Terbit: 7 Juli 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Fluimucil adalah obat untuk mengencerkan mukus, lendir, atau dahak berlebihan pada penderita penyakit paru-paru tertentu. Ketahui Fluimucil obat apa, komposisi, indikasi, aturan pakai, efek samping, dan harga obat pada pembahasan ini. 

Fluimucil: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, Harga, dll

Rangkuman Informasi Obat Fluimucil

Nama Obat Fluimucil 
Kandungan Obat N-acetylcysteine
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi infeksi saluran pernapasan di mana ada mukus atau lendir berlebih di paru-paru. 
Kontraindikasi Hipersensitif pada komposisi obat.
Sediaan Obat Granul untuk larutan oral, kapsul, tablet, sirup kering, dan inhalasi. 
Harga obat 
  • Tablet: Rp8.600/tablet.
  • Fluimucil Eff 600 Mg: Rp 18.900/tablet.
  • Obat Fluimucil Granule 200 mg Rp 7.688/sachet. 
  • Fluimucil Dry Syrup 75 ml: Rp 77.000 /Botol.

Harga obat mungkin berbeda di setiap apotek.

Fluimucil Obat Apa?

Fluimucil adalah obat dengan kandungan asetilsistein yang bisa memecah lendir atau mukus dan melumasi mulut, tenggorokan, dan paru-paru. Biasanya digunakan sebagai obat batuk, pilek,  bronkitis, emfisema, bronkiektasis, profilaksis, dan terapi komplikasi bronkopulmonal dengan mukostatis.

Obat ini mengandung bahan aktif N-acetylcysteine dan tersedia dalam beberapa bentuk, termasuk tablet, kapsul, sirup kering, inhalasi, dan granul. Dapat digunakan untuk anak-anak dan dewasa namun harus dengan resep dokter. 

Bentuk Sediaan Fluimucil

Obat fluimucil yang beredar di pasaran memiliki beberapa jenis bentuk sediaan, di antaranya adalah granul, cairan sirup, kapsul, dan effervescent. Fluimucil Pediatric mengandung asetilsistein sebanyak 100 mg pada setiap sachet.

Obat Fluimucil Adult yang mengandung 200 mg asetilsistein untuk setiap sachet tersedia dalam bentuk sediaan granul. Fluimucil Dry Syrup tentu saja tersedia dalam bentuk cairan sirup dengan kandungan asetilsistein sebanyak 100 mg untuk setiap 5 mL.

Fluimucil Cap tersedia dalam bentuk kapsul dengan kandungan asetilsistein sebanyak 200 mg per kapsul. Sementara sediaan effervescent mengandung asetilsistein sebanyak 600 mg per tablet eff.

Indikasi Fluimucil

Manfaat N-acetylcysteine yang utama adalah untuk meredakan gejala batuk dan pilek seperti sekresi lendir kental yang berlebih dengan cara menipiskan lendir sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

Pada umumnya, obat ini digunakan dalam terapi mukolitik baik yang akut maupun yang kronis. Orang-orang yang menderita penyakit paru-paru dengan lendir yang banyak bisa menggunakan obat dengan bahan aktif N-acetylcysteine ini.

Beberapa jenis penyakit paru-paru dengan lendir tebal, di antaranya adalah penyakit bronkitis akut, bronkitis kronis, bronkiektasis, pulmonari emfisema, profilaksis dan terapi komplikasi bronkopulmonal dengan mukostatis, bronkial catarrh, dan mukovisidosis. 

Obat N-acetylcysteine juga bisa digunakan oleh pasien atau konsumen yang memiliki infeksi saluran pernapasan dengan sekresi lendir berlebih. Kandungan N-acetylcysteine juga berperan sebagai anti-radikal bebas dan antioksidan.

Peringatan dan Perhatian

  • Ada beberapa hal yang menjadi kontraindikasi bagi orang-orang dengan kondisi medis tertentu. 
  • Pasien yang hipersensitif atau alergi terhadap zat N-acetylcysteine yang terkandung di dalam obat ini.
  • Orang yang menderita kasus fenilketonuria juga tidak boleh menggunakan obat ini.
  • Kontraindikasi juga bisa terjadi apabila diberikan kepada penderita asma. 
  • Penggunaan obat dalam jumlah berlebih dapat menimbulkan efek samping karena overdosis.
  • Penggunaan obat N-acetylcysteine perlu berhati-hati pada pasien dengan kondisi medis tertentu seperti sedang hamil, menyusui, memiliki riwayat gastritis, anak berusia di bawah 6 tahun (kecuali diberikan sirup kering), dan bersamaan dengan obat super tetra karena mengandung tetrasiklin yang bisa berinteraksi negatif dengan asetilsistein.

Efek Samping Fluimucil

Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi karena beberapa alasan. Efek samping obat N-acetylcysteine bisa menyebabkan munculnya reaksi alergi obat seperti gatal-gatal, ruam kulit, mual, muntah, sakit kepala, sulit bernapas, dan terjadi pembengkakan pada bagian wajah.

Hal ini terjadi karena pasien memiliki alergi dengan kandungan asetilsistein di dalam obat. Segeralah mencari bantuan medis terdekat apabila Anda mengalami salah satu atau beberapa tanda-tanda reaksi alergi tersebut.

Efek samping lainnya yang mungkin terjadi di antaranya seperti diare, pirosis, stomatitis, urtikaria dan telinga berdengung. Penurunan tekanan darah dan denyut jantung yang cepat juga bisa terjadi.

Dosis Fluimucil

Penggunaan obat resep tentunya harus sesuai dengan dosis untuk bisa mendapatkan manfaatnya. Apabila tidak mengonsumsi sesuai dengan dosis yang tepat maka manfaat oba akan berkurang dan malah menimbulkan efek samping tertentu. Semua obat N-acetylcysteine dikonsumsi setelah makan agar lambung tidak teriritasi.

Dosis obat tentunya memiliki perbedaan pada setiap variannya. Pada varian fluimucil pediatric, dosis untuk anak adalah 1 sachet sebanyak 3 x sehari. Dosis fluimucil adult juga sama yaitu 3 x 1 sachet dalam sehari.

Dalam bentuk sediaan sirup kering, dosis untuk orang dewasa adalah 1 sendok takar sebanyak 3 kali sehari. Pada anak-anak usia di bawah 2 tahun adalah 5 mL per hari, dosis anak usia 2-4 tahun adalah 10 mL per hari, dan pada anak lebih dari 4 tahun memiliki dosis fluimucil sebanyak 15 mL per hari.

Obat N-acetylcysteine dalam bentuk kapsul memiliki dosis 1 kapsul sebanyak 2 kali sehari untuk anak usia 6-14 tahun dan 1 kapsul sebanyak 2-3 kali sehari untuk anak di atas usia 14 tahun. Dalam bentuk sediaan effervescent, dosisnya adalah sebanyak 1 tablet effervescent per hari yang dilarutkan dengan segelas air.

Cara Pakai Fluimucil

Konsumsi sesuai dosis dari dokter. Sebaiknya konsumsi bersama makanan. Obat tablet dan kapsul harus ditelan secara langsung. Sementara sediaan obat sirup kering harus dilarutkan terlebih dulu dengan air putih matang dengan suhu ruangan. Setiap sediaan obat memiliki cara pakai berbeda, jadi baca aturan pakai di balik kemasan dengan teliti. 

Cara Penyimpanan Obat

  • Simpan obat pada tempat sejuk, wadah kering, dan jauh dari jangkauan paparan matahari langsung.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan.
  • Buang bungkus obat pada tempat sampah.

Itulah pembahasan tentang Fluimucil obat apa. Ini adalah obat untuk mengencerkan dahak pada infeksi saluran pernapasan. Semoga informasi ini bermanfaat. 

paket obat isolasi mandiri doktersehat

 

  1. Zambon. 2018. Acetylcysteine. http://www.zambon.co.id/media/1128/id_fluimucil_kapsul.pdf. (Diakses pada 8 Oktober 2018).
  2. Us National Library of Medicine. 2018.  Acetylcysteine. http://medlineplus.gov. (Diakses pada 8 Oktober 2018).
  3. MIMS. 2020. Fluimucil Acetylcysteine. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/fluimucil?type=brief&lang=id. (Diakses pada Juli 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi