Terbit: 26 Agustus 2018
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Enervon C obat apa? Enervon C adalah suplemen dengan kandungan Asam Askorbat (vitamin C) dan juga B kompleks seperti Thiamin (vitamin B1),  Riboflavin (vitamin B2), Niacinamide (vitamin B3), Pyridoxine (vitamin B6), vitamin B12, dan Calcium pantothenate. Suplemen ini biasanya difungsikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan juga sebagai suplemen untuk pemulihan setelah sakit.

Enervon C: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Manfaat Enervon C

Sebagai suplemen vitamin untuk memenuhi kebutuhan vitamin tubuh, berikut adalah manfaat yang bisa didapat dari penggunaan Enervon C:

  • Memenuhi kebutuhan vitamin harian tubuh.
  • Membantu pemulihan tubuh setelah sakit.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga stamina.
  • Membantu pengobatan untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin dan vitamin B kompleks.
  • Meningkatkan nafsu makan.
  • Menjaga kesehatan kulit dan mencegah sariawan.
  • Membantu mengatasi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Dosis Enervon C

Enervon C tersedia dalam kemasan isi 30 tablet dan kemasan isi 4 tablet. Setiap tablet Enervon C memiliki komposisi sebagai berikut:

  • Thiamin (vitamin B1) sebanyak 50 mg
  • Riboflavin (vitamin B2) sebanyak 20 mg
  • Niacinamide (vitamin B3) sebanyak 50 mg
  • Pyridoxine (vitamin B6) sebanyak 5 mg
  • Vitamin B12 sebanyak 5 mcg
  • Calcium pantothenate sebanyak 20 mg
  • Vitamin C sebanyak 500 mg

Dosis Enervon C untuk dewasa adalah satu tablet sehari atau sesuai dengan anjuran dokter, tergantung pada kondisi tubuh Anda. Konsumsi Enervon C sebaiknya dikonsumsi berbarengan dengan makanan agar penyerapannya lebih baik. Penggunaan Enervon C pada anak-anak belum ditemukan dosisnya sehingga ada kemungkinan suplemen ini tidak baik untuk anak-anak.

Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui relatif aman dilakukan. Tetapi ada baiknya jika penggunaan untuk ibu hamil dan menyusui, dikonsultasikan terlebih dulu pada dokter atau apoteker untuk memastikan keamaan dari suplemen vitamin ini.

Efek Samping Enervon C

Bentuknya yang merupakan suplemen vitamin, membuat Enervon C relatif aman untuk dikonsumsi. Namun kondisi tertentu atau dosis yang berlebihan juga bisa memicu timbulnya berbagai efek samping. Masalah ini umumnya terjadi akibat kandungan vitamin C yang cukup tinggi dalam Enervon C yang melebihi kebutuhan vitamin C normal harian orang dewasa. Berikut adalah efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan Enervon C:

  • Asam lambung meingkat yang ditandai dengan gejala nyeri pada perut bagian uluhati, perut kembung, mual, hingga muntah.
  • Gangguan pencernaan seperti diare.
  • Kerusakan ginjal akibat ginjal yang bekerja terlalu keras, bisa berupa batu ginjal hingga kondisi gagal ginjal.
  • Menyebabkan gangguan pembekuan darah.
  • Reaksi alergi seperti ruam merah, gatal, pembengkakan, hingga kesulitan bernapas.
  • Efek samping lain seperti sakit kepala dan pusing.
  • Gangguan jantung seperti , detak jantung di atas normal.
  • Kondisi tubuh penuh gairah.

Jika efek samping yang muncul semakin berat dan berkelanjutan, segera hentikan pengunaan suplemen ini dan segera berkonsultasi dengan dokter.

Perhatian dan Peringatan

Sebelum mengonsumsi suplemen Enervon C, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Jangan gunakan suplemen ini dalam jangka waktu yang lama tanpa pengawasan dokter untuk menghindari timbulnya efek samping yang tidak diinginkan.
  • Jangan sembarangan mengganti dosis obat tanpa saran dari dokter.
  • Interaksi obat mungkin terjadi dan bisa mengganggu penyerapan vitamin B12 dalam usus jika Enervon C dikonsumsi bersama dengan obat-obat seperti Colchicine, Cimetidine, Ranitidine, Asam Aminisalisilatm, Neomicyn, dan Potassium.
  • Interaksi obat juga mungkin terjadi dan bisa mengakibatkan penurunan vitamin B12 dalam plasma, jika Enervon C digunakan bersama dengan obat kontrasepsi hormonal yang diberikan secara oral.
  • Diskusikan dengan dokter atau apoteker tentang penggunaan suplemen ini untuk pengonsumsi alkohol. Kemungkinan juga terdapat jenis makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat ini.
  • Interaksi obat juga bisa terjadi pada pasien dengan konsidi Tromboemboli (kelainan pada masa nifas), Erythremia (kelainan sel darah merah), dan juga hipersensitivitas pada vitamin B kompleks.

Itu dia sekilas tentang manfaat, dosis, efek samping, dan hal-hal yang harus diperhatikan sebelum penggunaan suplemen Enervon C. Selain menggunakan suplemen, jangan lupa untuk tetap penuhi kebutuhan vitamin tubuh Anda dengan banyak mengonsumsi makanan bergizi tinggi vitamin seperti sayur dan buah.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi