Terbit: 23 Februari 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Danazol adalah obat untuk mengatasi nyeri pinggul, payudara, gejala endometriosis, dll. Ketahui danazol obat apa, fungsi, dosis, efek samping, harga, dll.

Danazol: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Harga, dll

Rangkuman Informasi Umum Obat Danazol

Berikut ini adalah informasi umum obat Danazol, yaitu:

Nama Obat  Danazol
Kandungan Obat  Danazol
Kelas Obat Androgens
Kategori  Obat resep
Manfaat Obat
  • Mengobati gangguan payudara jinak
  • Mengobati angioedema herediter
  • Mengobati endometriosis
Kontraindikasi
  • Perdarahan genital abnormal yang tidak terdiagnosis
  • Tumor yang tergantung androgen
  • Penyakit tromboemboli atau riwayat trombosis
  • Gangguan jantung berat
  • Gangguan hati dan ginjal berat
  • Kehamilan dan menyusui
Sediaan Obat  Obat oral tablet dan kapsul
Harga Obat  500 mg Rp155.000/10 tablet

Harga obat danazol mungkin berbeda di setiap apotik. Merek dagang obat ini adalah Danocrine, Danocrine, dan Azol.

Danazol Obat Apa?

Danazol adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala endometriosis atau nyeri pinggul dan infertilitas karena gangguan rahim tertentu. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi nyeri payudara karena kondisi tertentu seperti penyakit payudara fibrokistik.

Sementara pada pria dan wanita, obat ini dapat digunakan untuk mencegah pembengkakan perut, lengan, kaki, wajah, dan saluran pernapasan akibat penyakit bawaan seperti herediter angioedema.

Cara Kerja Obat Danazol

Danazol adalah obat dalam kelas obat androgen yang berperan seperti testosteron. Obat ini dengan mengurangi jumlah hormon yang dibuat oleh ovarium yang umumnya memperburuk gejala endometriosis. Obat ini juga dapat membantu peningkatan jumlah protein tertentu dalam sistem kekebalan tubuh.

Fungsi Obat Danazol

Berikut ini adalah fungsi obat danazol, yaitu:

  • Endometriosis: Kondisi ketika jaringan endometrium yang seharusnya berada di dalam dinding rahim tumbuh di ovarium, usus, dan jaringan yang melapisi panggul.
  • Penyakit Payudara Fibrokistik: Kondisi dimana terdapat tumor jinak non kanker pada kelenjar susu wanita. Kondisi ini tidak membahayakan namun mungkin membuat ketidaknyamanan pada wanita.
  • Angioedema: pembengkakan pada lapisan bawah kulit dan jaringan tepat di bawah kulit atau selaput lendir.

Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi lain yang tidak tercantum dalam informasi ini.

Dosis Danazol

Berikut ini adalah panduan dosis obat danazol, yaitu:

  • Penyakit Payudara Fibrokistik: Dosis dewasa tablet adalah 100-400 mg setiap hari yang dibagi dalam 2 dosis selama 3-6 bulan.
  • Angioedema Herediter: Dosis awal 200 mg lalu dosis dikurangi ?50% pada interval 1-3 bulan tergantung pada gejala.
  • Endometriosis: 200-800 mg setiap hari yang dibagi dalam 2-4 dosis sesuai dengan respon obat selama 3-6 bulan atau 9 bln jika perlu.

Dosis setiap orang mungkin berbeda-beda tergantung pada usia, jenis kelamin, indikasi penyakit, dan kondisi kesehatan pasien.

Interaksi Obat Danazol

Interaksi obat adalah respon obat yang Anda gunakan apabila Anda minum lebih dari 2 jenis obat di waktu yang bersamaan.

Berikut ini adalah kemungkinan interaksi obat danazol apabila digunakan dengan obat lain, yaitu:

  • Dapat memperpanjang waktu sekresi protrombin bila digunakan bersama warfarin.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi serum carbamazepine, cyclosporin, tacrolimus saat diminum bersamaan.
  • Meningkatkan risiko miopati dan rhabdomiolisis bila diberikan bersamaan dengan statin.
  • Meningkatkan respons calcaemic terhadap analog vitamin D sintetik.
  • Menyebabkan resistensi insulin.

Harap konsultasi ke dokter bila Anda menggunakan dua obat atau lebih secara bersamaan untuk mengurangi risiko interaksi obat.

Efek Samping Danazol

Berikut ini adalah kemungkinan efek samping obat yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Jerawat
  • Urin berwarna gelap
  • Kenaikan berat badan
  • Kram
  • Kejang otot
  • Kelelahan
  • Nyeri perut
  • Darah dalam urine
  • Sensasi kulit terbakar dan mati rasa
  • Nyeri dada
  • Batuk
  • Diare
  • Demam
  • Sakit mata
  • Reaksi alergi
  • Nyeri sendi
  • Mual dan muntah

Efek samping lain mungkin terjadi. Hubungi dokter apabila Anda mengalami gejala efek samping berat dan kondisi semakin memburuk.

Peringatan Obat Danazol

Perhatikan peringatan penggunaan obat berikut ini:

  • Jangan menggunakan obat ini apabila Anda mengalami perdarahan vagina yang tidak terdiagnosis, masalah jantung, riwayat stroke, penyakit hati, porphyria, dan riwayat kanker terkait hormon.
  • Beritahu dokter apabila Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi, masalah ginjal, epilepsi, diabetes, atau migrain.
  • Obat ini dilarang untuk ibu hamil dan menyusui.
  • Tanyakan kepada dokter Anda tentang penggunaan alat kontrasepsi non-hormonal seperti kondom atau diafragma dengan spermisida untuk mencegah kehamilan.
  • Obat ini hanya digunakan untuk usia 18 tahun ke atas.

Harap hanya menggunakan obat ini sesuai dengan resep dokter.

Petunjuk Penggunaan Obat

Berikut ini adalah petunjuk penggunaan obat ini, yaitu:

  • Wanita yang menggunakan obat ini untuk mengobati endometriosis harus memulai pengobatan selama periode menstruasi.
  • Biasanya diberikan selama 3 hingga 9 bulan untuk mengobati endometriosis.
  • Untuk mencegah serangan angioedema herediter, Anda mungkin perlu menggunakan obat jangka panjang.
  • Ikuti instruksi dosis dokter Anda dengan sangat hati-hati.
  • Kebutuhan dosis Anda dapat berubah jika Anda sakit, demam atau infeksi, atau jika Anda menjalani operasi atau darurat medis.

Baca Juga: 5 Penyebab Nyeri pada Payudara, Manakah yang Berbahaya?

Petunjuk Penyimpanan Obat

Berikut ini adalah petunjuk penyimpanan obat, yaitu:

  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan menyimpan obat ini di atas suhu 25ºC.
  • Simpan obat ini di wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat di saluran air karena akan mencemari lingkungan.
  • Jangan memberikan obat-obatan Anda kepada orang lain walaupun dengan indikasi yang sama.
  • Gunakan obat apapun hanya untuk indikasi yang ditentukan.
  • Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan informasi terkait obat yang Anda akan minum.

Itulah pembahasan lengkap tentang danazol obat apa. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi dan resep dokter. Harap hanya menggunakan obat berdasarkan resep dokter demi keefektifan kerja obat dalam menyembuhkan gejala penyakit.

 

  1. MIMS. 2019. Danazol. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/danazol?mtype=generic. (Diakses pada 22 Februari 2020).
  2. Multum, Cerner. 2019. Danazol. https://www.drugs.com/mtm/danazol.html. (Diakses pada 22 Februari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi