Terbit: 6 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Obat Combantrin adalah obat untuk mengatasi infeksi cacing baik pada anak-anak dan orang dewasa. Ketahui Combantrin obat apa, fungsi, dosis, efek samping, aturan penggunaan, dll.

Combantrin: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Aturan Pakai, dll

Rangkuman Informasi Obat Combantrin

 Nama Obat  Combantrin
 Kandungan Obat  Pirantel pamoat
 Kelas Obat  Antelmintik
 Kategori Obat  Obat bebas
 Manfaat Obat  Mengatasi infeksi cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang
 Kontraindikasi Obat  Penderita hipersensitif dan disfungsi hati yang sudah ada sebelumnya
 Sediaan Obat
  • Suspensi (cair) 10 ml
  • Tablet 125 mg dan 250 mg
 Harga Obat
  • Suspensi (cair): Rp20.324/botol
  • Tablet 125 mg: Rp15.500/strip
  • Tablet 250 mg: Rp17.050/strip

Harga obat Combantrin mungkin berbeda di setiap apotek. Anda dapat membeli obat ini di apotek atau toko obat online.

Combantrin Obat Apa?

Combantrin adalah obat anti cacing dengan kandungan utama pirantel pamoat untuk mencegah larva cacing tumbuh dan berkembang biak di saluran pencernaan. Obat ini bekerja dengan cara melumpuhkan cacing beserta larvanya agar tidak dapat bergerak dan tumbuh sehingga tubuh dapat mengeluarkannya melalui feses dengan proses alami.

Obat cacing ini termasuk dalam kelas obat antelmintik yang dapat digunakan untuk anak mulai dari usia di atas 2 tahun. Obat ini dapat mengatasi berbagai infeksi parasit atau cacing seperti cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang. Obat ini dapat digunakan bebas tanpa resep dokter kecuali untuk mengatasi infeksi cacing lainnya seperti cacing gelang dan cacing tambang.

Fungsi Obat Combantrin

Fungsi obat Combantrin adalah untuk mengatasi infeksi cacing, termasuk jenis cacing atau parasit berikut ini:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  • Infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis).
  • Infeksi cacing tambang (Necator americanus atau Ancylostoma duodenale).
  • Infeksi cacing gelang (infeksi trichinosis).
  • Cacing Trichostrongylus colubriformis dan Trichostrongylus orientalis.

Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi lainnya yang tidak tercantum dalam informasi ini. Bicarakan lagi dengan apoteker tentang fungsi dan penggunaan obat ini.

Baca Juga: 5 Penyebab Cacingan pada Anak yang Sering Diabaikan

Peringatan Obat Combantrin

Sebelum menggunakan obat ini, harap perhatikan beberapa peringatan penting, meliputi:

  • Ikuti semua petunjuk penggunaan sesuai dengan petunjuk pada label obat.
  • Konsultasi pada dokter sebelum menggunakan obat ini bila Anda memiliki riwayat alergi pirantel pamoat.
  • Beritahu dokter atau apoteker bila Anda memiliki riwayat alergi obat lainnya.
  • Konsultasi pada dokter sebelum menggunakan obat ini bila Anda memiliki riwayat penyakit liver.
  • Jangan gunakan obat ini untuk balita di bawah usia 2 tahun.
  • Jangan gunakan obat cacing ini bila Anda sedang hamil atau menyusui.
  • Konsultasi juga pada dokter sebelum minum obat cacing bila Anda sedang merencanakan kehamilan.

Jangan gunakan obat berlebihan atau kurang dari yang dituliskan di label penggunaan. Walaupun obat cacing adalah obat yang cenderung aman diminum tanpa resep dokter, sebaiknya tetap berhati-hati sebelum dan selama Anda menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Combantrin

Interaksi obat adalah reaksi yang ditimbulkan apabila Anda menggunakan 2 obat atau lebih di waktu bersamaan, termasuk vitamin atau obat herbal lainnya. Interaksi tersebut akan meningkatkan atau mengurangi fungsi salah satu atau kedua obat.

Berikut ini kemungkinan interaksi obat Combantrin bila digunakan dengan obat lain, termasuk:

  • Menggunakan obat cacing Combantrin bersamaan dengan Piperazine akan memicu efek antagonis.
  • Interaksi obat dengan sodium iodide i-123.
  • Interaksi obat dengan sodium iodide-i-131.

Sebaiknya, jangan menggunakan obat Piperazin untuk mengatasi infeksi cacing kremi dan cacing gelang bersamaan dengan obat cacing lainnya. Kedua obat cacing yang diminum bersamaan akan memicu efek antagonis, yaitu efek berlawanan dan malah akan memicu efek samping.

Efek Samping Combantrin

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin terjadi:

  • Diare karena obat cacing akan mengeluarkan cacing bersama feses
  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Mengantuk
  • Keringat dingin
  • Tidak napsu makan

Efek samping lain yang mungkin terjadi namun jarang, yaitu:

  • Perubahan emosi jadi lekas marah
  • Susah tidur
  • Pruritus atau ruam kulit seluruh tubuh
  • Urtikaria atau biduran

Informasi ini tidak memuat semua risiko efek samping obat Combantrin. Efek samping lain mungkin terjadi. Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter bila efek samping semakin parah dan tidak terkendali.

Baca Juga: 7 Bahaya Cacing Kremi bagi Kesehatan Tubuh (Wanita Wajib Tahu)

Dosis Combantrin

Berikut ini informasi tentang dosis obat Combantrin untuk mengatasi infeksi cacing:

1. Dosis Combantrin Suspensi (Cair) 10 Ml

Satu takar obat combantrin berbentuk suspensi 5 ml mengandung 125 mg bahan aktif pirantel pamoat. Dosisnya adalah:

  • Usia 2-6 Tahun: 1–2 sendok takar
  • Usia 6–12 Tahun: 2–3 sendok takar
  • Usia >12 Tahun: 3–4 sendok takar

Harap gunakan dosis sesuai dengan petunjuk penggunaan pada label kemasan.

2. Dosis Combantrin Tablet 125 Mg

Dosis untuk satu kali minum, yaitu:

  • Usia 2–6 Tahun: 1–2 tablet
  • Usia 6–12 Tahun: 2–3 tablet
  • Usia >12 Tahun: 3–4 tablet

3. Dosis Combantrin Tablet 250 Mg

Dosis untuk satu kali minum, yaitu:

  • Usia 2–6 Tahun: ½–1 tablet
  • Usia 6–12 Tahun: 1–1 ½ tablet
  • Usia >12 Tahun: 1½–2 tablet

Informasi ini tidak menggantikan resep dokter terutama untuk mengatasi infeksi cacing gelang dan cacing tambang. Harap gunakan dosis sesuai dengan label penggunaan atau petunjuk apoteker.

Cara Pakai Combantrin

Berikut ini aturan penggunaannya:

  • Gunakan sesuai cara yang tertera pada petunjuk penggunaan pada label kemasan.
  • Obat cacing dapat dimakan sesudah atau sebelum makan.
  • Bila menggunakan obat cacing cair, kocok dulu obat sebelum diminum.
  • Gunakan sendok takar yang sudah disediakan.
  • Apabila Anda mengalami gejala infeksi cacing, maka Anda dan seluruh anggota keluarga atau siapa pun yang tinggal bersama Anda juga harus minum obat cacing karena infeksi cacing (kremi) bersifat menular.
  • Setiap orang disarankan untuk minum obat cacing 6 bulan sekali, terutama pada anak-anak.

Apabila masih ada pertanyaan terkait penggunaan obat ini, harap hubungi apoteker atau penyedia layanan kesehatan Anda.

Baca Juga: 6 Makanan Ini Paling Sering Menyebabkan Cacingan

Petunjuk Penyimpanan Combantrin

Menyimpan obat di tempat yang benar akan berpengaruh pada kinerja obat. Berikut ini panduan cara menyimpan obat dengan benar agar tidak rusak:

  • Paparan cahaya, panas, air dan kelembapan dapat merusak kandungan obat.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
  • Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan semua peralatan panas.
  • Selalu simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang Combantrin obat apa. Combantrin adalah obat untuk mengatasi infeksi cacing. Infeksi cacing atau disebut juga dengan cacingan adalah infeksi akibat kontaminasi cacing atau larva cacing yang masuk ke dalam tubuh. Obat cacing akan membantu untuk menyembuhkannya.

 

  1. Pionas. 2015. Pirantel Pamoat. http://pionas.pom.go.id/monografi/pirantel-pamoat. (Diakses pada 6 Mei 2020).
  2. MIMS. 2020. Combantrin. https://www.mims.com/philippines/drug/info/combantrin. (Diakses pada 6 Mei 2020).
  3. Combantrin. 2017. Combantrin. https://www.combantrin.co.id/. (Diakses pada 6 Mei 2020).
  4. Multum, Cerner. 2019. Pyrantel. https://www.drugs.com/mtm/pyrantel.html. (Diakses pada 6 Mei 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi