Terbit: 7 November 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Buflomedil adalah obat untuk mengobati penyakit arteri perifer dan cerebrovascular. Ketahui Buflomedil obat apa, fungsi, dosis, efek samping, aturan penggunaan, dll. 

Buflomedil: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Buflomedil

 Nama Obat

 Buflomedil 

 Kandungan Obat

 Buflomedil Hydrochloride 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

 Kelas Obat

 Vasodilator Perifer dan Aktivator Serebral

 Kategori Obat

 Obat resep

 Manfaat Obat

 Mengobati penyakit arteri perifer dan cerebrovascular

 Kontraindikasi Obat

  • Gangguan pencernaan
  • Hipersensitif 

 Sediaan Obat

Tablet dan injeksi 

 Harga Obat

 

Harga obat Buflomedil belum tercantum dalam informasi ini karena merupakan obat resep yang tidak dapat dibeli sembarangan. 

Buflomedil Obat Apa?

Buflomedil adalah obat untuk mengatasi cerebrovascular dan penyakit arteri perifer. Obat ini juga digunakan untuk pasien stroke iskemik yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah pada otak. Obat ini termasuk dalam kelas obat vasodilator perifer dan aktivator serebral.

Cara kerja obat ini adalah dengan membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah lancar dan mengurangi gejala penyakit terkait. Walaupun demikian, ada efek samping serius dari penggunaan obat ini seperti gangguan jantung dan risiko penyakit neurologis. 

Penggunaan obat ini dilarang di beberapa negara. Medicinal Products for Human Use (CHMP) menyimpulkan bahwa efek samping obat Buflomedil lebih besar daripada kegunaannya sehingga penyebaran obat ini dilarang di seluruh Eropa. 

Merek Dagang Buflomedil

Obat ini tersedia sebagai obat generik bernama Buflomedil Hydrochloride atau Buflomedilhydrochlorid dan tersedia dalam merek dagang Loftyl. Obat ini memiliki merek dagang lain di berbagai negara. 

Fungsi Obat Buflomedil

Secara umum, kegunaan obat Buflomedil adalah mengobati cerebrovascular dan penyakit arteri perifer. Berikut ini penjelasannya: 

1. Penyakit Cerebrovascular 

Cerebrovascular atau serebrovaskular adalah sekelompok penyakit yang terjadi pada suplai darah ke otak. Penyumbatan pembuluh darah ini menyebabkan gangguan pada aliran darah penuh oksigen ke otak. Akibatnya, otak akan mengalami kerusakan dan memicu komplikasi lain seperti stroke, stroke iskemik, hemiplegia (kelumpuhan satu sisi tubuh), gangguan bicara, dan risiko lainnya. 

2. Penyakit Arteri Perifer

Penyakit arteri perifer adalah kondisi gangguan suplai darah yang ditandai dengan penyempitan aliran darah ke seluruh organ tubuh. Kondisi ini mungkin terjadi dari penumpukan lemak dalam darah yang menyumbat aliran darah. Gejalanya berupa kram pada kaki (klaudikasio), lemah, perubahan warna dan bentuk kaki, nyeri kaki yang tidak kunjung sembuh, dan disfungsi ereksi pada laki-laki. 

Baca Juga: 15 Bahaya Penyakit Peredaran Darah yang Harus Diwaspadai!

Peringatan Obat Buflomedil

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat vasodilator perifer dan aktivator serebral, sebagai berikut: 

  • Ikuti petunjuk dan resep dokter karena obat ini termasuk obat keras.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat vasodilator perifer dan aktivator serebral.
  • Konsultasi dengan dokter bila Anda memiliki riwayat alergi atau efek samping obat apapun, makanan, suplemen, atau jenis alergi lainnya. 
  • Beritahu dokter semua riwayat medis Anda. 
  • Overdosis obat vasodilator perifer dan aktivator serebral dapat menyebabkan kejang, hipotensi (tekanan darah rendah), dan takikardia (detak jantung cepat lebih dari normal).
  • Demi keamanan, konsultasi dengan dokter bila ingin menggunakan obat ini dalam keadaan hamil, sedang menyusui, atau berencana hamil dalam waktu dekat. 

Ikuti resep dokter dan baca aturan pakai obat dengan teliti. Jangan minum obat golongan keras apapun tanpa resep dokter.  

Interaksi Obat Buflomedil

Interaksi obat adalah reaksi yang mungkin terjadi dari dua kandungan obat (atau lebih) yang digunakan bersama tanpa resep dokter. Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan efek samping dan melemahkan atau hanya meningkatkan fungsi salah satu obat. 

Akibatnya, setiap obat tidak berefek baik bagi tubuh. Sementara itu, obat vasodilator perifer dan aktivator serebral ini akan berinteraksi dengan antihipertensi. Jadi, tidak boleh menggunakan obat Buflomedil dengan obat antihipertensi. 

Maka dari itu, beritahu dokter bila Anda sedang menggunakan obat lain termasuk obat resep, herbal, suplemen, atau vitamin lainnya. Jangan menggunakan dua obat berbeda dalam waktu bersamaan untuk mengurangi risiko interaksi obat yang tidak Anda inginkan. 

Efek Samping Buflomedil

Efek samping umum dari obat vasodilator perifer dan aktivator serebral termasuk: 

  • Ruam kulit.
  • Kulit kemerahan dan gatal. 
  • Mual dan muntah. 
  • Sakit kepala. 
  • Vertigo.
  • Pruritus (gatal dan ruam seluruh tubuh).
  • Paresthesia (sensasi tidak menyenangkan pada kulit seperti kesemutan). 
  • Cephalea (nyeri pada kepala). 
  • Gangguan pencernaan. 
  • Pingsan (sinkop).

Hentikan penggunaan bila mengalami efek samping parah atau bila gejala serebrovaskular tidak kunjung membaik. Segera konsultasi ke dokter untuk efek samping berupa alergi obat parah. 

Dosis Obat Buflomedil

Setiap orang yang ingin menggunakan obat ini memiliki dosis berbeda tergantung pada faktor-faktor sebagai berikut: 

  • Usia. 
  • Jenis kelamin. 
  • Tingkat keparahan gejala. 
  • Respon terhadap obat dosis pertama.
  • Riwayat medis. 

Berikut ini dosis obat Buflomedil untuk mengobati penyakit arteri perifer dan cerebrovascular secara umum: 

  • Intramuskuler: 100 mg setiap hari. 
  • Intravena: 200 mg setiap hari dengan injeksi (IV) lambat atau hingga 400 mg setiap hari dengan infus (IV).
  • Tablet: 300-600 mg setiap hari. 

Informasi ini tidak menggantikan resep dokter. 

Cara Pakai Buflomedil

Berikut ini cara pakai obat golongan vasodilator perifer dan aktivator serebral: 

  • Ikuti sesuai dengan resep dan aturan dokter. 
  • Penggunaan obat ini dalam bentuk injeksi dan infus hanya dapat dilakukan oleh dokter atau tenaga medis profesional. 
  • Jangan mengemudi atau menggunakan mesin dan alat berat setelah menggunakan obat ini. 

Petunjuk Penyimpanan Buflomedil

Berikut ini petunjuk penyimpanan obat-obatan secara umum:

  • Simpan obat golongan vasodilator perifer dan aktivator serebral pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat dalam kotak P3K khusus, laci, atau wadah yang tertutup rapat.
  • Jarum suntik atau infus hanya dapat digunakan satu kali. 
  • Jauhkan semua jenis obat dari jangkauan anak-anak.
  • Tidak boleh membuang sisa obat apapun sembarangan untuk mencegah pencemaran lingkungan atau penyalahgunaan sisa obat.

Itulah pembahasan Buflomedil obat apa. Buflomedil adalah obat untuk mengobati penyakit arteri perifer dan cerebrovascular. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. 

 

  1. NIH. 2020. Buflomedil. https://drugs.ncats.io/drug/3J944AFS8S#:~:text. (Diakses pada 07 November 2020). 
  2. MIMS. 2020. Buflomedil. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/buflomedil?mtype=generic. (Diakses pada 07 November 2020). 


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi