Carbazochrome obat apa? Carbazochrome adalah obat yang diformulasikan khusus untuk menghentikan perdarahan. Jenis perdarahan yang bisa diobati dengan obat ini utamanya perdarahan yang disebabkan oleh adanya penurunan resistensi kapiler.

obat-carbazochrome-doktersehat

Ketahui lebih lanjut mengenai obat Carbazochrome mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya berikut ini!

Rangkuman Informasi Obat Carbazochrome

Nama obat Carbazochrome
Golongan obat Anti hemoragik/hemostatik
Kategori obat Obat resep
Manfaat obat Menghentikan perdarahan, terutama perdarahan akibat penurunan resistensi kapiler
Sediaan obat Tablet, injeksi

Cara Kerja Obat Carbazochrome

Obat ini merupakan agen antihemoragik atau hemostatik yang terbentuk dari proses oksidasi ephinephrine, dengan mekanisme kerja yaitu merangsang terjadinya aktivitas agregasi dan adhesi platelet pada darah.

Di samping itu, obat ini juga bekerja dengan cara menghambat aktivitas peningkatan permeabilitas kapiler dan menjaga agar resistensi kapiler berjalan normal.

Atas dasar mekanisme kerja yang sedemikian inilah, obat Carbazochrome dapat membuat perdarahan terhenti.

Manfaat Obat Carbazochrome

Berikut adalah manfaat dari obat ini yang perlu Anda ketahui:

  • Menghentikan perdarahan akibat penurunan resistensi kapiler
  • Menghentikan perdarahan pada luka terbuka
  • Meminimalisir perdarahan saat operasi pembedahan
  • Meminimalisir perdarahan saat menjalani terapi pengobatan wasir

Kontraindikasi Obat Carbazochrome

Obat ini kemungkinan tidak disarankan-atau bahkan tidak diperkenankan sama sekali—untuk dikonsumsi oleh orang-orang dengan kondisi berikut ini:

  • Hipersensitivitas terhadap obat golongan anti hemoragik atau hemostatik
  • Lanjut usia
  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat apabila Anda memiliki salah satu dari kondisi-kondisi di atas. Dokter mungkin akan memberikan alternatif obat pengganti yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Dosis Obat Carbazochrome

Obat ini masuk  ke dalam kategori obat resep. Itu artinya, penggunaan obat tidak bisa sembarangan dan harus sesuai petunjuk dari dokter.

Carbazochrome tersedia dalam bentuk tablet. Berikut adalah aturan dosisnya:

  • Oral : Dosis obat 10 – 30 mg per hari
  • Injeksi : Dosis obat 10 mg per hari (SC/IM), atau 25 – 100 mg per hari (IV)

Dosis di atas mungkin saja berbeda dengan yang diberikan oleh dokter Anda, tergantung dari kebutuhan dan kondisi. Pastikan untuk menggunakan obat ini sesuai dengan dosisnya agar manfaatnya berjalan optimal, pun menghindari gejala efek samping yang bisa saja membahayakan tubuh.

Petunjuk Penggunaan Obat Carbazochrome

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter
  • Gunakan obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 30 menit. Tentukan jadwal penggunaan obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa menggunakan obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera gunakan ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal pemakaian obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari pemakaian obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Imbangi pemakaian obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, dan aktivitas lainnya sesuai arahan dokter

Petunjuk Penyimpanan Obat Carbazochrome

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang perlu Anda terapkan:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Carbazochrome

Penggunaan obat dapat menimbulkan gejala efek samping. Berikut adalah beberapa gejala efek samping yang mungkin akan Anda rasakan pasca menggunakan obat ini:

  • Mual
  • Muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Penurunan nafsu makan
  • Reaksi alergi (gatal-gatal, ruam pada kulit, dsb.)

Segera hentikan penggunaan obat dan bila perlu kunjungi dokter apabila Anda merasakan salah satu dari gejala-gejala tersebut setelah menggunakan obat dan tak kunjung mereda selang beberapa jam atau bahkan hari.

Interaksi Obat Carbazochrome

Obat ini akan berinteraksi dengan sejumlah jenis obat-obatan yang mana akan berdampak pada penurunan kinerja obat atau bahkan reaksi pada tubuh.

Sampaikan pada dokter Anda perihal obat-obatan yang kini sedang dikonsumsi. Dokter akan menentukan apakah obat-obatan tersebut aman untuk dikonsumsi secara bersamaan dengan obat Carbazochrome ini.

Jika ternyata obat yang Anda konsumsi berpotensi untuk bereaksi dengan obat ini, dokter akan mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman.

Peringatan dan Perhatian Obat Carbazochrome

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Obat ini masuk ke dalam kategori C untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaannya diperkenankan apabila manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti mual, muntah, ruam pada kulit, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

  1. Carbazochrome. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/carbazochrome?mtype=generic (Diakses pada 25 Januari 2020)
  2. Carbazochrome. https://www.drugs.com/international/carbazochrome.html (Diakses pada 25 Januari 2020)