Terbit: 4 Februari 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Docetaxel obat apa? Docetaxel adalah obat yang digunakan untuk menunjang kemoterapi bagi penderita kanker, terkhusus pada pasien kanker metastatis atau kondisi ketika sel kanker sudah menyebar ke organ maupun jaringan tubuh di luar organ asal. Ketahui lebih lanjut mengenai obat ini mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya.

Docetaxel: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Docetaxel

Nama obat Docetaxel
Golongan obat Taksan antineoplastik
Kategori obat Obat resep
Manfaat obat Mematikan sel kanker metastatis
Sediaan obat injeksi

Cara Kerja Obat Docetaxel

Docetaxel adalah bagian dari kemoterapi dalam rangka menyembuhkan penyakit kanker, terutama kanker yang sudah menyebar ke organ dan jaringan lain atau disebut juga kanker metastatis.

Cara kerja obat ini adalah dengan menghancurkan dan mematikan sel kanker sebelum menyebar lebih jauh. Docetaxel akan mengikat menghambat depolimerisasi mikrotubuler hingga yang terjadi kemudian adalah sel kanker hancur dan mati (apotopsis). Dengan demikian, obat Docetaxel membuat sel kanker ‘gagal’ untuk berkembang dan melakukan invasi lebih jauh terhadap organ dan jaringan tubuh.

Manfaat Obat Docetaxel

Manfaat obat Docetaxel adalah untuk membantu penyembuhan kanker, khususnya kanker yang sudah memasuki stadium lanjut di mana sel kanker sudah mulai menyebar ke organ maupun jaringan tubuh lainnya (metastatis).

Beberapa penyakit kanker yang umum diatasi dengan menggunakan obat ini adalah:

  • Kanker payudara
  • Kanker paru-paru
  • Kanker prostat

Jenis-jenis penyakit kanker yang disebutkan di atas memiliki potensi lebih besar untuk terjadinya metastatis. Itulah mengapa penggunaan obat ini menjadi penting pada kasus penyakit kanker tersebut.

Kontraindikasi Obat Docetaxel

Penggunaan obat ini sebagai bagian dari kemoterapi untuk penyembuhan kanker mungkin tidak akan disarankan oleh dokter apabila pasien terindikasi mengalami sejumlah kondisi kesehatan lainnya, yaitu:

  • Kerusakan organ hati (liver) kronis
  • Kadar baselin neutrofil di bawah 1,500 sel/mm3
  • Retensi cairan tubuh
  • Gangguan sistem pernapasan
  • Gangguan indera penglihatan
  • Ibu hamil dan menyusui

Pastikan dokter mengetahui betul apabila Anda mengalami salah satu dari kondisi-kondisi di atas agar ia bisa mencari alternatif obat guna menggantikan ‘tugas’ dari obat ini.

Dosis Obat Docetaxel

Docetaxel yang tersedia dalam bentuk cairan injeksi ini termasuk ke dalam kategori obat keras. Dosis obat menyesuaikan dengan jenis kanker yang diderita pasien, pun seberapa sel kanker telah menyebar.

Berikut ini adalah gambaran dosis obat yang perlu Anda ketahui.

1. Dosis Docetaxel untuk Pengobatan Kanker Payudara

Dosis untuk pengobatan kanker payudara adalah sebagai berikut:

  • 60-100 mg/m2 setiap 1 jam sekali per 3 minggu.

2. Dosis Docetaxel untuk Pengobatan Kanker Paru-paru, Kanker Leher, Adenokarsinoma, Kanker Prostat

Dosis untuk pengobatan kanker paru-paru, kanker leher, adenokarsinoma, kanker prostat adalah sebagai berikut:

  • 75 mg/m2 1 kali per 3 minggu

Dosis obat ini mungkin saja berbeda. Sekali lagi, hal ini tergantung dari kondisi pasien itu sendiri. Pastikan untuk mendapatkan dosis yang sesuai dan selalu patuhi aturan dokter guna memperlancar proses pengobatan.

Petunjuk Penggunaan Obat Docetaxel

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Pastikan dosis obat sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter
  • Gunakan obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama. Contoh, setiap 24 jam sekali (untuk dosis 1 kali sehari). Pastikan perawat memberikan obat ini sesuai dengan waktu yang telah ditentukan secara konsisten selama masa pengobatan
  • Hindari lupa menggunakan obat ini agar proses pengobatan tidak terganggu dan malah berisiko menyebabkan kegagalan pengobatan
  • Imbangi penggunaan obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, dan kegiatan-kegiatan lainnya sebagaimana disarankan oleh dokter

Petunjuk Penyimpanan Obat Docetaxel

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang benar:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 2 – 25 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Docetaxel

Penggunaan obat untuk menyembuhkan kanker mungkin akan menimbulkan gejala efek samping. Gejala efek samping yang dimaksud seperti:

  • Retensi cairan
  • Mual
  • Muntah
  • Sembelit
  • Diare
  • Mukositis
  • Gangguan neurosensorik
  • Asthenia kronik
  • Oedema
  • Pneumonia
  • Masalah pernapasan
  • Masalah kulit

Pada kasus yang lebih parah, obat bahkan bisa menyebabkan penggunanya mengalami:

  • Gagal napas
  • Gagal jantung
  • Hepatotoksis
  • Syok anafilaksis

Pastikan Anda mendapat penanganan medis yang cepat apabila mengalami gejala-gejala di atas pasca diberikan obat ini. Penanganan yang terlambat bisa berpotensi menyebabkan komplikasi serius, termasuk kehilangan nyawa.

Interaksi Obat Docetaxel

Obat docetaxol akan berinteraksi dengan sejumlah jenis obat-obatan yang mana hal ini dapat mengurangi efektivitas obat. Jenis obat-obatan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Atazanavir
  • Aprepitant
  • Cobicistat
  • Carbamazepine
  • Crizotinib
  • Dabrafenib
  • Dalfopristin
  • Quinupristin
  • Sorafenib
  • Telitromisin
  • Vorikonazol

Selain itu, zat alkohol juga ditengarai akan berinteraksi dengan obat ini apabila digunakan secara bersamaan.

Peringatan dan Perhatian Obat Docetaxel

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan menggunakan obat apabila Anda juga sedang menggunakan obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda memiliki ketergantungan terhadap alkohol
  • Obat ini masuk ke dalam kategori D untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaannya diperkenankan apabila manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

  1. Muthalib, A et al. 2005. First-line chemotherapy of advanced or metastatic breast cancer (MBC) with docetaxel and doxorubicin in Indonesia: results from A phase II trial. Medical Journal of Indonesia vol. 14 (Diakses pada 4 Desember 2019)
  2. Docetaxel. http://mims.com/indonesia/drug/info/docetaxel/?type=brief&mtype=generic (Diakses pada 4 Desember 2019)
  3. Docetaxel. http://chemocare.com/chemotherapy/drug-info/docetaxel.aspx (Diakses pada 4 Desember 2019)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi