Dermatix – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-dermatix-doktersehat
Photo source: Davidjonespharmacy.com.au

DokterSehat.Com – Dermatix obat apa? Dermatix adalah obat berbentuk gel yang memiliki formula untuk mengatasi berbagai bekas luka secara efektif. Teknologi canggih dan inovatif yakni berupa teknologi cyclopentasiloxane (CPX) dan tambahan bahan vitamin C ada di dalam obat dermatix yang bisa menyamarkan bekas luka dan juga bisa mencerahkan kulit.

Baca lebih lanjut untuk mengetahui lebih jauh tentang obat dermatix termasuk informasi mengenai indikasi dermatix, kontraindikasi dermatix, bentuk sediaan dermatix, kandungan dermatix, manfaat dermatix, dosis dermatix, dan efek samping dermatix.

  • Nama: Dermatix
  • Kelas Terapi: Bekas luka dan obat kulit
  • Monografi Obat: Dimethicone atau polymethylsiloxane

Indikasi Dermatix

Obat dermatix yang merupakan obat luar bisa diberikan kepada pasien atau konsumen yang memiliki beberapa indikasi terkait bekas luka. Beberapa jenis bekas luka yang menjadi indikasi dari pemberian obat dermatix di antaranya adalah bekas luka parut atau gores, bekas luka bakar, dan bekas luka akibat trauma.

Dermatix juga bisa digunakan untuk merawat keloid. Biasanya, pasien yang telah menjalani operasi seperti operasi caesar menggunakan obat dermatix untuk menghilangkan bekas luka sayatan yang ada.

Kontraindikasi Dermatix

Meskipun obat dermatix bisa untuk mengatasi beberapa jenis bekas luka tetapi penggunaan dermatix memiliki kontraindikasi. Obat dermatix tidak boleh digunakan pada luka yang masih terlalu baru.

Pada luka yang terbuka pun, penggunaan dermatix juga masih belum bisa dilakukan. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk memberikan solusi obat alternatif yang bisa diterapkan pada luka yang masih baru dan luka yang terbuka.

Anda juga perlu memerhatikan kandungan dari obat dermatix yang mengandung dimethicone atau polymethylsiloxane. Pastikanlah bahwa Anda tidak memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap monografi obat dermatix tersebut. Segeralah mencari bantuan medis apabila Anda mendapatkan tanda-tanda alergi.

Bentuk Sediaan Dermatix

Obat dermatix yang beredar di pasaran hanya memiliki satu bentuk sediaan. Bentuk sediaan obat dermatix adalah berbentuk gel transparan. Gel ini tidak berbau dan tidak lengket. Dermatix tersedia dalam kemasan 7 gram dan 15 gram.

Oleskanlah dengan tipis secara perlahan sambil sedikit memijat. Gunakanlah obat dermatix dengan rutin pada pagi hari dan sore hari. Bekas luka yang biasanya membutuhkan waktu 18 bulan bahkan lebih untuk menjadi pudar maka bekas luka akan lebih cepat memudar dari waktu tersebut bila rutin menggunakan obat dermatix.

Kandungan Dermatix

Obat dermatix mengandung dematichone yang merupakan polimer berbasis silikon. Zat dematichone ini biasa digunakan sebagai zat pelumas dan juga berfungsi sebagai agen pengkondisi kulit dan pelindung kulit. Selain itu, dermatix juga mengandung vitamin C.

Manfaat Dermatix

Manfaat dermatix adalah untuk menghilangkan dan menyamarkan bekas luka akibat goresan, trauma, dan luka bakar. Obat dermatix juga bisa untuk merawat keloid. Bagi Anda yang telah menjalani operasi maka bekas luka sayatan akibat pembedahan bisa dihilangkan dengan mengoleskan dermatix pada area yang terluka.

Dosis Dermatix

Obat dermatix bisa digunakan untuk anak-anak dan juga orang dewasa dengan mengikuti dosis yang dianjurkan. Dosis dermatix adalah 2 kali dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Janganlah dulu menggunakannya pada kulit bayi sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter.

Efek Samping Dermatix

Efek samping dermatix bisa menyebabkan bekas luka menjadi berwarna agak kemerahan sedikit. Waspadalah apabila Anda mengalami rasa gatal, ruam, atau luka menjadi melepuh setelah menggunakan obat dermatix. Hal tersebut bisa dikarenakan Anda memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap kandungan dimetichone.

Peringatan

Perhatikanlah beberapa informasi peringatan ini. Janganlah mengoleskan dermatix pada area kulit yang terlalu dekat dengan selaput mata. Hal ini bisa mengiritasi mata dan bahkan bisa menyebabkan gangguan pada mata.

 

Dermatix juga tidak boleh diaplikasikan di atas produk krim perawatan kulit dan zat topikal lain yang mengandung antibiotik. Anda perlu berhati-hati saat mengoleskan obat dermatix karena dermatix dapat menodai pakaian Anda apalagi bila telah mengering.

Jadi, apabila Anda tidak sengaja membuat gel dermatix mengenai baju Anda maka segeralah mencuci baju dengan air agar gel dermatix segera hilang sebelum mengering. Jauhkanlah dermatix dari jangkauan anak-anak dan jangan sampai tertelan karena obat dermatix hanya untuk pemakaian luar.

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id