Terbit: 21 Maret 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Menjaga kesehatan selama masa kehamilan memang sangat penting untuk dilakukan. Meskipun begitu, terkadang ibu hamil tetap dapat terserang berbagai penyakit, flu adalah salah satunya. Bagaimana cara mengatasi flu selama kehamilan? Berikut adalah obat flu untuk ibu hamil yang aman!

obat-flu-untuk-ibu-hamil-doktersehat

Obat Flu untuk Ibu Hamil

Flum umumnya ditandai dengan beberapa gejala seperti sakit tenggorokan, batuk, hidung meler, sakit kepala, demam, muntah, diare, nyeri tubuh, dan kelelahan. Wanita hamil atau baru melahirkan dapat lebih rentan terhadap penyakit ini dan bisa mengalami gejala yang lebih berat.

Selama masa kehamilan, wanita tidak diperbolehkan mengonsumsi obat sembarangan karena beberapa jenis obat mungkin dapat berisiko jika dikonsumsi selama masa kehamilan. Ibu hamil dapat melakukan perawatan di rumah dan mengonsumsi jenis obat yang diperbolehkan oleh dokter.

Berikut adalah beberapa obat flu yang aman untuk ibu hamil:

1. Istirahat yang Cukup

Istirahat dan tidur lebih banyak adalah salah satu perawatan flu di rumah yang wajib dilakukan.

Cara ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan sistem imun tubuh agar tubuh dapat melawan virus dengan lebih efektif. Memperbanyak istirahat adalah salah satu obat flu yang dapat diterapkan setiap orang, termasuk juga ibu hamil.

Sebaiknya kurangi aktivitas sehari-hari dan sisihkan waktu lebih banyak untuk istirahat di rumah.

2. Menjaga Asupan Makanan Bergizi

Selain istirahat yang cukup, menjaga asupan makanan bergizi juga dapat menjadi obat flu untuk ibu hamil.

Anda disarankan untuk memperbanyak asupan makanan yang kaya vitamin C dan zinc yang bagus untuk meningkatkan sistem imun. Sumber vitamin C yang baik untuk ibu hamil meliputi buah-buahan sayuran seperti jeruk, kiwi, tomat, brokoli, dan bayam.

Sedangkan makanan yang mengandung zinc yang tinggi antara lain seperti daging merah tanpa lemak, dada ayam tanpa kulit, telur, buncis, brokoli, biji labu kuning, hingga sereal yang diperkaya zinc.

3. Perbanyak Asupan Cairan

Memperbanyak asupan cairan sangat berguna ketika Anda mengalami flu.

Konsumsi cairan dapat membantu meredakan gejala sakit tenggorokan. Selain itu, asupan cairan yang cukup juga membantu mencegah dehidrasi dan mengganti asupan cairan yang hilang ketika Anda mengalami demam, muntah, atau diare sebagai gejala flu.

Perlu diketahui bahwa dehidrasi harus dicegah karena dehidrasi dapat memicu berbagai komplikasi lainnya yang dapat berbahaya.

Selain air putih, asupan cairan juga dapat Anda penuhi dari asupan jus buah, sup, hingga air kelapa.

4. Minum Vitamin

Jika takut asupan vitamin yang berasal dari makanan kurang, konsumsi multivitamin juga sangat direkomendasikan saat kehamilan.

Vitamin menghadirkan berbagai nutrisi seperti vitamin C, zinc, dan banyak nutrisi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Konsumsi multivitamin akan membantu meningkatkan sistem imun tubuh.

Selain itu, multivitamin juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin untuk menunjang pertumbuhannya selama kehamilan.

Baca Juga: 7 Vitamin untuk Ibu Hamil yang Baik bagi Perkembangan Janin

5. Madu

Batuk dan tenggorokan gatal adalah gejala flu yang cukup umum.

Madu dapat menjadi obat flu untuk ibu hamil yang ampuh untuk mengatasi gejala ini. Madu dapat membantu menenangkan tenggorokan. Cobalah untuk mengonsumsi 10 ml madu atau setara dengan dua sendok takar obat sebelum tidur.

6. Paracetamol

Paracetamol dapat membantu mengatasi gejala flu seperti demam dan juga sakit kepala.

Obat ini dapat dikonsumsi oleh ibu hamil, namun disarankan untuk mengambil dosis paling rendah dan jangan dikonsumsi untuk jangka panjang. Apabila setelah mengonsumsi obat ini dan melakukan perawatan di rumah lainnya gejala tetap tidak membaik, segera berkonsultasi ke dokter.

Paracetamol adalah obat yang dijual bebas dan bisa didapatkan tanpa resep dokter. Meskipun begitu, tetap gunakan obat ini dengan hati-hati. Jika Anda memiliki kehamilan berisiko, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

7. Obat Antivirus

Influenza atau flu disebabkan oleh infeksi virus.

Dalam beberapa kasus, obat antivirus mungkin dibutuhkan untuk mengatasi kondisi ini. Salah satu obat antivirus yang dianggap aman untuk ibu hamil adalah oseltamivir. Obat ini biasanya diberikan melalui oral dengan durasi perawatan selama 5 hari. Obat ini hanya bisa didapatkan setelah Anda melakukan pemeriksaan ke dokter dan mendapatkan resep.

Apakah Vaksin Flu Aman untuk Ibu Hamil?

Sebagai penyakit yang disebabkan oleh virus, pada dasarnya penyakit ini dapat dicegah dengan menggunakan vaksin.

Vaksin flu aman diberikan selama kehamilan, tapi wanita hamil tidak boleh menggunakan jenis vaksin hidup yang dilemahkan atau live attenuated influenza vaccine. Jenis vaksin ini mengandung mikroorganisme hidup dari virus sehingga berpotensi menyebabkan infeksi virus pada janin.

Vaksin flu sudah terbukti efektif menurunkan risiko ibu hamil terserang flu yang lebih parah. Vaksin yang diberikan selama kehamilan juga dapat memberi perlindungan pada bayi di beberapa bulan pertama setelah kelahiran.

Sebelum Anda mendapatkan vaksin flu selama kehamilan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter sebelumnya.

Selain mendapatkan vaksin, Anda juga bisa melakukan pencegahan flu dengan beberapa cara seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin, menghindari keramaian, menjauhi orang yang sedang flu, dan hindari menyentuh wajah terutama mulut dan hidung jika tangan belum bersih.

Pencegahan ini penting dilakukan selama kehamilan karena ibu hamil memang lebih rentan terhadap risiko infeksi. Jika terdapat anggota keluarga yang mengalami flu atau jenis infeksi lainnya, sebaiknya jaga jarak hingga orang tersebut sembuh.

Itu dia sekilas informasi tentang perawatan di rumah dan obat flu yang aman untuk ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Anonim. 2018. Honey: An effective cough remedy?. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/expert-answers/honey/faq-20058031. (Diakses 21 Maret 2020).
  2. Anonim. 2019. Recommendations for Obstetric Health Care Providers Related to Use of Antiviral Medications in the Treatment and Prevention of Influenza. https://www.cdc.gov/flu/professionals/antivirals/avrec_ob.htm. (Diakses 21 Maret 2020).
  3. Anonim. 2019. Pregnancy and the Flu. https://www.webmd.com/cold-and-flu/fact-sheet-pregnancy-flu#1. (Diakses 21 Maret 2020).
  4. Iftikhar, Noreen. 2019. 10 Natural Remedies for Flu Symptoms. https://www.healthline.com/health/natural-flu-remedies. (Diakses 21 Maret 2020).
  5. de Bellefonds, Colleen. 2019. Flu During Pregnancy: What You Need to Know to Stay Safe. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/pregnancy-health/flu-during-pregnancy/#symptoms. (Diakses 21 Maret 2020).
  6. Fletcher, Jenna. 2019. Flu during pregnancy: What to know. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/pregnancy-health/flu-during-pregnancy/. (Diakses 21 Maret 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi