Terbit: 17 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Fludane obat apa? Fludane adalah obat yang mengandung klorfeniramin maleat dan beberapa kandungan obat lainnya. Obat fludane biasanya digunakan untuk meredakan gejala batuk, pilek, dan flu. Penggunaan obat fludane termasuk ke dalam kelompok terapi antihistamin.

Fludane – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat fludane termasuk informasi tentang indikasi fludane, kontraindikasi fludane, bentuk sediaan fludane, manfaat fludane, dosis fludane, dan efek samping fludane.

  • Nama: Fludane
  • Kelas Terapi: Antihistamin
  • Monografi Obat: Klorfeniramin maleat kombinasi

Indikasi Fludane

Obat fludane digunakan untuk mengatasi batuk, pilek, flu dan demam. Penggunaan obat fludane juga bisa untuk mengatasi urtikaria dan mengobati reaksi anafilaktik. Pada penderita yang mengalami reaksi alergi seperti mual, gatal-gatal, sakit kepala, dan mengalami pembengkakan juga bisa menggunakan obat fludane.

Bagi Anda yang terkena gigitan dan sengatan serangga bisa meminum obat fludane sesuai dosis yang dianjurkan dokter. Orang-orang yang menderita insomia juga bisa menggunakan obat fludane setelah berkonsultasi dengan dokter.

Obat ini juga bisa dipakai untuk mengatasi muntah, bersin-bersin, sakit kepala dan mengalami kongesti saluran pernapasan. Akan tetapi, pastikan bahwa Anda tidak memiliki kontraindikasi obat fludane.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Kontraindikasi Fludane

Penggunaan obat fludane tidak berlaku untuk berbagai kondisi dan pengguna. Para penderita asma dan bayi prematur memiliki kontraindikasi dengan obat fludane. Selain itu, penggunaan obat fludane juga memerlukan perhatian khusus bagi pasien atau konsumen yang mengalami retensi urin, hipertrofi prostat, penyakit hati, dan epilepsi.

Pasien yang memiliki faktor risiko galukoma sudut sempit dan obstruksi pyloroduodenal juga perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum minum obat fludane. Dosis fludane bagi penderita gangguan ginjal perlu diturunkan.

Penggunaan obat fludane untuk anak di bawah usia 6 tahun tidak dianjurkan kecuali telah mendapat anjuran dan petunjuk dokter. Meskipun aman, akan tetapi obat fludane sebaiknya dihindari pada oleh penderita porfiria.

Bentuk Sediaan Fludane

Obat fludane yang tersedia di pasaran memiliki dua bentuk sediaan. Kedua bentuk sediaan obat fludane adalah berbentuk kaptabs dan sirup. Bentuk sediaan kaptabs obat fludane memiliki sedikit perbedaan pada kandungan obat.

Kandungan obat fludane dalam bentuk kaptabs terdiri dari klorfeniramin maleat, paracetamol, phenylpropanolamine HCl dan dextromethorphan, sedangkan kandungan obat fludane dengan bentuk sediaan sirup memiliki semua kandungan obat fludane kaptabs kecuali dextromethorphan.

Manfaat Fludane

Obat fludane memiliki beberapa manfaat yang sangat terkait dengan terapi alergi nasal dan rhinitis alergika. Manfaat fludane bisa untuk meredakan bersin-bersin dan sekresi nasal. Selain itu, obat fludane juga bisa untuk meredakan batuk dan pilek serta flu.

Manfaat fludane yang lain juga bisa mencegah urtikaria dan mengatasi beberapa tanda-tanda reaksi alergi yaitu sepertir ruam kulit, gatal-gatal, mual, dan muntah. Fludane bermanfaat bagi penderita insomnia tetapi berkonsultasilah lebih dulu sebelum menggunakan obat fludane.

Dosis Fludane

Ikutilah anjuran dosis fludane yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter. Dosis fludane dengan bentuk sediaan kaptabs adalah 1 kaplet sebanyak 3 kali sehari untuk orang dewasa, sedangkan ½ kaplet sebanyak 3 kali sehari untuk anak usia 6-12 tahun.

Bentuk sediaan fludane sirup tentu memiliki dosis yang berbeda dengan bentuk sediaan kaptabs. Dosis fludane dalam bentuk sirup untuk orang dewasa adalah 4 sendok takar sebanyak 3 kali sehari dan 2 sendok takar sebanyak 3 kali sehari untuk anak usia 6-12 tahun.

Efek Samping Fludane

Obat fludane memiliki beberapa efek samping yang memerlukan perhatian khusus agar tidak menjadi lebih parah. Efek samping fludane bisa menyebabkan rasa kantuk, gangguan pada saluran pencernaan, otot menjadi lemah, dan sakit kepala.

Selain itu, obat fludane juga memberikan efek samping berupa hipotensi, tinnitus, kelainan darah, palpitasi, takikardi, aritmia, dan retensi urin. Reaksi alergi juga bisa menjadi efek samping fludane bagi pasien yang memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap kandungan obat fludane.

 

Segeralah mencari bantuan medis apabila mengalami tanda-tanda reaksi alergi seperti gatal-gatal, mual, muntah, sakit kepala, ruam kulit, sesak napas, dan bengkak pada wajah, bibir, atau mata. Selain itu, efek samping berupa pandangan yang kabur juga bisa terjadi walaupun jarang.

 

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi