Terbit: 26 September 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Desogestrel adalah pil KB kombinasi untuk mencegah kehamilan. Ketahui Desogestrel obat apa, fungsi, dosis, efek samping, dll.

Desogestrel: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, dll

Rangkuman Informasi Obat Desogestrel

 Nama Obat  Desogestrel Ethinylestradiol
 Kandungan Obat   Kombinasi progestin dan estrogen
 Kelas Obat  Kontrasepsi Oral
 Kategori Obat  Obat resep
 Manfaat Obat  Mencegah kehamilan
 Kontraindikasi Obat
  • Kehamilan
  • Perdarahan vagina yang tidak terdiagnosis, penyakit arteri berat
  • Adenoma hati
  • Porfiria
  • Riwayat kanker payudara
 Sediaan Obat  Tablet (pil oral)
 Harga Obat  Rp69.00 per 3 sachet @1 blister 28 tablet

Harga Desogestrel di apotek mungkin berbeda. Anda juga dapat membeli obat kontrasepsi oral ini ini di toko obat online namun tetap menggunakan resep dokter.

Desogestrel Obat Apa?

Desogestrel adalah alat kontrasepsi oral atau pil KB untuk mencegah kehamilan yang mengandung hormon kombinasi progestin dan estrogen. Kandungan pil KB akan mencegah pelepasan sel telur selama menstruasi agar tidak dapat dibuahi oleh sperma.

Cara kerja pil KB kombinasi adalah dengan produksi cairan kental dan tebal pada vagina. Dinding dari cairan ini akan menghalangi sperma masuk mencapai sel telur sehingga tidak terjadi pembuahan atau kehamilan.

Kombinasi hormon progestin dan estrogen juga akan mencegah penempelan sel telur yang telah dibuahi ke dinding rahim. Selain itu, penggunaan pil KB ini dapat mengurangi risiko kista ovarium, nyeri haid, dan membuat siklus menstruasi lebih teratur.

Merek Dagang Desogestrel

Pil KB kombinasi progestin dan estrogen juga dijual dengan merek dagang Cerazette dan Desirett. Sementara pil KB jenis lain dijual dengan berbagai merek seperti Pil Diane, Yasmin, Pil KB Andalan FE, Microgynon, Exluton Limas, Marvelon Gold Limas, dll.

Fungsi Obat Desogestrel

Desogestrel adalah obat atau pil untuk mencegah kehamilan. Pil hormon kombinasi juga sering digunakan untuk membantu mengatasi beberapa indikasi:

  • Mengurangi rasa nyeri serta pendarahan hebat saat menstruasi.
  • Mengatasi jerawat.
  • Menurunkan risiko kista ovarium.

Menggunakan pil KB tidak melindungi Anda atau pasangan dari paparan infeksi menular seksual seperti gonore, klamidia, HIV, dll.

Peringatan Obat Desogestrel

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan pil kombinasi progestin dan estrogen ini, sebagai berikut:

  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki alergi pada estrogen (etinil estradiol dan mestranol) atau progestin (norethindrone dan desogestrel).
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki alergi terhadap kandungan obat lainnya.
  • Periksa gula darah Anda terlebih dahulu sebelum menggunakan pil KB ini, bila Anda memiliki riwayat diabetes.
  • Beri tahu dokter bila Anda akan menjalankan operasi atau duduk dalam waktu yang lama sebelum menggunakan obat ini, obat ini akan meningkatkan risiko penggumpalan darah.
  • Jangan menggunakan obat kontrasepsi hormonal lainnya.
  • Jangan menggunakan pil KB saat Anda sedang hamil atau saat Anda merasa Anda mungkin sedang hamil.
  • Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakan pil KB 3 bula pasca melahirkan.
  • Pil KB kombinasi mungkin dapat mengurangi produksi ASI bila digunakan pada ibu menyusui.

Selain itu, konsultasi pada dokter sebelum menggunakan pil KB kombinasi ini bila Anda memiliki riwayat:

  • Penggumpalan darah di kaki, mata, atau paru-paru.
  • Gangguan penggumpalan darah.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Pemeriksaan payudara dengan hasil abnormal.
  • Kanker rahim atau kanker payudara.
  • Kolesterol tinggi,
  • Sakit kepala atau migrain.
  • Masalah jantung.
  • Masalah tiroid.
  • Pendarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan.
  • Depresi.

Anda juga tidak dapat menggunakan obat ini bila sedang menggunakan pil KB hormonal lainnya. Obat ini hanya boleh digunakan di bawah resep dan pengawasan dokter. Tanyakan pada dokter tentang peringatan penggunaan pil KB untuk hasil yang lebih efektif.

Interaksi Obat Desogestrel

Interaksi obat adalah perubahan reaksi yang mungkin terjadi bila Anda menggunakan dua obat atau lebih di waktu yang sama. Kondisi ini akan menyebabkan risiko dan efek samping serius. Berikut ini beberapa obat lain yang berisiko menyebabkan interaksi dengan pil KB kombinasi progestin dan estrogen:

  • Inhibitor aromatase
  • Anastrozole
  • Exemestane
  • Ospemifene
  • Tamoxifen
  • Tizanidine
  • Asam traneksamat
  • Ombitasvir
  • Paritaprevir
  • Ritonavir
  • Griseofulvin
  • Modafinil
  • Rifamycins
  • Karbamazepin
  • Felbamat
  • Fenitoin
  • Primidon
  • Topiramate
  • Nelfinavir
  • Nevirapine
  • Ritonavir

Beri tahu dokter bila Anda sedang menggunakan obat lain termasuk obat herbal, obat resep, atau obat bebas untuk mengurangi risiko interaksi obat. Konsultasi juga pada dokter program kontrasepsi apa yang paling cocok dengan kondisi Anda.

Efek Samping Desogestrel

Berikut ini risiko efek samping obat kombinasi progestin dan estrogen yang mungkin terjadi:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki
  • Nyeri payudara
  • Menstruasi tidak teratur
  • Pendarahan vagina
  • Pembekuan darah
  • Kelelahan

Daftar efek samping obat kombinasi progestin dan estrogen tersebut tidak mencantumkan semua efek samping karena setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda. Segera hubungi dokter bila mengalami efek samping parah.

Dosis Obat Desogestrel

Berikut ini dosis Desogestrel untuk mencegah kehamilan:

  • Pil tunggal. 75 mikrogram setiap hari.
  • Kontrasepsi oral kombinasi monofasik, 150 mikrogram setiap hari.
  • Kontrasepsi oral kombinasi triphasic, 50-150 mikrogram setiap hari.

Informasi resep obat ini tidak menggantikan resep dokter.

Baca Juga: Cara Minum Pil KB yang Benar agar Efektif dan Aman

Cara Pakai Desogestrel

Ikuti petunjuk penggunaan obat di balik kemasan atau sesuai dengan resep dokter.

  • Minum pil KB sebelum tidur di waktu yang sama setiap hari.
  • Satu paket obat terdiri dari 21 pil dengan obat aktif dan mungkin 7 pil pengingat tanpa hormon aktif. Minum 1 pil dengan obat aktif setiap hari selama 21 hari.
  • Bila menggunakan 28 pil, minum obat tanpa hormon aktif satu kali dalam 7 hari setelah Anda minum pil terakhir.
  • Bila Anda menggunakan produk dengan 21 tablet, jangan minum pil selama 7 hari setelah paket obat tersebut habis, kecuali sesuai resep dokter.
  • Mulai minum obat dalam paket pil KB baru setelah 7 hari tanpa minum pil KB.
  • Minum pil KB pertama kali di hari pertama menstruasi.
  • Selama Anda tidak menggunakan pil KB, gunakan alat kontrasepsi lain seperti kondom.
  • Kehamilan mungkin terjadi bila Anda berhubungan seksual saat Anda tidak minum pil KB.

Tanyakan kepada apoteker jika Anda belum memahami instruksi penggunaan pil KB ini.

Petunjuk Penyimpanan Desogestrel

Ikuti petunjuk penyimpanan pil KB yang tepat, berikut ini:

  • Simpan obat-obatan pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat pada kemasan aslinya.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang sisa obat apapun sembarangan karena akan mencemari lingkungan atau disalahgunakan.

Itulah pembahasan lengkap tentang Desogestrel obat apa. Obat ini digunakan untuk mencegah kehamilan. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan apoteker atau dokter.  

  1. MIMS. 2020. Desogestrel. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/desogestrel?mtype=generic. (Diakses pada 26 September 2020).
  2. WebMD. 2020. Desogestrel-Ethinyl Estradiol. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-19994/desogestrel-ethinyl-estradiol-oral/details. (Diakses pada 26 September 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi