Terbit: 1 Februari 2020 | Diperbarui: 16 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Antonius Hapindra Kasim

Cefaclor adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri kokus gram positif seperti infeksi saluran pernapasan, pneumonia, infeksi kulit, dll. Ketahui cefaclor obat apa, manfaat, kandungan, dosis, efek samping, dll.

Cefaclor: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Umum Obat Cefaclor

Berikut ini adalah informasi umum obat cefaclor, yaitu:

Nama Obat Cefaclor
Kandungan Obat Cefaclor
Kelas Obat Antibiotik Sefalosporin generasi ke II
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi infeksi bakteri tertentu seperti infeksi paru-paru dan saluran pernapasan bawah, infeksi telinga, tenggorokan, kulit, dll
Kontraindikasi Hipersensitif
Sediaan Obat Tablet dan kapsul
Harga Obat Rp 50.343,-/Tablet

Harga obat cefaclor mungkin berbeda di setiap apotik. Merek dagang obat cefaclor adalah Soclor 500 Mg.

Cefaclor Obat Apa?

Cefaclor adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri tertentu. Cefaclor umumnya digunakan untuk mengobati infeksi paru-paru dan saluran pernapasan, infeksi kulit, telinga, tenggorokan, amandel, infeksi saluran kemih, dan pneumonia.

Obat ini termasuk dalam golongan antibiotik serta hadir dalam sediaan tablet dan kapsul. Obat ini hanya untuk mengatasi infeksi bakteri, bukan infeksi virus seperti pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

Cara Kerja Obat Cefaclor

Cefaclor adalah obat yang tergolong dalam kelas obat antibiotik sefalosporin generasi ke II. Cara kerja obat ini adalah dengan menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi sehingga gejala infeksi lebih cepat sembuh.

Obat ini harus digunakan sesuai resep karena apabila diminum saat tidak dibutuhkan atau tidak sesuai, maka ini akan meningkatkan risiko infeksi kambuh di kemudian hari dan kebal akan antibiotik.

Fungsi Cefaclor

Berikut ini adalah manfaat obat cefaclor, yaitu:

  • Mengatasi infeksi telinga.
  • Mengatasi infeksi saluran pernapasan bawah atau pneumonia.
  • Mengatasi faringitis.
  • Mengatasi tonsilitis.
  • Mengatasi infeksi saluran kemih.
  • Mengatasi infeksi kulit.

Obat ini mungkin juga digunakan untuk indikasi lain yang tidak tercantum dalam informasi ini. Harap konsultasi dengan dokter untuk penggunaan obat ini yang tepat.

Dosis Cefaclor

Berikut ini adalah panduan dosis obat cefaclor untuk mengatasi otitis media, infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit, infeksi jaringan lunak, dan infeksi saluran kemih:

  • Dewasa: 250-500 mg setiap 8 jam. Dosis maksimal adalah 4 gram per hari.
  • Anak: Anak di atas usia 1 tahun 20-40 mg/kgBB yang dibagi dalam 2 atau 3 dosis. Dosis maksimal adalah 0.75-1.5 gram per hari.

Obat ini tidak dianjurkan untuk bayi di bawah usia 1 tahun. Penggunaan obat ini untuk lansia juga harus sesuai resep dokter dengan dosis yang berbeda. Informasi tentang dosis obat ini tidak menggantikan resep dan konsultasi langsung dengan dokter.

Interaksi Cefaclor

Interkasi obat adalah kondisi dimana kandungan dan cara kerja obat berubah karena bertemu dengan kandungan obat lain. Obat ini mungkin akan mengalami interkasi dengan obat, vitamin, herbal lain yang sedang Anda konsumsi.

Berikut ini kemungkinan interaksi cefaclor bila diminum dengan obat lain, seperti:

  • Obat pengencer darah.
  • Probenecid.
  • Dapat meningkatkan efek nefrotoksik aminoglikosida.
  • Dapat mengurangi efek terapi BCG, vaksin tifoid dan Na picosulfate.
  • Bila dikonsumsi bersamaan dengan obat warfarin, akan meningkatkan waktu protrombin.

Harap konsultasi ke dokter sebelum menggunakan obat apapun untuk mengurangi risiko interkasi obat.

Efek Samping Cefaclor

Berikut ini adalah daftar risiko efek samping cefaclor, yaitu:

  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Gatal pada bagian kelamin
  • Reaksi alergi
  • Kulit ruam
  • Gatal
  • Sensasi terbakar pada kulit
  • Sesak napas
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, lengan, atau kaki
  • Lemas
  • Nyeri sendi
  • Demam
  • Sakit tenggorokan

Apabila Anda mengalami reaksi efek samping tersebut, segera hentinkan penggunaan obat dan segera hubungi dokter.

Peringatan Obat Cefaclor

Berikut ini adalah peringatan sebelum Anda menggunakan obat ini, yaitu:

  • Jangan minum obat ini apabila Anda memiliki riwayat alergi kandungan obat ini.
  • Beritahu dokter apabila Anda memiliki riwayat alergi kandungan obat lainnya.
  • Obat ini mungkin menyebabkan masalah pada perut.
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang berencana hamil, sedang hamil, atau menyusui sebelum menggunakan obat ini.
  • Minum obat ini sesuai dengan aturan dokter.

Petunjuk Penggunaan Obat Cefaclor

Berikut ini adalah petunjuk penggunaan obat, yaitu:

  • Obat ini dapat diminum sebelum makan.
  • Obat kapsul dapat diminum dengan mencampurkan serbuk obatnya dengan air.
  • Minum obat sesuai dosis dan jadwal.
  • Jangan meminum dobel dosis karena akan meningkatkan risiko overdosis.
  • Konsultasi lebih lanjut tentang penggunaan obat ini yang paling efektif untuk mengatasi kondisi penyakit Anda.

Petunjuk Penyimpanan Cefaclor

Menyimpan obat di tempat yang benar akan berpengaruh pada kinerja obat. Berikut ini panduan cara menyimpan obat dengan benar agar tidak rusak:

  • Paparan cahaya, panas, air dan kelembapan dapat merusak kandungan obat.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
  • Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan semua peralatan panas.
  • Selalu simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Itulah penjelasan umum tentang cefaclor obat apa. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter.

 

  1. University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2018. Cefaclor, Oral Capsule. https://www.healthline.com/health/cefaclor-oral-capsule. (Diakses pada 1 Februari 2020).
  2. WebMD. 2018. Cefaclor. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-471-385/cefaclor-oral/cefaclor-oral/details. (Diakses pada 1 Februari 2020).
  3. MIMS. 2020. Cefaclor. http://mims.com/indonesia/drug/info/cefaclor/?type=brief&mtype=generic. (Diakses pada 14 Februari 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi