Terbit: 12 September 2020 | Diperbarui: 13 September 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Fluocinonide adalah obat untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Ketahui Fluocinonide cream obat apa, dosis, fungsi, efek samping, cara pakai, dll.

Fluocinonide: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Fluocinonide

 Nama Obat  Fluocinonide
 Kandungan Obat   Fluocinonide
 Kelas Obat  Kortikosteroid Topikal
 Kategori Obat  Obat keras/obat resep
 Manfaat Obat  Mengatasi  masalah kulit seperti alergi, ruam, eksim, dan dermatitis
 Kontraindikasi Obat
  • Sudah mengalami infeksi di kulit sebelumnya
  • Intoleransi terhadap obat
  • Atrofi kulit (kerusakan jaringan kulit) yang sudah ada sebelumnya
 Sediaan Obat  Obat topikal (krim)
 Harga Obat  Rp15.000/tube

Harga Fluocinonide cream di apotek mungkin berbeda. Anda juga dapat membeli obat ini di toko obat online namun tetap menggunakan resep dokter.

Fluocinonide Obat Apa?

Fluocinonide cream adalah obat untuk mengatasi dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti ruam, alergi, eksim, psoriasis plak, dan dermatitis.

Obat ini adalah obat kortikosteroid yang kuat untuk mengurangi gejala kulit gatal, merah, serta bengkak atau meradang. Obat ini bekerja dengan cara mencegah tubuh dalam melepaskan zat alami yang menyebabkan peradangan kulit.

Merek Dagang Fluocinonide

Obat kortikosteroid untuk kulit ini juga dijual dengan merek dagang lain, seperti:

  • Dermacin
  • Fluocinonide-E
  • Fluovix
  • Fluex
  • Lidex
  • Licon
  • Lidex-E
  • Vanos

Obat kulit ini mungkin juga dipasarkan dalam merk dagang lain yang belum tercantum dalam informasi ini.

Fungsi Obat Fluocinonide

Kortikosteroid topikal adalah obat yang mengandung steroid untuk mengatasi berbagai macam masalah kulit, termasuk:

  • Ruam kulit
  • Alergi
  • Pembengkakan
  • Kulit kemerahan
  • Gatal-gatal

Fluocinonide cream juga digunakan untuk mengatasi gangguan kulit, seperti:

  • Eksim: Dermatitis atopik dengan gejala umum kulit merah, gatal, pecah-pecah, dan kasar.
  • Psoriasis: Penyakit kulit yang ditandai dengan gejala kulit gatal, merah, bercak-bercak, dan bersisik.
  • Dermatitis: Peradangan kulit dengan gejala kulit kering, bengkak, ruam, mengelupas, hingga melepuh.
  • Dermatosis: Istilah untuk semua gangguan kulit terutama yang diakibatkan oleh peradangan kulit.

Obat kortikosteroid topikal ini mungkin juga digunakan untuk indikasi lain yang belum dicantumkan dalam informasi kesehatan ini.

Baca Juga: 10 Obat Iritasi Kulit yang Ampuh (Medis dan Alami)

Peringatan Obat Fluocinonide

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat kortikosteroid topikal ini, sebagai berikut:

  • Hati-hati bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan fluocinonide.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi dengan obat golongan kortikosteroid atau steroid lainnya.
  • Obat ini hanya digunakan untuk penggunaan kulit luar.
  • Obat topikal ini tidak boleh diaplikasikan pada wajah, area sekitar mata, mulut, ketiak, dan selangkangan. Hindari juga penggunaan krim topikal pada area payudara bila Anda sedang menyusui.
  • Obat ini hanya boleh digunakan untuk anak di atas usia 12 tahun.
  • Tanyakan pada dokter apakah obat ini aman digunakan untuk wanita hamil atau ibu menyusui.

Demi keamanan dan kesehatan Anda, beritahu dokter bila Anda sudah mengalami riwayat medis sebagai berikut:

  • Memiliki alergi kulit tertentu.
  • Memiliki reaksi berlebihan terhadap obat steroid.
  • Memiliki infeksi kulit yang sudah ada sebelumnya.
  • Memiliki riwayat gangguan kelenjar adrenal.

Selain itu, obat topikal ini juga dapat meningkatkan gula darah sehingga penderita diabetes harus berhati-hati sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Fluocinonide

Interaksi obat adalah reaksi yang muncul saat Anda minum dua jenis obat berbeda atau lebih di waktu bersamaan tanpa petunjuk dokter. Interaksi obat juga dapat terjadi bila Anda menggunakan dua obat topikal, termasuk krim, salep, losion, atau produk perawatan kulit lainnya secara bersamaan.

Semua kandungan berbeda yang diaplikasikan dalam area kulit yang sama mungkin memunculkan efek samping. Berikut ini beberapa obat yang dilaporkan dapat memicu interaksi obat dengan golongan kortikosteroid:

  • Aspirin
  • Benadryl
  • Kalsium 600 D
  • CoQ10
  • Cymbalta
  • Minyak Ikan
  • Flexeril
  • Flonase
  • Lyrica
  • Metoprolol Succinate ER
  • MiraLAX
  • Nexium
  • ProAir HFA
  • Singulair
  • Tylenol
  • Suplemen vitamin B12
  • Suplemen vitamin C
  • Suplemen vitamin D3
  • Xanax
  • Zyrtec

Sebaiknya juga tidak menggunakan dua obat secara bersamaan, termasuk obat topikal, obat herbal, obat bebas, obat resep, vitamin, atau suplemen lainnya. Konsultasikan lagi dengan apoteker Anda terkait interaksi obat kortikosteroid topikal dengan obat lainnya.

Efek Samping Fluocinonide

Berikut ini risiko efek samping kortikosteroid topikal yang mungkin terjadi:

  • Reaksi alergi
  • Kulit merah parah
  • Kulit kering
  • Kulit bersisik
  • Mengelupas
  • Melepuh
  • Pembengkakan kulit
  • Penipisan kulit

Daftar efek samping obat kortikosteroid topikal tersebut tidak mencantumkan semua efek samping karena setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda. Segera hubungi dokter bila gangguan kulit Anda malah bertambah parah.

Dosis Obat Fluocinonide

Ketahui dosis obat kortikosteroid topikal untuk mengatasi gangguan kulit secara umum, yaitu:

  • Dosis Dewasa: Aplikasikan obat topikal 0,05% secara merata ke area kulit yang mengalami gangguan.
  • Jadwal Dosis: Aplikasikan krim sebanyak 1-4 kali sehari.

Anda dapat mengurangi dosis bila kondisi kulit sudah membaik. Setiap pasien memiliki dosis berbeda tergantung pada tingkat keparahan gejala, usia, reaksi terhadap dosis obat pertama, dan riwayat medis lainnya. Informasi resep kortikosteroid topikal ini tidak menggantikan resep dokter dan bukan juga acuan untuk petunjuk penggunaan obat.

Baca Juga: Dermatitis Atopik: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dll

Cara Pakai Fluocinonide

Berikut ini cara pakai cream fluocinonide:

  • Baca aturan pakai sebelum mengaplikasikan obat ini atau sesuai dengan aturan penggunaan obat yang ada di balik kemasan.
  • Aplikasikan obat ini sesuai dengan dosis dan jadwal yang ditentukan.
  • Cuci tangan sebelum menggunakan obat topikal ini.
  • Aplikasikan salep atau krim secara tipis dan merata ke kulit.
  • Jangan mengaplikasikan salep terlalu banyak atau melebar ke area kulit yang sehat.
  • Jangan membalut salep dengan perban kecuali sesuai dengan perintah dokter.

Tanyakan kepada apoteker jika Anda belum memahami instruksi penggunaan obat kortikosteroid topikal ini.

Petunjuk Penyimpanan Fluocinonide

Ikuti petunjuk penyimpanan obat kortikosteroid topikal yang tepat, berikut ini:

  • Simpan obat-obatan pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat kortikosteroid topikal di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat kortikosteroid topikal pada kemasan aslinya.
  • Jauhkan obat kortikosteroid topikal dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang sisa obat apapun sembarangan karena akan mencemari lingkungan atau disalahgunakan.

Itulah pembahasan lengkap tentang fluocinonide cream obat apa. Fluocinonide cream adalah obat untuk mengatasi gangguan kulit secara umum. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan apoteker atau dokter.

 

  1. MIMS. 2020. Fluocinonide. https://www.mims.com/philippines/drug/info/fluocinonide?mtype=generic.
  2. Multum, Cerner. 2019. Fluocinonide topical. https://www.drugs.com/mtm/fluocinonide-topical.html.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi