Terbit: 12 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Callusol obat apa? Callusol adalah obat dalam berbentuk cairan yang biasa digunakan pada terapi antijamur. Obat callusol biasa dipakai untuk mengobati beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, seperti kutil, mata ikan, kapalan, dan infeksi kulit fungal lainnya.

Callusol – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Baca lebih lanjut untuk mengetahui lebih jauh tentang obat callusol termasuk informasi mengenai indikasi callusol, kontraindikasi callusol, bentuk sediaan callusol, manfaat callusol, dosis callusol, penggunaan callusol, dan efek samping callusol.

  • Nama: Callusol
  • Kelas Terapi: Antiinfeksi untuk Kulit » Anti Jamur
  • Monografi Obat: Asam Salisilat kombinasi

Indikasi Callusol

Obat callusol yang merupakan obat berbentuk cairan pada kelas terapi antijamur tentunya digunakan oleh orang-orang yang memiliki masalah medis pada kulitnya yang disebabkan oleh jamur. Beberapa contoh masalah medis pada kulit yang diakibatkan oleh jamur adalah mata ikan, kutil atau kalus, dan kapalan atau kulit yang mengeras.

Penggunaan obat callusol juga bisa dilakukan apabila pasien atau konsumen memiliki keluhan masalah medis berupa infeksi kulit fungal lainnya. Masalah medis pada kulit berupa tinea adalah salah satu contoh dari infeksi kulit fungal. Obat callusol tidak bisa digunakan apabila pasien tidak memiliki salah satu atau beberapa indikasi tersebut.

Kontraindikasi Callusol

Obat callusol juga memiliki beberapa kontraindikasi yang membuat pasien dengan kontraindikasi tersebut tidak bisa menggunakan obat callusol ini. Para pasien atau konsumen yang menderita penyakit diabetes sebaiknya tidak menggunakan obat callusol.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Selain itu, pasien atau konsumen yang memiliki masalah pada sirkulasi darah perifer juga tidak bisa memakai obat callusol. Gangguan atau masalah pada sirkulasi darah perifer merupakan kontraindikasi terhadap monografi dari obat callusol.

Bentuk Sediaan Callusol

Obat callusol yang tersedia di pasaran memiliki bentuk sediaan berupa cairan. Akan tetapi, cairan obat callusol merupakan cairan untuk pemakaian luar. Cairan tersebut bukan digunakan secara oral melainkan untuk dioleskan pada kulit yang memiliki masalah akibat jamur.

Manfaat Callusol

Manfaat callusol tentu saja bisa untuk mengatasi dan mengobati beberapa masalah pada kulit yang disebabkan oleh jamur. Hal ini dikarenakan obat callusol mengandung asam salisilat dan beberapa monografi lainnya yang bisa menghilangkan jamur-jamur pada kulit.

Anda akan temukan bahwa manfaat callusol adalah untuk mengobati penyakit kulit seperti kutil, mata ikan, dan kapalan. Beberapa penyakit tersebut disebabkan oleh jamur. Selain itu, manfaat callusol juga bisa untuk mengatasi masalah infeksi kulit fungal lainnya.

Dosis Callusol

Komposisi callusol terdiri dari asam salisilat sebanyak 0,2 gram, asam laktat sejumlah 0,05 gram, dan polidocanol sebanyak 0,02 gram.Setiap pasien yang hendak menggunakan obat callusol haruslah mengetahui dosis callusol yang dianjurkan.

Informasi mengenai dosis callusol adalah informasi penting karena obat callusol bisa memberikan efek samping yang sangat merugikan kesehatan bila menggunakannya lebih dari dosis. Dosis callusol adalah 1-2 kali dalam sehari. Obat callusol bisa digunakan pada pagi dan sore setiap habis mandi atau hanya pada malam hari saja.

Penggunaan Callusol

Para pasien hendaknya memperhatikan petunjuk penggunaan obat callusol yang dipakai untuk pemakaian luar. Pastikan kulit pada area yang bermasalah sudah bersih. Tuanglah cairan obat callusol pada kapas atau kasa secukupnya. Lalu, tempelkanlah kapas tersebut pada area kulit yang bermasalah.

Efek Samping Callusol

Sebenarnya, obat callusol tidak memiliki efek samping kepada pasien atau konsumen yang memiliki menggunakan sesuai dengan dosis dan tidak memiliki kontraindikasi serta hipersensitivitas terhadap kandungan obat callusol.

Akan tetapi, para pasien yang memiliki hipersensitivitas atau alergi pada kandungan callusol terutama pada asam salisilat, bisa menimbulkan reaksi alergi. Segeralah mencari bantuan medis apabila Anda mengalami tanda-tanda alergi. Efek samping callusol yang melebih dosis bisa menyebabkan iritasi kulit.

Peringatan

Perhatikanlah beberapa informasi peringatan ini. Hindarkanlah paparan callusol mengenai area kulit yang pecah-pecah. Selain itu, janganlah menggunakan obat callusol di wajah dan area genital meskiput memiliki masalah kulit akibat jamur.

Sebaiknya, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit untuk menemukan obat alternatif yang cocok untuk mengatasi atau mengobati masalah kulit akibat jamur di bagian wajah dan area genital.

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat Informasi Obat Nasional: http://pionas.pom.go.id


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi