Terbit: 15 Februari 2020 | Diperbarui: 16 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Citoprim adalah obat yang digunakan untuk mengatasi beberapa indikasi infeksi bakteri seperti infeksi telinga, infeksi saluran kemih, bronkitis, dll. Ketahui citoprim obat untuk apa, manfaat, penggunaan, interaksi, efek samping, dll.

Citoprim: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Umum Obat Citoprim

Berikut ini adalah informasi umum obat Citoprim:

Nama Obat Citoprim
Kandungan Obat Sulfamethoxazole 200 mg dan trimethoprim 40 mg
Kelas Obat Antibiotik
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi infeksi bakteri seperti infeksi telinga, infeksi saluran kemih, bronkitis, dll.
Kontraindikasi Hipersensitif
Sediaan Obat Sirup, tablet, dan kaplet
Harga Obat Rp14.000/botol citoprim sirup

Harga obat citoprim mungkin berbeda di setiap apotek. Merek dagang obat ini adalah Septra, Sulfatrim, Bethaprim, Cotrim, Uroplus, dll.

Citoprim Obat untuk Apa?

Citoprim adalah obat antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri seperti infeksi telinga, bronkitis, diare, infeksi saluran kemih, shigellosis, dan pneumonia Pneumocystis jiroveci. Obat ini mengandung dua kombinasi antibiotik yaitu sulfametoksazol dan trimetoprim.

Obat ini hanya efektif untuk mengatasi jenis infeksi tertentu dan tidak dapat digunakan untuk infeksi viral seperti pilek atau flu biasa. Obat ini tersedia dalam sediaan citoprim sirup, kaplet, kaplet forte, dan tablet anak serta hanya dapat diminum berdasarkan saran dokter.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

Fungsi Obat Citoprim

Berikut ini adalah manfaat obat citoprim:

  • Mengatasi pneumonia pneumocystis
  • Mengatasi infeksi saluran kemih
  • Mengatasi shigellosis
  • Mengatasi bronkitis
  • Mengatasi sistitis
  • Mengatasi pielonefritis
  • Mengatasi granuloma Inguinale
  • Mengatasi meningitis
  • Mengatasi toksoplasmosis
  • Mengatasi infeksi Protozoa
  • Mengatasi traveler’s diarrhea

Obat ini mungkin juga digunakan untuk indikasi lain yang tidak tercantum dalam panduan ini.

Dosis Obat Citoprim

Berikut ini adalah informasi mengenai dosis sirup citoprim, yaitu:

  • Anak 2-6 Bulan: ½ sendok teh 2 kali sehari.
  • Anak 6 Bulan – 5 tahun: 1 sendok teh 2 kali sehari.
  • Anak 5-12 Tahun: 2 sendok teh 2 kali sehari.

Perlu diingat bahwa penggunaan sirup citoprim untuk anak-anak harus berdasarkan resep dokter.

Sementara itu, penggunaan dosis obat sulfametoksazol dan trimetoprim dalam bentuk tablet, yaitu:

  • Anak 5-12 Tahun: 1 tablet 2 kali sehari.
  • Dewasa: 2 kali sehari 2 tablet.

Informasi mengenai dosis obat citoprim ini tidak menggantikan resep dokter. Setiap orang mungkin memiliki dosis yang berbeda-beda berdasarkan usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, riwayat medis, serta indikasi penyakit.

Interaksi Obat Citoprim

Interaksi adalah respon obat terhadap obat lain saat diminum secara bersamaan, dimana respon tersebut mungkin melemahkan atau meningkatkan fungsi kerja dan risiko efek samping obat di dalam tubuh.

Obat ini mungkin berinteraksi dengan beberapa obat dan vitamin lainnya, meliputi:

  • Adderall
  • Ibuprofen
  • Naproxen
  • Aspirin
  • Benadryl
  • CoQ10
  • Cymbalta
  • Minyak Ikan
  • Metoprolol
  • Metronidazol
  • MiraLAX
  • Synthroid
  • Tylenol
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D2
  • Vitamin D3
  • Xanax
  • Zyrtec

Beritahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat lain sebelum minum obat ini untuk mengurangi risiko interaksi obat.

Efek Samping Obat Citoprim

Berikut ini adalah kemungkinan efek samping obat sulfametoksazol dan trimetoprim:

  • Mual dan muntah
  • Panas dingin
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Pusing
  • Batuk
  • Suara serak
  • Gatal
  • Kulit ruam
  • Reaksi alergi
  • Sakit tenggorokan
  • Kelelahan

Efek samping lain mungkin juga terjadi apabila Anda menggunakan obat ini tidak sesuai dengan resep dokter. Apabila gejala efek samping atau reaksi alergi parah terjadi, segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter.

Baca Juga: Infeksi Bakteri E. Coli: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Peringatan Obat Citoprim

Berikut ini adalah aturan penggunaan obat sulfametoksazol dan trimetoprim:

  • Gunakan obat ini sesuai dengan resep dokter.
  • Jangan mengonsumsi obat ini bila Anda memiliki riwayat alergi kandungan sulfamethoxazole atau trimethoprim.
  • Konsultasi pada dokter apabila Anda memiliki riwayat alergi obat lainnya.
  • Sebelum menggunakan obat ini, konsultasi pada dokter apabila Anda memiliki riwayat penyakit parah seperti ginjal, anemia, trombosit rendah, defisiensi folat, atau seorang alkoholisme.
  • Ibu hamil dan menyusui hanya boleh menggunakan obat ini setelah mendapat persetujuan dari dokter.
  • Obat ini tidak boleh diberikan kepada anak di bawah 2 bulan.

Petunjuk Penggunaan Obat Citoprim

Berikut ini adalah petunjuk penggunaan obat:

  • Ikuti semua petunjuk pada label resep Anda dan baca semua panduan pengobatan atau lembar instruksi.
  • Minum obat sesuai anjuran.
  • Kocok sirup citoprim sebelum digunakan.
  • Penggunaan obat untuk anak-anak berdasarkan berat badan, jadi dosis setiap anak mungkin berbeda.
  • Gunakan obat ini selama durasi yang dianjurkan walaupun gejala Anda mungkin sudah membaik.
  • Lupa minum obat antibiotik ini mungkin akan meningkatkan risiko infeksi yang kebal terhadap obat.
  • Obat ini tidak digunakan untuk mengatasi infeksi virus.

Petunjuk Penyimpanan Obat Citoprim

Berikut ini adalah petunjuk penyimpanan obat:

  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan menyimpan obat ini di atas suhu 25ºC.
  • Simpan obat ini di wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat di saluran air karena akan mencemari lingkungan.
  • Jangan memberikan obat-obatan Anda kepada orang lain walaupun dengan indikasi yang sama.
  • Gunakan obat apapun hanya untuk indikasi yang ditentukan.
  • Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan informasi terkait obat yang Anda akan minum.

Itulah pembahasan lengkap tentang citoprim obat untuk apa. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi dan resep dokter. Harap hanya menggunakan obat berdasarkan resep dokter demi keefektifan kerja obat dalam menyembuhkan gejala penyakit.

 

  1. MIMS. 2020. Sulfamethoxazole + Trimethoprim. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/sulfamethoxazole%20+%20trimethoprim/. (Diakses pada 15 Februari 2020).
  2. Multum, Cerner. 2019. Sulfamethoxazole and trimethoprim. https://www.drugs.com/mtm/sulfamethoxazole-and-trimethoprim.html. (Diakses pada 15 Februari 2020).
  3. WebMD. 2020. Sulfamethoxazole-Trimethoprim. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3409-9071/sulfamethoxazole-trimethoprim-oral/sulfamethoxazole-trimethoprim-oral/details. (Diakses pada 15 Februari 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi