Terbit: 31 Januari 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Claritin adalah obat untuk mengatasi gejala alergi, termasuk gatal-gatal, bersin, tidak nyaman pada hidung, dll. Ketahui Claritin obat apa, dosis, aturan pakai, efek samping, dll.

Claritin: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Aturan Pakai, dll

Rangkuman Informasi Obat Claritin

 Nama Obat  Claritin
 Kandungan Obat  Loratadine
 Kelas Obat  Antihistamin & Antialergi
 Kategori Obat  Obat resep
 Manfaat Obat  Mengatasi gejala alergi
 Kontraindikasi Obat
  • Gangguan Liver
  • Masalah jantung
  • Anak-anak
  • Wanita hamil
 Sediaan Obat  Tablet oral dan tablet kunyah
 Harga Obat  Claritin Rp10.669/tablet

*Harga obat mungkin berbeda di setiap apotek atau toko obat online.

Claritin Obat Apa?

Claritin adalah obat antihistamin untuk mencegah pelepasan histamin kimiawi dalam tubuh. Histamin adalah zat yang menyebabkan gejala alergi, termasuk bersin-bersin, mata berair, pilek, hidung tersumbat, ruam kulit, dan pembengkakan.

Claritin tablet mengandung bahan aktif Loratadine yang juga digunakan untuk mengatasi gatal-gatal pada kulit untuk reaksi kulit kronis. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet oral dan tablet kunyah.

Merek Dagang Claritin

Clavamox adalah merek dagang dari kandungan aktif Loratadine (nama generik). Merek dagang lain termasuk:

  • Allerta Tablet
  • Allisin
  • Claritin
  • Claritin Reditabs
  • Lorange
  • Loratyne
  • Prevahist
  • RiteMED Loratadine
  • Actidin/Actidin Junior
  • Allerta Syrup
  • Antal
  • Carin
  • Clarihist
  • Flamitin
  • Immunix
  • L. Meyerf Loratadine
  • Loaller
  • Loradaze
  • Lorahist
  • Lorano
  • Lordamin
  • Lordane
  • Loren
  • Lorexa
  • Lorfast
  • Lorid
  • Ratalin
  • Toral
  • UHP Loratadin

Anda mungkin bisa mendapatkan obat dengan kandungan Loratadine dalam merek dagang lain.

Fungsi Obat Claritin

Loratadine berguna untuk menyembuhkan gejala alergi, termasuk:

  • Bersin
  • Hidung gatal
  • Mata berair (konjungtivitis)
  • Hidung tersumbat
  • Ruam kulit
  • Gatal-gatal
  • Batuk
  • Pembengkakan pada bibir, lidah, atau wajah.
  • Mual
  • Muntah
  • Kulit kering atau pecah-pecah
  • Diare
  • Sakit perut
  • Nyeri dada
  • Sesak napas

Loratadine juga sering digunakan untuk mengobati gejala gatal-gatal akibat reaksi kulit kronis. Obat ini mungkin digunakan indikasi lain yang belum tercantum dalam informasi kesehatan ini.

Baca Juga: 12 Obat Gatal Alergi yang Alami, Cepat, dan Ampuh!

Peringatan Obat Claritin

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat kombinasi Loratadine, sebagai berikut:

  • Minum obat sesuai dengan resep dokter.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat atau bahan apapun dalam sediaan Loratadine.
  • Konsultasi pada dokter sebelum menggunakan obat ini bila Anda sedang hamil, berencana hamil dalam waktu dekat, atau ibu menyusui.
  • Obat ini bukan untuk anak-anak.

Demi keamanan sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat penyakit sebagai berikut:

  • Penyakit liver
  • Gangguan ginjal
  • Asma

Perhatikan peringatan tersebut demi keamanan dan efektivitas obat. Silakan tanyakan pada dokter atau apoteker untuk panduan lengkap penggunaan obat Loratadine ini sesuai infeksi bakteri yang Anda alami.

Interaksi Obat Claritin

Interaksi obat adalah reaksi yang mungkin terjadi bila Anda menggunakan dua obat atau lebih tanpa resep dokter, di mana setiap obat mungkin akan mengalami penurunan atau peningkatan fungsi, sehingga efek samping rentan terjadi. Berikut ini interaksi obat Loratadine dengan obat lain:

  • Ketoconazole
  • Fluconazole
  • Erythromycin
  • Clarithromycin
  • Cimetidine

Obat lain dapat berinteraksi dengan Loratadine, termasuk obat resep, obat bebas, vitamin, suplemen, suplemen makanan, dan produk herbal. Sebaiknya beri tahu dokter semua daftar obat yang Anda gunakan.

Efek Samping Claritin

Berikut ini efek samping obat Claritin tablet yang mungkin terjadi:

  • Sakit kepala
  • Merasa lelah
  • Sakit perut
  • Mulut kering
  • Merasa gugup
  • Hiperaktif
  • Detak jantung tidak normal

Obat Loratadine dapat menyebabkan reaksi merugikan, termasuk:

  • Gejala Signifikan: Mengantuk, kelelahan, dan sakit kepala.
  • Gangguan Gastrointestinal: Mulut kering, nyeri perut, mual, muntah, diare, dan gastritis.
  • Masalah Jantung: Palpitasi, takikardia, atau hipotensi.
  • Gangguan Hepatobilier: Penyakit kuning, hepatitis, atau nekrosis hati.
  • Pemeriksaan Penunjang: Peningkatan enzim hati, penambahan berat badan.
  • Gangguan Metabolisme dan Nutrisi: Peningkatan napsu makan.

Segera hentikan penggunaan obat bila Anda mengalami gejala alergi parah atau efek samping serius. Konsultasi pada dokter untuk mengurangi risiko efek samping tersebut.

Baca Juga: Alergi Makanan: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan, dll

Dosis Obat Claritin

Dosis obat Loratadine untuk setiap pasien yang mengalami infeksi bakteri berbeda berdasarkan beberapa faktor, yaitu:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Tingkat keparahan gejala
  • Riwayat atau kondisi medis saat ini
  • Respon terhadap dosis pertama

Berikut ini dosis obat Loratadine untuk mengatasi alergi secara umum:

  • Dewasa: 10 mg sekali sehari atau 5 mg dua kali sehari.
  • Dosis untuk Berat Badan <30 kg atau Usia >12 Tahun: 10 mg sekali sehari atau samakan dengan dosis dewasa.

Informasi ini tidak dapat menggantikan resep dokter, mohon hubungi dokter untuk dosis obat antialergi yang sesuai dengan gejala Anda.

Cara Pakai Claritin

Berikut ini panduan cara minum Loratadine:

  • Minum obat sesuai dosis dokter dan baca label cara penggunaan obat yang tertera di balik kemasan.
  • Obat diminum setelah makan atau sesudah makan.
  • Hanya gunakan obat ini hingga gejala alergi sembuh.
  • Ambil obat dengan tangan kering agar tidak merusak kandungan obat.
  • Konsultasi pada dokter bila ingin memberikan obat ini pada anak.
  • Bila lupa minum obat, segera minum obat saat Anda mengingatnya.
  • Bila saat Anda mengingatnya sudah masuk ke waktu minum obat berikutnya, maka lupakan dosis yang terlewat.
  • Jangan minum dua dosis obat sekaligus.

Petunjuk Penyimpanan Claritin

Berikut ini petunjuk penyimpanan obat-obatan secara umum:

  • Simpan obat Loratadine pada tempat yang kering dan dalam suhu ruangan sekitar 20°C-25°C, dalam kotak P3K khusus atau wadah tertutup.
  • Simpan obat Loratadine dalam kemasan asli agar Anda mudah mengecek tanggal kadaluarsanya.
  • Jangan keluarkan obat Loratadine dari kemasan bila Anda belum mau meminumnya.
  • Jangan membuang sampah obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan dan ada risiko penyalahgunaan limbah obat.

Itulah pembahasan tentang Claritin obat apa. Claritin tablet adalah obat untuk mengatasi gejala alergi. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter.

 

  1. MIMS. 2020. Loratadine. https://www.mims.com/philippines/drug/info/loratadine?mtype=generic. (Diakses pada 20 Januari 2021).
  2. Entringer, Sophia, PharmD. 2020. Loratadine. https://www.drugs.com/loratadine.html#side-effects. (Diakses pada 20 Januari 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi