Curcuma FCT – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-curcuma-fct-doktersehat
Photo source: Sohoglobalhealth.com

DokterSehat.Com – Curcuma FCT obat apa? Curcuma FCT adalah suplemen yang terbuat dari bahan herbal yaitu ekstrak Curcuma xanthorrhiza Rhizome. Suplemen curcuma fct biasanya digunakan untuk merangsang nafsu makan bagi orang yang memiliki gangguan selera makan. Suplemen ini juga cocok sebagai curcuma anak karena aman dikonsumsi.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat curcuma fct termasuk informasi tentang indikasi curcuma fct, kontraindikasi curcuma fct, bentuk sediaan curcuma fct, manfaat curcuma fct, dosis curcuma fct, dan efek samping curcuma fct.

  • Nama: Curcuma FCT
  • Kelas Terapi: Stimulasi Nafsu Makan
  • Kandungan: Ekstrak Curcuma xanthorrhiza Rhizome

Indikasi Curcuma FCT

Suplemen curcuma fct bisa diberikan kepada anak-anak atau orang dewasa yang memiliki gangguan selera makan dan masalah pada peningkatan berat badan. Pada anak atau orang yang hilang nafsu makan, curcuma fct bisa diberikan untuk mengembalikan nafsu makan.

Selain itu, orang-orang yang memiliki masalah fungsi hati bisa mengonsumsi curcuma fct untuk memelihara fungsi hati. Curcuma fct juga bisa dikonsumsi oleh pasien atau konsumen yang memiliki kondisi medis penyakit kuning.

Orang-orang dengan masalah sumbatan pada saluran empedu juga bisa mengonsumsi curcuma fct sesuai dosis yang dianjurkan. Para wanita yang mengalami kondisi amenore yaitu kondisi di mana siklus haid pada wanita sudah datang tetapi tidak kunjung datang.

Kontraindikasi Curcuma FCT

Adanya alergi atau hipersensitivitas terhadap kandungan Curcuma xanthorrhiza Rhizome di dalam curcuma fct bisa menimbulkan adanya kontraindikasi dengan efek samping berupa tanda-tanda reaksi alergi. Oleh karena itu, pastikan bahwa Anda tidak pernah memiliki riwayat alergi terhadap curcuma xanthorrhiza rhizome sebelumnya.

Meskipun kondisi kehamilan dan menyusui belum terbukti sebagai kontraindikasi terhadap obat curcuma fct, sebaiknya Anda tetap melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi curcuma fct dengan dokter kandungan Anda. Pengonsumsian curcuma fct untuk anak balita jangan dulu dilakukan sebelum mendapat rekomendasi dokter.

Bentuk Sediaan Curcuma FCT

Suplemen curcuma fct yang beredar di pasaran hanya memiliki satu bentuk sediaan. Bentuk sediaan curcuma fct adalah berbentuk tablet salut selaput dengan warna oranye yang menyerupai warna curcuma atau temulawak.

Setiap tablet curcuma fct mengandung ekstrak Curcuma xanthorrhiza Rhizome sebanyak 20 mg. Di dalam 1 blister juga terdapat 10 tablet curcuma fct dan di dalam satu box terdapat 10 blister atau 100 tablet curcuma fct.

Manfaat Curcuma FCT

Ada beberapa manfaat curcuma fct yang bisa Anda dapatkan apabila menggunakan sesuai dengan aturan pakai yang dianjurkan. Manfaat curcuma fct bisa untuk mengembalikan dan meningkatkan nafsu makan baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Selain itu, curcuma fct juga memiliki manfaat untuk memelihara fungsi hati agar tetap normal. Hal ini penting agar terhindari dari penyakit kuning atau penyakit lain yang terkait dengan gangguan fungsi hati.

Kandungan curcuma xanthorrhiza rhizome juga memiliki beberapa manfaat yang lain. Manfaat curcuma fct melalui kandungan curcuma xanthorrhiza rhizome bisa untuk mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh dan memperbaiki metabolisme tubuh. Para wanita yang sedang mengalami amenore, manfaat curcuma fct adalah untuk melancarkan siklus menstruasi.

Dosis Curcuma FCT

Apabila Anda ingin mendapatkan manfaat curcuma fct maka Anda diharuskan untuk mengonsumsinya sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Dosis curcuma fct pada umumnya adalah 1-2 tablet sebanyak 3 kali dalam sehari.

Dosis curcuma fct ini bisa jadi berbeda apabila Anda memiliki keluhan lain. Oleh karena itu, apabila Anda memiliki kondisi tertentu sebaiknya lakukanlah konsultasi dengan dokter agar mendapatkan dosis yang tepat.  Pengonsumsian curcuma fct dilakukan setelah makan. Hal ini bertujuan agar Anda terhindar dari iritasi pada lambung.

Efek Samping Curcuma FCT

Sebenarnya, curcuma fct tidaklah memiliki efek samping yang terlalu serius sebagaimana obat keras. Namun, curcuma fct yang lebih tepat disebut sebagai suplemen juga bisa menimbulkan efek samping tertentu apabila Ana memiliki kontraindikasi atau tidak mengonsumsinya sesuai aturan pakai.

Pada umumnya, curcuma fct memiliki efek samping berupa mual dalam taraf ringan. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang merasa tidak nyaman dengan aroma curcuma fct. Rasa mual yang ringan ini cukup wajar. Anda perlu waspada apabila mual yang dialami sudah masuk tahap sedang dan berat yang merupakan salah satu tanda reaksi alergi.

Efek samping curcuma fct bisa menyebabkan tanda-tanda reaksi alergi seperti gatal-gatal, ruam kulit, sakit kepala atau pusing, mual, muntah, dan lainnya apabila memiliki alergi terhadap kandungan curcuma xanthorrhiza rhizome di dalam curcuma fct.

Segeralah mencari bantuan medis apabila mengalami tanda-tanda reaksi alergi tersebut. Selain itu, efek samping curcuma fct juga bisa menimbulkan iritasi lambung dan nyeri uluhati. Iritasi lambung bisa terjadi apabila Anda mengonsumsi curcuma fct sebelum makan.

 

 

Sumber:

  1. SohoGlobalHealth: Curcuma FCT: http://www.sohoglobalhealth.com/id/brands/24