Glucophage: Manfaat, Dosis, Efek Samping

obat-glucophage-doktersehat

DokterSehat.Com – Glucophage obat apa? Glucophage adalah obat dengan kandungan Metformin, yang termasuk ke dalam kelas obat biguanida. Obat ini digunakan untuk mengatasi diabetes. Glucophage bekerja dengan cara membantu menormalkan kadar glukosa dalam darah.

Ketahui manfaat, dosis, efek samping, petunjuk penggunaan, dan hal lain yang perlu diketahui dari Glucophage berikut ini!

Manfaat Glucophage

Manfaat Glucophage adalah untuk mengatasi diabetes tipe 2. Diabetes tipe ini biasanya dapat dikontrol dengan diet dan juga olahraga. Pemberian Glucophage dilakukan ketika diet dan olahraga tidak efektif untuk mengontrol kadar gula darah. Glucophage juga dapat digunakan sebagai pencegahan komplikasi diabetes pada pasien yang mengalami obesitas.

Kontraindikasi Glucophage

Tidak semua orang dapat menggunakan Glucophage. Berikut adalah kondisi yang dianjurkan untuk menghindari penggunaan obat Glucophage:

  • Hipersensitif terhadap Metformin dan komponen lain yang terdapat dalam obat ini.
  • Memiliki gangguan hati.
  • Memiliki gangguan atau penurunan fungsi ginjal.
  • Penderita diabetes tidak terkontrol.
  • Dehidrasi.
  • Infeksi pada paru-paru, sistem pernapasa, atau ginjal.
  • Gangguan jantung akut.
  • Pengonsumsi alkohol berlebihan.

Dosis Glucophage

Glucophage umumnya hadir dalam sediaan kapsul Glucophage 500 mg, yang artinya setiap tabletnya mengandung 500 mg Metformin. Dosis Glucophage yang diberikan dapat berbeda, bergantung pada kondisi pasien.

Dosis awal untuk dewasa atau anak usia di atas 10 tahun adalah Glucophage 500 mg atau 850 mg, diberikan 1-2 kali per hari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 2000-3000 mg dengan jarak pemberian selama 1 minggu.

Dosis di atas adalah dosis yang lazim diberikan. Gunakan obat sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter. Jangan mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter maupun apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Glucophage

Penggunaan Glucophage atau Glucophage XR dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan jenis obat-obatan lain untuk mengatasi diabetes seperti suntikan insulin dan jenis obat minum lainnya.

Pertunjuk penggunaan Glucophage yang harus diperhatikan adalah seperti berikut ini:

  • Obat ini dapat dikonsumsi bersama atau tidka bersama dengan makanan.
  • Jangan mengunyah atau menghancurkan tablet. Tablet harus langsung ditelan bersama dengan air.
  • Jika Anda mengambil satu dosis, maka gunakan obat ini di pagi hari.
  • Jika Anda mengambil dua dosis, maka gunakan obat ini di pagi hari ketika sarapan dan di malam hari ketika makan malam.
  • Jika Anda mengambil tiga dosis, maka gunakan obat ini saat pagi hari ketika sarapan, siang hari ketika makan siang, dan malah hari ketika makan malam.
  • Jika tidak sengaja mengonsumsi dosis Glucophage berlebihan, segera konsultasikan ke dokter karena overdosis obat ini dapat menyebabkan asidosis laktat.
  • Jika tidak sengaja melewatkan dosis, tetap konsumsi sesuai dosis pada waktu selanjutnya.

Petunjuk Penyimpanan Glucophage

Berikut adalah petunjuk penyimpanan Glucophage yang perlu diperhatikan:

  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak. Jika anak Anda yang mengonsumsi obat ini, maka pengawasan orang tua dibutuhkan untuk memastikan anak menggunakan obat sesuai dengan dosisnya.
  • Simpan obat ini pada suhu ruangan dan hindarkan dari tempat yang lembap.
  • Hindarkan obat dari sinar matahari langsung.
  • Jika obat sudah melewati masa expired, tanyakan pada apoteker tentang tata cara pembuanagn obat agar tidak merusak lingkungan.

Efek Samping Glucophage

Setiap obat berpotensi untuk menyebabkan efek samping. Berikut adalah beberapa efek samping yang muncul dari penggunaan Glucophage:

  • Gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, sakit perut, dan hilang nafsu makan.
  • Asidosis laktat
  • Kelainan hati
  • Reaksi kulit seperti gatal dan ruam
  • Kadar vitamin B12 dalam darah menurun

Efek samping di atas terdiri dari efek samping yang paling sering terjadi hingga yang paling jarang terjadi. Efek samping tidak terjadi pada semua orang dan dapat terjadi akibat dari penggunaan dosis yang kurang tepat dan juga kondisi tertentu. Jika terjadi efek samping berat, hentikan penggunaan obat dan segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Interaksi Obat Glucophage

Penggunaan Glucophage bersama dengan obat lain dapat menyebabkan interaksi obat yang dapat menyebabkan efektivitas obat menurun atau potensi terjadinya efek samping meningkat. Pastikan Anda memberi tahu dokter jika Anda sedang atau belum lama ini menggunakan obat-obatan berikut ini:

  • Obat diuretik
  • Obat nyeri dan anti radang seperti OAINS atau COX-2-inhibitor
  • Óbat untuk mengatasi tekanan darah tinggi
  • Obat untuk mengatasi asma seperti salbutamol atau terbutaline
  • Kortikosteroid
  • Obat yang dapat meningkatkan kadar Glucophage dalam darah seperti Verapamil, Rifampicin, Cimetidine, Dolutegravir, Ranolazine, Trimethoprime, Vandetanib, Isavuconazole, Crizotinib, Olaparib.
  • Obat-obatan lain untuk mengatasi diabetes.

Daftar obat-obatan di atas kemungkinan bukan merupakan dartar lengkap. Selalu beri tahu dokter tentang obat yang sedang atau belakangan Anda gunakan untuk menghindari terjadinya interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Obat Glucophage

Glucophage termasuk ke dalam golongan obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Sebelum menggunakan Glucophage, berikut adalah beberapa hal yang perlu menjadi peringatan dan perhatian bagi Anda:

  • Hati-hati penggunaan pada pasien dengan gangguan ginjal, diabetes tidak terkontrol, infeksi serius, konsumsi alkohol berat, dan dehidrasi, karena dapat meningkatkan efek samping seirus yaitu asidosis laktat.
  • Hentikan penggunaan obat jika muncul gejala asidosis laktat seperti muntah, sakit perut, kram otot, kelelahan, kesulitan bernapas, dekat jantung melemah, suhu tubuh berkurang.
  • Penggunaan bersama dengan obat diabetes lain dapat menyebabkan hipoglikemia atau gula darah rendah.
  • Penggunaan Glucophage harus dikontrol untuk melihat apakah terjadi penurunan fungsi pada ginjal.
  • Insulin dibutuhkan selama kehamilan untuk mengontrol diabetes, berutahu dokter jika Anda sedang hamil atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Penggunaan Glucophage untuk ibu menyusui tidak disarankan.

 

Sumber:

  1. Glucophage 500 mg – https://www.medicines.org.uk/emc/files/pil.987.pdf diakses 13 Maret 2019