan mengubah atau menyesuaikan dosis obat bila Anda memiliki riwayat penyakit tersebut.

Interaksi Obat Govazol

Interaksi obat adalah reaksi dari dua jenis obat, vitamin, suplemen, atau obat herbal yang diminum bersamaan tanpa resep dokter. Interaksi obat cenderung memicu efek samping.

Obat fluconazole akan berinteraksi bila digunakan bersama obat lain, seperti:

  • Warfarin
  • Sulfonilurea oral
  • Hidroklorotiazid
  • Fenitoin
  • Kontrasepsi oral
  • Rifampisin
  • Siklosporin
  • Teofilin
  • Terfenadin
  • Zidovudin
  • Takrolimus

Konsultasi pada dokter bila Anda sedang menggunakan beberapa obat lainnya, seperti:

  • Obat antibiotik, antijamur, atau antivirus
  • Obat pengencer darah
  • Obat kanker
  • Obat kolesterol
  • Obat diabetes oral
  • Obat jantung atau tekanan darah
  • Obat untuk malaria atau TBC
  • Obat untuk mencegah penolakan transplantasi organ
  • Obat untuk mengobati depresi atau penyakit mental
  • OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid);
  • Obat kejang
  • Obat steroid

Obat-obatan tersebut mungkin akan bereaksi dengan obat Govazol. Beritahu dokter bila Anda sedang dalam pengobatan dengan obat lainnya.

Efek Samping Govazol

Berikut ini beberapa efek samping obat Govazol yang mungkin terjadi:

  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Kembung
  • Ruam kulit
  • Sakit kepala
  • Hepatotoksisitas

Daftar efek samping tersebut mencantumkan semua efek samping kandungan fluconazole yang mungkin terjadi. Setiap pasien mungkin mengalami risiko efek samping berbeda pada setiap obat tergantung pada kondisi medis yang mendasarinya. Segera hubungi dokter bila mengalami efek samping parah.

Dosis Obat Govazol

Dosis Govazol untuk mengatasi infeksi jamur secara umum, sebagai berikut:

  • Cryptococcal Meningitis: Dosis awal 400 mg. Dosis lanjutan 200-400 mg sekali sehari minimal 6-8 minggu.
  • Kandidemia, Kandidiasis Diseminata, dan Infeksi Kandida: Dosis awal 400 mg. Dosis lanjutan 200 mg per hari. Dosis maksimal 400 mg per hari.
  • Tinea Pedis, Korporis, Kruris, Infeksi Kandida pada Kulit: Dosis 150 mg sekali seminggu atau 50 mg sehari sekali selama 2-4 minggu.
  • Dosis pada Pasien AIDS: 100-200 mg sekali sehari.

Dosis untuk infeksi jamur lainnya disesuaikan dengan gejala infeksi, tingkat keparahan, dan kondisi pasien. Informasi ini tidak menggantikan resep dokter.

Baca Juga: 13 Obat Jamur Kuku yang Alami dan Medis (Ampuh!)

Cara Pakai Govazol

Berikut ini cara pakai obat Govazol:

  • Baca dengan teliti aturan penggunaan obat ini di balik kemasan atau resep dokter.
  • Obat untuk infeksi jamur vagina biasanya diminum dalam satu tablet.
  • Obat ini juga tersedia dalam bentuk oral dan suntikan ke pembuluh darah.
  • Obat ini dapat digunakan sebelum dan sesudah makan.
  • Bila menggunakan obat cair, kocok terlebih dahulu.
  • Bila menggunakan obat suntik, hanya dokter yang dapat melakukannya.
  • Gunakan obat sesuai dosis, jadwal, dan durasi pengobatan.
  • Hubungi dokter bila obat ini tidak membuat Anda merasa lebih baik atau malah bertambah parah.

Tanyakan kepada dokter jika Anda belum memahami instruksi penggunaan obat antijamur ini. Gunakan obat ini sesuai dengan resep dokter untuk memaksimalkan kinerja obat untuk menyembuhkan infeksi jamur.

Petunjuk Penyimpanan Govazol

Ikuti petunjuk penyimpanan obat yang benar, sebagai:

  • Simpan obat Amikacin pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat fluconazole di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat fluconazole pada kemasan aslinya.
  • Hanya gunakan jarum suntik sekali pakai.
  • Pastikan membuang atau menghancurkan jarum suntik bekas pakai di tempat sampah.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Tanyakan kembali pada apoteker Anda cara menyimpan dan membuang jarum suntik yang sesuai prosedur.

Itulah pembahasan lengkap tentang Govazol obat apa. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi jamur namun Anda harus memahami penggunaannya. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter.

 

  1. MIMS. 2020. Diflucan fluconazole. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/diflucan?type=brief&lang=id. (Diakses pada 11 Juli 2020).
  2. Multum, Cerner. 2019. Fluconazole. https://www.drugs.com/mtm/fluconazole.html. (Diakses pada 11 Juli 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi