Terbit: 22 Maret 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Guna mengatasi pembekuan darah, salah satu obat yang digunakan adalah Enoxaparin. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai obat ini mulai dari fungsi,  efek samping, hingga dosis dan lainnya!

Enoxaparin: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Cara Pakai, dll

Rangkuman Informasi Obat Enoxaparin

Nama obat Enoxaparin
Merek dagang Lovenox
Golongan obat Antikoagulan
Kategori obat Obat resep
Tingkat keamanan obat bagi ibu hamil dan menyusui menurut FDA B
Fungsi obat Membantu mengencerkan darah pada kasus:

  • ST-elevation myocardial infarction akut
  • Angina
  • Profilaksis tromboemboli vena
  • Trombosis vena dalam (Deep vein thrombosis)
  • Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi  ekstrakorporeal saat hemodialysis
Kontraindikasi obat Penggunaan obat tidak disarankan apabila mengalami:

  • Hipersensitivitas terhadap Enoxaparin
  • Hipertensi
  • Gangguan katup jantung
  • Infeksi jantung
  • Perdarahan mayor
  • Retinopati diabetik
  • Stroke
  • Tukak lambung
  • Trombositopenia
  • Penyakit ginjal
  • Riwayat operasi
Dosis obat

ST-elevation myocardial infarction akut

  • Dewasa: Dosis awal 30 mg (3.000 u), diberikan via intravena (IV) dan diiringi 1 mg/kg BB (100 u/kg) via injeksi  subkutan (SC). Dosis lanjutan 1 mg/kg BB via SC setiap 12 jam selama 8 hari (atau sesuai kondisi). Dua dosis awal via SC tidak boleh lebih dari  100 mg (1.000 u). Untuk pasien terapi PCI, dosis ditambah 300 mcg/kg BB (30 u/kg) via IV (diberikan jika dosis via SC dilakukan lebih dari 8 jam sebelumnya)
  • Lansia: >75 tahun, 750 mcg/kg BB (75 u/kg) via SC setiap 12 jam. Dosis maksimal 75 mg (7.500 u) untuk 2 dosis awal

 Angina (tidak stabil)

  • Dewasa:  1 mg/kg BB (100 u/kg) setiap 12 jam selama 2-8 hari)

 Profilaksis tromboemboli vena

  • Dewasa (Risiko rendah-hingga sedang):  20 MG (2.000 U), satu kali sehari selama 7-10 hari (atau sesuai kebutuhan). Dosis pertama diberikan 2 jam sebelum tindakan operasi
  • Dewasa (Risiko tinggi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari. Dosis pertama diberikan 12 jam sebelum tindakan operasi. Dosis alternatif 30 mg (3.000 u), 2 kali sehari. Diberikan 12-24 jam pasca tindakan operasi. Dosis lanjutan  40 mg, 1 kali sehari selama 3 minggu
  • Dewasa (kondisi imobilisasi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari selama  6-14 hari
  • Anak-anak: <2 bulan 750 mcg/kg BB (75 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 500 mcg/kg (50 u/kg), setiap 12 jam

 Trombosis Vena Dalam

  • Dewasa: 1 mg/kg BB (100 u/kg), setiap 12 jam. Dosis alternatif 1,5 mg/kg (150 u/kg), 1 kali sehari selama 5 hari
  • Anak-anak: <2 bulan 1,5 mg/kg BB (150 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 1 mg/kg (100 u/kg), setiap 12 jam

Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi  ekstrakorporeal saat hemodialysis

  • Dewasa: 1 mg/kg (100 u/kg) pada saat sesi dialysis. Dosis lanjutan 0,5-1 mg/kg BB (50-100 mg/kg apabila dibutuhkan
Sediaan obat Injeksi

Enoxaparin Obat Apa?

Enoxaparin obat apa? Enoxaparin adalah obat dari golongan antikoagulan yang diformulasikan untuk mengatasi masalah pembekuan darah kronis yang harus segera mendapat pertolongan karena jika tidak dapat membahayakan nyawa penderitanya.

Sebagai antikoagulan, obat ini bekerja dengan cara mengencerkan darah dan menjaga agar aliran darah tetap lancar. Obat Enoxaparin juga memiliki mekanisme kerja yakni meminimalisir pembekuan protein di dalam darah. Obat dapat digunakan bersamaan dengan antikoagulan lainnya guna memaksimalkan efektivitasnya.

Merek Dagang Obat Enoxaparin

Obat ini dijual dengan berbagai merek dagang, namun yang paling umum digunakan adalah Lovenox.

Anda bisa mendapatkan obat Enoxaparin di apotek maupun toko obat terdekat. Akan tetapi, Anda memerlukan resep dokter untuk bisa menggunakan obat ini. Jangan membeli dan menggunakan obat tanpa resep dari dokter.

Fungsi Obat Enoxaparin

Seperti yang sudah disebutkan, fungsi obat ini adalah untuk membantu mengencerkan darah dan meminimalisir pembekuan darah kronis pada kasus:

  • ST-elevation myocardial infarction akut
  • Angina
  • Profilaksis tromboemboli vena
  • Deep vein thrombosis
  • Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi ekstrakorporeal saat hemodialysis

Peringatan Obat Enoxaparin

Dalam menggunakan obat ini, ada sejumlah hal penting yang perlu Anda ketahui dan pahami. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Kontraindikasi Obat Enoxaparin

Penggunaan obat tidak disarankan pada orang-orang dengan sejumlah kondisi. Pasalnya, hal ini dapat menurunkan efektivitas obat atau bahkan menimbulkan reaksi-reaksi yang bisa saja membahayakan tubuh.

Kondisi-kondisi yang dimaksud meliputi:

  • Hipersensitivitas terhadap Enoxaparin
  • Hipertensi
  • Gangguan katup jantung
  • Infeksi jantung
  • Perdarahan mayor
  • Retinopati diabetik
  • Stroke
  • Tukak lambung
  • Trombositopenia
  • Penyakit ginjal
  • Riwayat operasi

2. Peringatan dan Perhatian Obat Enoxaparin Lainnya

Sementara itu, peringatan dan perhatian lainnya yang harus diketahui sebelum mengonsumsi obat ini adalah sebagai berikut:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti gusi berdarah, batuk berdarah, sakit kepala, dan gejala efek samping lainnya yang mungkin muncul pasca mengonsumsinya
  • Jika gejala efek samping tak kunjung mereda dalam waktu yang cukup lama, segera periksakan diri ke dokter
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

Apakah Obat Enoxaparin Aman bagi Ibu Hamil dan Menyusui?

Obat Enoxaparin masuk ke dalam kategori B dalam hal tingkat keamanan bagi ibu hamil dan menyusui berdasarkan klasifikasi dari United States Food and Drugs Administration (USFDA).

Kategori B diberikan pada jenis obat yang berdasarkan penelitian—dengan objek hewan—menunjukkan tidak adanya dampak negatif pada janin, tetapi belum dapat dipastikan apakah efek yang sama juga terjadi pada manusia.

Atas dasar hal tersebut, obat dengan kategori B dapat diberikan pada ibu hamil dan menyusui HANYA jika manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan.

Interaksi Obat Enoxaparin

Obat ini akan berinteraksi jika digunakan bersamaan dengan sejumlah jenis obat-obatan tertentu. Interaksi yang terjadi berdampak pada menurunnya efektivitas kinerja obat maupun menimbulkan reaksi-reaksi tertentu pada tubuh.

Obat-obatan yang dimaksud di antaranya sebagai berikut:

  • Aspirin
  • Ibuprofen
  • Celexocib
  • Albuterol
  • Warfarin
  • Furosemide
  • Pregabalin
  • Acetaminophen
  • Esomeprazole
  • Metoprolol
  • Tramadol
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D3
  • Vitamin K

Selain obat-obatan di atas, mungkin masih ada jenis obat lainnya yang akan berinteraksi dengan Enpagliflozin apabila digunakan secara bersamaan. Oleh sebab itu, sampaikan pada dokter apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut maupun obat-obatan lainnya agar dokter bisa mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Efek Samping Obat Enoxaparin

Penggunaan obat kemungkinan akan menimbulkan gejala efek samping, kendati terbilang jarang terjadi. Gejala efek samping yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Demam
  • Kebingungan
  • Mual
  • Diare
  • Perdarahan di area injeksi
  • Anemia
  • Haematuria
  • Feses berwarna gelap
  • Urine disertai darah
  • Napas pendek

Gejala efek samping di atas merupakan suatu hal yang wajar dan biasanya akan mereda setelah beberapa saat. Kendati demikian, Anda disarankan untuk segera mengunjungi dokter apabila gejala yang dirasakan tak kunjung mereda setelah beberapa lama guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Nantinya, dokter akan menentukan apakah kemunculan gejala tersebut terkait dengan penggunaan obat atau bukan. Jika ya, dokter bisa menyarankan Anda untuk menghentikan penggunaan obat dan mencarikan obat alternatif yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Dosis Obat Enoxaparin

Melihat dari peruntukannya, Empagliflozin masuk ke dalam kategori obat resep. Itu artinya, penggunaan obat ini tidak bisa sembarangan dan harus di bawah pengawasan dokter beserta resep yang diberikan.

Berikut ini adalah informasi mengenai aturan dosis obat yang perlu Anda ketahui.

1. Dalam Bentuk Apa Obat Enoxaparin Tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk cairan injeksi. Pemberian obat harus dilakukan oleh dokter, perawat, maupun tenaga medis profesional yang menangani.

2. Dosis Obat Enoxaparin

Informasi dosis ini tidak bisa dijadikan acuan karena dosis yang diresepkan oleh dokter Anda mungkin saja berbeda. Pastikan penggunaan obat sesuai dengan aturan dari dokter guna menghindari kelebihan pemakaian (overdosis) yang mungkin saja bisa berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Berikut aturan dosis umum untuk obat ini sesuai dengan kondisi yang dialami:

ST-elevation myocardial infarction akut

  • Dewasa: Dosis awal 30 mg (3.000 u), diberikan via intravena (IV) dan diiringi 1 mg/kg BB (100 u/kg) via injeksi subkutan (SC). Dosis lanjutan 1 mg/kg BB via SC setiap 12 jam selama 8 hari (atau sesuai kondisi). Dua dosis awal via SC tidak boleh lebih dari  100 mg (1.000 u). Untuk pasien terapi PCI, dosis ditambah 300 mcg/kg BB (30 u/kg) via IV (diberikan jika dosis via SC dilakukan lebih dari 8 jam sebelumnya)
  • Lansia: >75 tahun, 750 mcg/kg BB (75 u/kg) via SC setiap 12 jam. Dosis maksimal 75 mg (7.500 u) untuk 2 dosis awal

Angina (tidak stabil)

  • Dewasa: 1 mg/kg BB (100 u/kg) setiap 12 jam selama 2-8 hari)

Profilaksis tromboemboli vena

  • Dewasa (Risiko rendah-hingga sedang): 20 MG (2.000 U), satu kali sehari selama 7-10 hari (atau sesuai kebutuhan). Dosis pertama diberikan 2 jam sebelum tindakan operasi
  • Dewasa (Risiko tinggi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari. Dosis pertama diberikan 12 jam sebelum tindakan operasi. Dosis alternatif 30 mg (3.000 u), 2 kali sehari. Diberikan 12-24 jam pasca tindakan operasi. Dosis lanjutan 40 mg, 1 kali sehari selama 3 minggu
  • Dewasa (kondisi imobilisasi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari selama 6-14 hari
  • Anak-anak: <2 bulan 750 mcg/kg BB (75 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 500 mcg/kg (50 u/kg), setiap 12 jam

Trombosis Vena Dalam

  • Dewasa: 1 mg/kg BB (100 u/kg), setiap 12 jam. Dosis alternatif 1,5 mg/kg (150 u/kg), 1 kali sehari selama 5 hari
  • Anak-anak: <2 bulan 1,5 mg/kg BB (150 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 1 mg/kg (100 u/kg), setiap 12 jam

Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi  ekstrakorporeal saat hemodialysis

  • Dewasa: 1 mg/kg (100 u/kg) pada saat sesi dialysis. Dosis lanjutan 0,5-1 mg/kg BB (50-100 mg/kg apabila dibutuhkan

Cara Pakai Obat Enoxaparin

Obat antikoagulan ini harus digunakan dengan benar agar efektivitasnya terasa, pun menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (overdosis, dsb.).

Berikut ini adalah petunjuk atau cara pakai obat Enoxaparin yang perlu Anda ketahui dan pahami:

  • Pastikan untuk menggunakan obat ini setelah mendapat rekomendasi dari dokter yang menangani Anda.
  • Pastikan obat dalam keadaan baik, bai kemasan maupun fisik obat itu sendiri.
  • Gunakan obat ini sesuai arahan dari dokter
  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang tadi sudah disebutkan di atas, atau sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan oleh dokter Anda.
  • Gunakan obat ini secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya yakni setiap 24 jam sekali (untuk dosis 1 kali sehari). Tentukan jadwal penggunaan obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Pastikan dokter atau perawat yang menangani Anda memberikan obat ini secara benar sesuai prosedur
  • Imbangi penggunaan obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, dan aktivitas-aktivitas lainnya sesuai arahan dokter Anda
  • Jika dalam kurun waktu beberapa minggu (penggunaan maksimal yang disarankan oleh dokter) kondisi Anda tidak juga membaik, pastikan Anda mendapat penanganan medis yang tepat dari dokter

Petunjuk Penyimpanan Obat Enoxaparin

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang perlu Anda terapkan:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 20 – 25 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Obat ini memiliki masa kedaluwarsa. Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

 

  1. Enoxaparin. https://www.mims.com/philippines/drug/info/enoxaparin%20sodium?mtype=generic (Diakses pada 22 Maret 2020)
  2. Enoxaparin. https://www.drugs.com/mtm/enoxaparin.html (Diakses pada 22 Maret 2020)
  3. Pregnancy Safety Guide. https://www.mims.com/malaysia/viewer/html/pregdef.htm (Diakses pada 5 Maret 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi