Terbit: 3 Juni 2021 | Diperbarui: 4 Juni 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Obat gatal selangkangan bisa Anda dapatkan secara bebas di apotek dan toko obat lainnya, tetapi sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Ini untuk mendapatkan dosis obat yang tepat dan hasil pengobatan yang efektif. Lebih lanjut ketahui daftar obat-obatan untuk mengatasi gatal selangkangan di bawah ini!  

6 Obat Gatal Selangkangan di Apotek yang Ampuh

Apa Itu Gatal di Selangkangan?

Jock itch atau gatal di selangkangan adalah infeksi yang umumnya terjadi akibat jamur dermatofita, jamur mikroskopis yang hidup di kulit, rambut, dan kuku. Ini adalah bentuk kurap yang suka hidup di tempat hangat dan lembap di tubuh. Kondisi ini juga disebut tinea cruris.

Mereka yang lebih rentan mengalaminya, termasuk orang yang banyak berkeringat, kelebihan berat badan (obesitas), atau orang yang memiliki eksim. Ini merupakan masalah yang sering terjadi pada atlet pria. Tetapi orang yang tidak berolahraga atau wanita juga dapat mengalaminya. 

Daftar Obat Gatal Selangkangan

Dalam kebanyakan kasus, gatal di selangkangan dapat Anda obati di rumah secara efektif. Namun, jika kondisinya parah dan berulang, Anda dapat menggunakan obat-obatan untuk menyingkirkan infeksi.

Berikut ini beberapa pilihan obat gatal selangkangan: 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

1. Obat Antijamur Topikal

Antijamur topikal yang dijual bebas di apotek dapat menghilangkan infeksi gatal di selangkangan. Obat tersedia dalam bentuk krim, gel, lotion, semprotan, atau bubuk antijamur yang tersedia di apotek. Obat ini bekerja cukup cepat, dengan membasmi jamur dalam waktu 2-4 minggu. Antijamur topikal golongan azole, seperti clotrimazole, econazole, miconazole, ketoconazole, dan oxiconazole memerlukan dua kali penggunaan dalam sehari selama 2-4 minggu.

Antijamur topikal golongan allylamine, seperti terbinafine, butenafine, dan naftifine, hanya memerlukan pemakaian sekali sehari dan menghilangkan infeksi lebih cepat. Untuk beberapa infeksi, dokter mungkin akan meresepkan ciclopirox, krim antijamur standar spektrum luas yang lebih efektif melawan infeksi dermatofita. Krim ciclopirox juga tersedia bebas di apotek.

2 Obat Antijamur Oral

Antijamur oral (obat minum) dalam bentuk pil lebih efektif tetapi memiliki efek samping yang serius. Dokter mungkin meresepkan antijamur oral jika infeksinya luas atau tidak sembuh dengan antijamur topikal. Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter akan meresepkan Lamisil atau Sporanox.

Dokter meresepkan obat gatal selangkangan karena gatal-gatal sering kali terjadi akibat infeksi kurap lain di tubuh, seperti kaki atlet (kutu air), semua infeksi kurap perlu pengobatan pada saat yang bersamaan. 

Baca Juga: 15 Penyebab Penis Gatal dan Cara Mengatasinya

3. Obat Antibakteri

Selain menggunakan sabun antibakteri untuk mengatasi infeksi ringan akibat eritrasma (infeksi bakteri di kulit), gatal di selangkangan akibat bakteri bisa menggunakan salep yang mengandung neomycin.

Sedangkan gatal akibat bakteri yang tergolong parah dapat menggunakan obat antibiotik oral selama 5-14 hari, termasuk cephalexin, dicloxacillin, doxycycline, minocycline, atau erythromycin.

4. Obat Antibiotik Topikal

Jika infeksi lebih luas, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik topikal atau mikrobisida. Obat yang paling efektif termasuk clindamycin 2%, salep Fucidin, dan salep Whitfield (kombinasi asam benzoat dan asam salisilat). Perawatan biasanya membutuhkan waktu selama 1-2 minggu dengan mengoleskannya dua kali sehari. Efek samping yang mungkin terjadi, termasuk ruam, kemerahan, kulit kering, gatal, dan mual.

Infeksi serius mungkin memerlukan antibiotik oral, termasuk clarithromycin, erythromycin, tetracycline, dan chloramphenicol. Pengobatan mungkin memerlukan sedikit dosis tunggal (untuk clarithromycin) atau hingga lima hari (untuk erythromycin). Efek samping dari obat gatal selangkangan ini, termasuk ruam, mual, muntah, sakit perut, diare, dan kehilangan nafsu makan.

Tetracycline adalah obat kategori D yang dapat membahayakan janin. Meskipun tidak dikontraindikasikan, sebaiknya hindari selama kehamilan mengingat ada obat lain yang dapat mengobati infeksi.

5. Salep untuk Kutu Kemaluan (Scabies)

Meskipun biasanya bukan kondisi serius, tetapi kutu kemaluan (kudis atau scabies) perlu mendapatkan pengobatan. Ini karena scabies sebabkan rasa gatal hebat yang memburuk di malam hari, serta menyebabkan ruam kulit di area di mana kutu kemaluan telah bersembunyi. 

Pengobatan scabies yang paling banyak digunakan adalah krim permethrin dan lotion malathion. Kedua obat ini mengandung insektisida yang membasmi kutu kemaluan. Krim permethrin 5% biasanya dianjurkan sebagai pengobatan pertama. Sedangkan lotion malathion 0,5% digunakan jika permethrin tidak efektif.

Jika pasangan telah terdiagnosa scabies genital, untuk menghindari infeksi berulang sebaiknya segera ke dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.

Langkah selanjutnya hindari berhubungan seks dan aktivitas lain dari kontak tubuh yang dekat dengan Anda dan pasangan sampai menyelesaikan pengobatan secara penuh.

6. Steroid Topikal

Jika ruam sangat merah dan gatal akibat kutu air, terutama jika terdapat lepuh di tepinya, steroid topikal (obat antiperadangan) seperti hidrokortison juga bisa Anda gunakan.

Gunakan krim steroid selama 5-7 hari dengan potensi ringan hingga sedang, seperti resep triamcinolone 0,025% sekali atau dua kali sehari untuk area yang meradang atau gatal. Krim steroid topikal ringan gunakan selama 5-7 hari seperti hidrokortison 1% sekitar 1-3 kali sehari untuk mengatasi gatal.

Namun, steroid saja tidak boleh Anda gunakan di selangkangan tanpa berkonsultasi dengan dokter. Ini karena steroid saja dapat menyebabkan ruam gatal di selangkangan jauh lebih buruk.

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Gatal di Penis (Pria Wajib Baca!)

Cara Mengatasi dan Mencegah Gatal di Selangkangan yang Alami

Selain obat gatal selangkangan dalam bentuk topikal dan obat oral, ada beberapa pilihan perawatan alami yang dapat membantu meredakan dan mencegah gatal di selangkangan. Hal ini membutuhkan perubahan gaya hidup yang harus Anda terapkan secara disiplin, karena gatal selangkangan bisa kembali kambuh.

Berikut ini beberapa cara meredakan dan mencegah gatal di selangkangan:

  • Menjaga kebersihan tubuh dengan baik.
  • pastikan tubuh tetap kering. Kelembapan dapat membuat lingkungan yang ideal untuk infeksi jamur. Mengeringkan paha bagian dalam dan area selangkangan setelah mandi sangat penting.
  • Menggunakan bedak untuk membantu menyerap kelembapan setelah berolahraga.
  • Menghindari pakaian dan pakaian dalam yang ketat. Pakaian ketat dan pakaian dalam dapat menahan kelembapan di kulit. Pria harus memilih celana boxer longgar jika memungkinkan.
  • Mengganti pakaian dalam setiap hari.
  • Jangan berbagi pakaian dan handuk dengan orang lain. Infeksi dapat menular dengan mudah di seluruh permukaan yang terinfeksi.
  • Menggunakan sandal di kamar mandi umum atau di kolam renang umum untuk menghindari kontak dengan permukaan yang terinfeksi.
  • Membersihkan peralatan olahraga sebelum menggunakannya. Jamur yang berasal selangkangan dapat bertahan hidup di permukaan yang keras dengan mudah.

 

  1. Anonim. 2020. Jock Itch Treatments and Medications. https://www.singlecare.com/conditions/jock-itch-treatment-and-medications (Diakses pada 3 Juni 2021)
  2. Brannon, Heather L. 2020. Jock Itch Symptoms, Causes, and Treatments. https://www.verywellhealth.com/jock-itch-tinea-cruris-fungal-infection-1068772 (Diakses pada 3 Juni 2021)
  3. Brannon, Heather L. 2020. Overview of Erythrasma Skin Infection. https://www.verywellhealth.com/what-is-the-erythrasma-skin-infection-1069432 (Diakses pada 3 Juni 2021)
  4. Cole, Gary W. 2019. Jock Itch. https://www.medicinenet.com/jock_itch/article.htm (Diakses pada 3 Juni 2021)
  5. Fletcher, Jenna. 2017. What to know about jock itch. https://www.medicalnewstoday.com/articles/315788#Symptoms (Diakses pada 3 Juni 2021)
  6. Nall, Rachel. 2019. Jock Itch: Causes, Symptoms, and Treatments. https://www.healthline.com/health/jock-itch (Diakses pada 3 Juni 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi