Terbit: 11 Januari 2020 | Diperbarui: 13 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Bupivacaine adalah obat bius yang digunakan sebagai anestesi lokal. Ketahui bupivacaine obat apa, manfaat, dosis, efek samping, peringatan, dll.

Bupivacaine: Manfaat, Dosis, Efek Samping, Peringatan, dll

Rangkuman Informasi Umum Obat Bupivacaine

Berikut ini adalah informasi umum obat bupivacaine, yaitu:

Nama Obat Bupivacaine
Kandungan Obat Bupivacaine
Kelas Obat Obat bius
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Obat bius untuk anestesi lokal atau pembiusan hanya di satu area tubuh
Kontraindikasi Obat Hipersensitif
Sediaan Obat Suntik
Harga Obat

Tidak ada informasi terkait harga obat bupivacaine karena obat ini tidak dijual bebas dan hanya dapat digunakan oleh profesional kesehatan.

Bupivacaine Obat Apa?

Bupivacaine adalah obat bius yang digunakan untuk anestesi lokal yaitu pembiusan sebagian tubuh atau hanya untuk satu area tubuh. Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat impuls saraf di tubuh Anda sehingga menghasilkan efek mati rasa selama beberapa waktu.

Obat ini umumnya diberikan sebagai suntikan epidural ke dalam tulang belakang untuk menciptakan efek mati rasa dalam operasi persalinan, prosedur gigi, dan prosedur medis lainnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Bupivacaine adalah obat generik dan obat ini juga tersedia dalam obat paten dengan merek Marcaine HCl, Marcaine Spinal, Sensorcaine, Sensorcaine-MPF, Sensorcaine-MPF Spinal, Regivell Spinal, Quanocain  Spinal Heavy, Bupivacaine HCL Spinal Heavy, Marcain, Levica, Vopicain, Levobupivacaine, Bunascan Spinal, Chirocaine, dan Decain Spinal.

Fungsi Obat Bupivacaine

Berikut ini adalah kegunaan obat bupivacaine, yaitu:

  • Memberikan efek mati rasa selama prosedur operasi
  • Digunakan untuk spinal anestesi dan anestesi lokal
  • Meredakan nyeri selama prosedur persalinan sesar
  • Mengurangi efek nyeri pasca operasi

Obat ini mungkin digunakan untuk mengatasi indikasi lain yang tidak tertera dalam informasi kesehatan ini.

Baca Juga: Memahami Anestesi, Obat yang Digunakan untuk Bius saat Operasi

Dosis Bupivacaine

Berikut ini adalah panduan dosis obat bupivacaine untuk indikasi terkait, yaitu:

  • Obat Bius Dewasa

Dosis diberikan tergantung pada bagian tubuh yang akan dibius dan jenis operasi apa yang akan dilakukan. Dosis umum adalah 12,5-150 mg yang hanya dapat diinjeksikan oleh profesional kesehatan.

  • Meredakan Nyeri saat Operasi

Dosis dewasa diberikan berdasarkan nyeri yang dialami. Umumnya disuntikan di celah tulang belakang dengan dosis 15-100 mg. Sedangkan dosis untuk anak adalah 0,5-2 mg/kgBB

  • Meredakan Nyeri Pasca Operasi

Dosis yang dibutuhkan adalah 4-15 mg yang diberikan melalui selang di tulang belakang. Dokter akan memberikan dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Petunjuk Penggunaan Obat Bupivacaine

Obat bius ini digunakan dengan cara disuntikkan langsung melalui jarum suntik ke area tubuh yang ditujukan untuk menghasilkan efek mati rasa.

Untuk anestesi lokal persalinan atau epidural yaitu pembiusan untuk efek mati rasa di satu area tubuh saja, dilakukan dengan suntikan melalui jarum yang ditempatkan di area tengah atau punggung bawah dekat tulang belakang Anda.

Untuk prosedur operasi atau perawatan gigi, bupivacaine disuntikkan langsung ke mulut dekat gigi atau gigi yang hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi.

Sebelum dan sesudah menggunakan obat bius ini, dokter akan memantau sistem pernafasan, tekanan darah, kadar oksigen, atau organ-organ vital lainnya karena obat ini dapat memiliki efek samping jangka panjang.

Baca Juga: 15 Obat Sakit Gigi Paling Ampuh (Medis dan Alami)

Interaksi Obat Bupivacaine

Interaksi obat adalah kondisi dimana dua kandungan obat atau lebih berinteraksi sehingga dapat menimbulkan efek samping atau mengurangi keefektifan obat tersebut.

Berikut ini adalah kemungkinan interaksi obat bupivacaine bila digunakan bersamaan obat lain, seperti:

  • Asam Asetilsalisilat (aspirin)
  • Adrenalin (epinefrin)
  • Cymbalta (duloxetine)
  • deksametason
  • Dilaudid (hydromorphone)
  • Epinefrin
  • Fentanyl
  • Kenalog (topikal triamcinolone)
  • Lidokain
  • Lyrica (pregabalin)
  • Mepivacaine
  • Morphine Sulfate ER (morfin)
  • Norco (acetaminophen / hydrocodone)
  • OxyContin (oxycodone)
  • Paracetamol (acetaminophen)
  • Percocet (acetaminophen / oxycodone)
  • ProAir HFA (albuterol)
  • Ropivacaine
  • Topamax (topiramate)
  • Tylenol (acetaminophen)
  • Vitamin B Complex 100 (multivitamin)
  • Vitamin B12 (cyanocobalamin)
  • Vitamin C (asam askorbat)
  • Vitamin D2 (ergocalciferol)
  • Vitamin D3 (cholecalciferol)
  • Wellbutrin (bupropion)
  • Xanax (alprazolam)

Mengingat obat bius ini digunakan untuk tujuan prosedur medis, umumnya dokter sudah dapat meminimalisir risiko interaksi obat namun Anda tetap perlu memberi tahu dokter apabila sedang melakukan perawatan atau pengobatan lainnya.

Efek Samping Bupivacaine

Obat bius ini dapat memiliki efek samping jangka panjang yang memengaruhi fungsi tubuh seperti fungsi seksual, gangguan pada kontrol usus, sistem kandung kemih, dan sistem motorik. Konsultasikan pada dokter tentang kemungkinan efek samping yang menyerang sistem saraf akibat penggunaan obat ini.

Selain itu, berikut ini adalah beberapa efek samping ringan yang mungkin terjadi karena obat bius, yaitu:

  • Penglihatan kabur
  • Kedinginan
  • Mual dan muntah
  • Sensasi kulit gatal, terbakar, dan kesemutan
  • Batuk
  • Mengantuk
  • Sulit menelan
  • Kegelisahan
  • Detak jantung cepat dan berdebar
  • Kelelahan
  • Sakit kepala

Sebagian besar efek samping ringan ini adalah efek yang umum terjadi pada penggunaan obat bius. Anda harus berkonsultasi pada dokter apabila kondisi tersebut memburuk dan tidak hilang dalam beberapa hari.

Baca Juga: Cara Mengatasi Wasir dengan Obat, Pembedahan, dan Pengobatan Alami

Peringatan Obat Bupivacaine

Perhatikan peringatan penggunaan obat bius ini, yaitu:

  • Beritahu dokter apabila Anda memiliki riwayat alergi obat atau jenis obat bius lainnya.
  • Beritahu dokter apabila Anda memiliki riwayat penyakit ginjal, hati, anemia, gangguan pendarahan, radang sendi, sifilis, polio, tumor otak, sumsum tulang belakang, atau sakit kepala parah akibat pembedahan sebelumnya.
  • Obat ini hanya digunakan untuk prosedur medis dan dilakukan oleh profesional kesehatan.
  • Obat bius ini tidak dapat digunakan sembarangan karena dapat mengakibatkan efek samping permanen.

Selalu konsultasi pada dokter tentang kondisi Anda sebelum Anda menggunakan jenis obat apapun. Hal ini diperlukan untuk mengurangi efek samping dan meningkatkan fungsi obat pada tubuh Anda.

Itulah pembahasan tentang bupivacaine, obat bius untuk pembiusan sebagian atau area tubuh tertentu saja. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Multum, Cerner. 2018. Bupivacaine. https://www.drugs.com/mtm/bupivacaine.html. (Diakses pada 11 Januari 2020).
  2. Rxlists. 2019. Bupivacaine. https://www.rxlist.com/consumer_bupivacaine_marcaine_sensorcaine/drugs-condition.htm. (Diakses pada 11 Januari 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi