Terbit: 11 Juli 2020 | Diperbarui: 13 Juli 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Demacolin obat apa? Demacolin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit seperti demam, pilek, flu, sakit gigi, sakit, kepala, mata berair, dan lainnya. Obat ini mengandung paracetamol, pseudoefedrin hidroklorida, dan klorfeniramin maleat.

Demacolin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Indikasi

Obat demacolin baru bisa diberikan kepada orang-orang yang menderita sakit kepala, sakit gigi, sakit telinga, hidung tersumbat, flu, pilek, demam, dan bersin-bersin.

Selain itu, ada beberapa indikasi lain yang bisa diatasi oleh obat ini yaitu alergi, mata berair, nyeri haid, nyeri sendi, tenggorokan gatal, urtikaria, dan rhinitis.

Kontraindikasi

Obat ini memiliki beberapa kontraindikasi yang harus diperhatikan dengan seksama agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Orang yang memiliki gangguan pada fungsi hati, jantung, dan ginjal tidak boleh menggunakan obat ini.

Selain itu, kontraindikasi obat ini juga berlaku bagi penderita glaukoma, diabetes mellitus, dan hipertiroid. Obat demacolin tidak dianjurkan untuk anak di bawah usia 4 tahun. Obat ini sebaiknya tidak diberikan kepada ibu hamil dan menyusui.

Bentuk Sediaan Obat

Obat demacolin yang tersedia di pasaran memiliki dua bentuk sediaan, yaitu sirup dan tablet.

Bentuk sediaan sirup hanya diperuntukkan bagi anak-anak, sedangkan bentuk sediaan tablet bisa dikonsumsi oleh orang dewasa.

Bentuk sediaan sirup dikemas di dalam sebuah botol kaca dengan jumlah 60 mL.

Di dalam setiap 5 mL mengandung monografi yakni parasetamol sebanyak 120 mg, klorfeniramin maleat sejumlah 1 mg, dan pseudoefedrin hidroklorida dengan jumlah 7,5 mg.

Bentuk sediaan tablet mengandung monografi obat yang sama dengan demacolin sirup.

Perbedaan terletak pada jumlah masing-masing monografi, yaitu, parasetamol sebanyak 500 mg, pseudoefedrin hidroklorida sebanyak 7,5 mg, dan klorfeniramin maleat sebanyak 2 mg.

Manfaat Demacolin

Obat ini memiliki manfaat untuk meredakan:

  • Sakit kepala
  • Sakit gigi
  • Sakit telinga
  • Pilek
  • Flu
  • Kedinginan
  • Demam
  • Bersin-bersin
  • Hidung tersumbat
  • Nyeri haid
  • Nyeri sendi
  • Alergi
  • Mata berair
  • Tenggorokan gatal
  • Urtikaria
  • Rhinitis.

Manfaat lainnya juga bisa untuk mengobati sinus, cerebral palsy, apnea prematuritas, dan hipotensi ortostatik.

Dosis

Sama seperti obat lainnya yang memiliki dosis tertentu yang harus dipatuhi oleh setiap pasien.

Dosis Demacolin Sirup

  • Anak usia 2-5 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3 kali sehari.

Dosis Demacolin Tablet

  • Dewasa: 1 tablet sebanyak 3 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet sebanyak 3 kali sehari.

Pemberian obat bisa diberikan setelah makan ataupun sebelum makan. Simpan obat pada tempat yang kering dan berada di lingkungan dengan suhu di bawah 30 derajat celsius.

Efek Samping Demacolin

Ada beberapa efek samping obat yang bisa dirasakan, seperti:

  • Timbul rasa kantuk
  • Insomnia
  • Ganggguan pencernaan
  • Sembelit
  • Gelisah
  • Tremor
  • Takikardi
  • Aritmia ventrikuler
  • Palpitasi
  • Mulut kering
  • Sesak napas
  • Otot melemah
  • Telinga terasa berdering
  • Penglihatan kabur
  • Hipotensi

Penggunaan obat demacolin dalam dosis banyak dan untuk jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan hati.

Segeralah temui dokter apabila Anda memiliki efek samping yang telah disebutkan di atas dan tanda-tanda alergi.

 

Obat Demacolin adalah obat untuk mengatasi demam, flu, pilek, sakit gigi, sakit kepala, nyeri haid, nyeri sendi, dan lainnya. Obat ini bisa dikonsumsi oleh anak dan dewasa.
Obat ini efektif meredakan sakit kepala, sakit gihi, pilek, flu, demam, hidung tersumbat, nyeri haid, nyeri sendi, tenggorokan gatal, alergi, sinus, rhinitis, dll.
Ada beberapa efek samping yang mungkin dialami, seperti sesak napas, gangguan pencernaan, mulut kering, hipotensi, tremor, insomnia, mudah mengantuk, penglihatan kabur, dll.

 

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi